Saturday, August 31, 2013

(e-RH) September 01 -- JALUR ALTERNATIF

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 1 September 2013
Bacaan : Daniel 3:1-18
Setahun: Yehezkiel 1-4
Nats: Tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja,
bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan
menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu. (Daniel 3:18)

Judul:

JALUR ALTERNATIF

Pak Joko, jemaat salah satu gereja di kota Solo, menderita
penyakit asma yang cukup akut. Keteguhan hatinya membuat saya
terkesan. Ia percaya bahwa suatu saat Tuhan pasti menyembuhkan
penyakitnya. Pihak keluarganya, yang belum mengenal Tuhan,
menganggap keyakinannya itu hanyalah suatu kebodohan. Bahkan mereka
berusaha menawarinya pengobatan alternatif yang mereka yakini dapat
memberikan kesembuhan. "Di gunung itu ada dukun ampuh, ribuan orang
sudah disembuhkannya!" kata mereka membujuk Pak Joko. Dengan polos
Pak Joko berkata, "Tidak. Terima kasih. Saya hanya percaya pada
Gusti Yesus!"



Sadrakh, Mesakh, dan Abednego pun pernah diberi jalan alternatif
oleh Raja Nebukadnezar, agar nyawa mereka selamat dari perapian.
"Sembahlah patung yang aku buat itu, maka kalian akan selamat!" kata
raja. Tetapi, ketiga orang itu dengan teguh hati berkata, "Allah
yang kami puja pasti sanggup melepaskan kami, tetapi seandainya
tidak, kami tetap tidak akan menyembah patung yang tuan dirikan
itu!" Kata-kata iman itu membawa ketiganya masuk ke dalam perapian,
tetapi api itu tidak membakar tubuh mereka sedikit pun. Tuhan telah
menyatakan pembelaan-Nya.



Tuhan seringkali menggunakan masalah pelik untuk menguji iman
umat-Nya. Ketika Anda benar-benar dalam situasi tertekan dan tidak
ada jalan keluar, selalu ada hal-hal yang berusaha menggoyahkan iman
Anda. Apakah iman Anda tetap kepada Tuhan? Nyatanya, orang-orang
yang memercayai Tuhan-lah yang akhirnya menerima pembelaan-Nya.
--Samuel Yudi Susanto

TIDAK ADA JALUR ALTERNATIF DALAM IMAN
SELAIN PERCAYA KEPADA TUHAN YESUS KRISTUS.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/09/01/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/09/01/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Daniel+3:1-18

Daniel 3:1-18

1 Raja Nebukadnezar membuat sebuah patung emas yang tingginya enam
puluh hasta dan lebarnya enam hasta yang didirikannya di dataran
Dura di wilayah Babel.
2 Lalu raja Nebukadnezar menyuruh orang mengumpulkan para wakil
raja, para penguasa, para bupati, para penasihat negara, para
bendahara, para hakim, para ahli hukum dan semua kepala daerah,
untuk menghadiri pentahbisan patung yang telah didirikannya itu.
3 Lalu berkumpullah para wakil raja, para penguasa, para bupati,
para penasihat negara, para bendahara, para hakim, para ahli
hukum dan semua kepala daerah, untuk menghadiri pentahbisan
patung yang telah didirikan raja Nebukadnezar itu.
4 Dan berserulah seorang bentara dengan suara nyaring: "Beginilah
dititahkan kepadamu, hai orang-orang dari segala bangsa, suku
bangsa dan bahasa:
5 demi kamu mendengar bunyi sangkakala, seruling, kecapi, rebab,
gambus, serdam dan berbagai-bagai jenis bunyi-bunyian, maka
haruslah kamu sujud menyembah patung yang telah didirikan raja
Nebukadnezar itu;
6 siapa yang tidak sujud menyembah, akan dicampakkan seketika itu
juga ke dalam perapian yang menyala-nyala!"
7 Sebab itu demi segala bangsa mendengar bunyi sangkakala,
seruling, kecapi, rebab, gambus dan berbagai-bagai jenis
bunyi-bunyian, maka sujudlah orang-orang dari segala bangsa,
suku bangsa dan bahasa, dan menyembah patung emas yang telah
didirikan raja Nebukadnezar itu.
8 Pada waktu itu juga tampillah beberapa orang Kasdim menuduh
orang Yahudi.
9 Berkatalah mereka kepada raja Nebukadnezar: "Ya raja, kekallah
hidup tuanku!
10 Tuanku raja telah mengeluarkan titah, bahwa setiap orang yang
mendengar bunyi sangkakala, seruling, kecapi, rebab, gambus,
serdam dan berbagai-bagai jenis bunyi-bunyian, harus sujud
menyembah patung emas itu,
11 dan bahwa siapa yang tidak sujud menyembah, akan dicampakkan ke
dalam perapian yang menyala-nyala.
12 Ada beberapa orang Yahudi, yang kepada mereka telah tuanku
berikan pemerintahan atas wilayah Babel, yakni Sadrakh, Mesakh
dan Abednego, orang-orang ini tidak mengindahkan titah tuanku,
ya raja: mereka tidak memuja dewa tuanku dan tidak menyembah
patung emas yang telah tuanku dirikan."
13 Sesudah itu Nebukadnezar memerintahkan dalam marahnya dan
geramnya untuk membawa Sadrakh, Mesakh dan Abednego menghadap.
Setelah orang-orang itu dibawa menghadap raja,
14 berkatalah Nebukadnezar kepada mereka: "Apakah benar, hai
Sadrakh, Mesakh dan Abednego, bahwa kamu tidak memuja dewaku dan
tidak menyembah patung emas yang kudirikan itu?
15 Sekarang, jika kamu bersedia, demi kamu mendengar bunyi
sangkakala, seruling, kecapi, rebab, gambus, serdam dan
berbagai-bagai jenis bunyi-bunyian, sujudlah menyembah patung
yang kubuat itu! Tetapi jika kamu tidak menyembah, kamu akan
dicampakkan seketika itu juga ke dalam perapian yang
menyala-nyala. Dan dewa manakah yang dapat melepaskan kamu dari
dalam tanganku?"
16 Lalu Sadrakh, Mesakh dan Abednego menjawab raja Nebukadnezar:
"Tidak ada gunanya kami memberi jawab kepada tuanku dalam hal
ini.
17 Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia
akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan
dari dalam tanganmu, ya raja;
18 tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja,
bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan
menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu."

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Yehezkiel+1-4
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yehezkiel+1-4


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Friday, August 30, 2013

(e-RH) Agustus 31 -- JANGAN MENJADI FASIK

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 31 Agustus 2013
Bacaan : Mazmur 10:1-18
Setahun: Ratapan 3-5
Nats: Kata orang fasik itu dengan batang hidungnya ke atas: "Allah
tidak akan menuntut! Tidak ada Allah!", itulah seluruh
pikirannya. (Mazmur 10:4)

Judul:

JANGAN MENJADI FASIK

"Allah tidak akan menuntut! Tidak ada Alah!" Ungkapan semacam ini
terkesan pongah, terlalu berani, bahkan sembrono. Siapa pun yang
mengucapkannya, ia tidak sadar bahwa dirinya sedang menentang Allah.
Namun, tanpa mengucapkannya, bisa jadi kita bersikap atau
berperilaku seperti orang fasik. Seberapa sering kita merasa Allah
bersikap masa bodoh terhadap kejahatan atau dosa yang kita perbuat?



Dalam doanya, Daud sedang berseru kepada Allah mengenai perbuatan
orang fasik, antara lain: memuji keinginan diri sendiri, menista
Tuhan, merasa bahwa Allah tidak akan menuntut, mulutnya penuh dengan
sumpah serapah, dan masih banyak lagi. Mereka mengabaikan fakta
bahwa Allah ada, Dia melihat semua perbuatan manusia di bumi, dan
Dia memberi ganjaran setimpal dengan perbuatan manusia tersebut.
Mengenai orang fasik, pemazmur berkata bahwa mereka ibarat sekam
yang ditiupkan angin. Ia tidak akan tahan dalam penghakiman (band.
Mzm. 1:4-5).



Kita adalah orang berdosa, yang dibenarkan melalui karya penebusan
Kristus. Mari cermati baik-baik beberapa perbuatan orang fasik yang
Alkitab tuliskan dengan jelas. Bukan untuk ditiru, melainkan untuk
menjadi peringatan supaya kita menjauhkan diri dari perbuatan
tersebut. Ingatlah bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus,
yang sudah selayaknya meninggalkan segala macam kefasikan. Dalam
anugerah-Nya, sudah sepatutnya kita menjalani kehidupan sebagai
orang benar, dan tidak sekali-kali membiarkan perbuatan orang fasik
menjadi bagian dalam hidup kita! --Widodo Surya Putra

KEDEKATAN DENGAN ALLAH
MEMAMPUKAN KITA MENINGGALKAN KEFASIKAN.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/08/31/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/08/31/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Mazmur+10:1-18

Mazmur 10:1-18

1 Mengapa Engkau berdiri jauh-jauh, ya TUHAN, dan menyembunyikan
diri-Mu dalam waktu-waktu kesesakan?
2 Karena congkak orang fasik giat memburu orang yang tertindas;
mereka terjebak dalam tipu daya yang mereka rancangkan.
3 Karena orang fasik memuji-muji keinginan hatinya, dan orang yang
loba mengutuki dan menista TUHAN.
4 Kata orang fasik itu dengan batang hidungnya ke atas: "Allah
tidak akan menuntut! Tidak ada Allah!", itulah seluruh
pikirannya.
5 Tindakan-tindakannya selalu berhasil; hukum-hukum-Mu tinggi
sekali, jauh dari dia; ia menganggap remeh semua lawannya.
6 Ia berkata dalam hatinya: "Aku takkan goyang. Aku tidak akan
ditimpa malapetaka turun-temurun."
7 Mulutnya penuh dengan sumpah serapah, dengan tipu dan
penindasan; di lidahnya ada kelaliman dan kejahatan.
8 Ia duduk menghadang di gubuk-gubuk, di tempat yang tersembunyi
ia membunuh orang yang tak bersalah. Matanya mengintip orang
yang lemah;
9 ia mengendap di tempat yang tersembunyi seperti singa di dalam
semak-semak; ia mengendap untuk menangkap orang yang tertindas.
Ia menangkap orang yang tertindas itu dengan menariknya ke dalam
jaringnya.
10 Ia membungkuk, dan meniarap, lalu orang-orang lemah jatuh ke
dalam cakarnya yang kuat.
11 Ia berkata dalam hatinya: "Allah melupakannya; Ia menyembunyikan
wajah-Nya, dan tidak akan melihatnya untuk seterusnya."
12 Bangkitlah, TUHAN! Ya Allah, ulurkanlah tangan-Mu, janganlah
lupakan orang-orang yang tertindas.
13 Mengapa orang fasik menista Allah, sambil berkata dalam hatinya:
"Engkau tidak menuntut?"
14 Engkau memang melihatnya, sebab Engkaulah yang melihat kesusahan
dan sakit hati, supaya Engkau mengambilnya ke dalam tangan-Mu
sendiri. Kepada-Mulah orang lemah menyerahkan diri; untuk anak
yatim Engkau menjadi penolong.
15 Patahkanlah lengan orang fasik dan orang jahat, tuntutlah
kefasikannya, sampai Engkau tidak menemuinya lagi.
16 TUHAN adalah Raja untuk seterusnya dan selama-lamanya.
Bangsa-bangsa lenyap dari tanah-Nya.
17 Keinginan orang-orang yang tertindas telah Kaudengarkan, ya
TUHAN; Engkau menguatkan hati mereka, Engkau memasang
telinga-Mu,
18 untuk memberi keadilan kepada anak yatim dan orang yang
terinjak; supaya tidak ada lagi seorang manusia di bumi yang
berani menakut-nakuti.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Ratapan+3-5
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Ratapan+3-5


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Thursday, August 29, 2013

(e-RH) Agustus 30 -- SELUMBAR

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 30 Agustus 2013
Bacaan : Matius 7:1-5
Setahun: Ratapan 1-2
Nats: Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan
balok di dalam matamu tidak engkau ketahui? (Matius 7:3, TB)

Judul:

SELUMBAR

Selumbar, atau dalam bahasa Yunaninya karfos, serumpun dengan kata
kerja karfo "menjadi kering". Kata benda ini berarti tampuk, tangkai
atau ranting kecil dan kering, serpihan jerami kecil, atau sehelai
rambut atau bulu, yang mungkin terbang dan masuk ke mata. Secara
kiasan kata itu dipakai Yesus untuk mengartikan kesalahan yang
kecil. Lawannya adalah balok, kiasan untuk kesalahan besar yang
mencolok.



Yesus mengecam kebiasaan mencela kesalahan orang lain sementara
mengabaikan kesalahan diri sendiri. Orang percaya perlu tunduk
kepada standar kebenaran Allah sebelum berusaha untuk meneliti dan
memengaruhi perilaku orang Kristen lain (ay. 3-5). Menghakimi dengan
cara yang tidak adil mencakup mengecam seseorang yang berbuat salah,
tanpa keinginan untuk melihat orang itu kembali kepada Allah dan
jalan-Nya. Kita mengecam tanpa menawarkan solusi.



Baik dilakukan secara sadar maupun tidak, tindakan menghakimi lumrah
terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Orang dengan mudah melihat
kesalahan orang lain, bahkan kesalahan yang sangat kecil seperti
selumbar sekalipun. Sebaliknya, orang itu tidak menyadari kesalahan
besar atau balok di dalam dirinya. Firman Tuhan mendorong kita untuk
terlebih dahulu mengeluarkan balok tersebut. Artinya, menyadari
kesalahan kita dan meminta anugerah Tuhan agar mampu
meninggalkannya. Dengan demikian, kita diperlengkapi untuk menolong
orang lain mengatasi kesalahannya, mengeluarkan selumbar dari
matanya, dengan sikap yang lemah lembut, bukan menghakimi. --Wahyu
Barmanto

KETIKA KITA MENYADARI KELEMAHAN DIRI,
KITA TIDAK AKAN MENGHAKIMI KESALAHAN ORANG LAIN.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/08/30/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/08/30/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Matius+7:1-5

Matius 7:1-5

1 "Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi.
2 Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu
akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan
diukurkan kepadamu.
3 Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan
balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?
4 Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Biarlah aku
mengeluarkan selumbar itu dari matamu, padahal ada balok di
dalam matamu.
5 Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka
engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu
dari mata saudaramu."

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Ratapan+1-2
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Ratapan+1-2


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Wednesday, August 28, 2013

(e-RH) Agustus 29 -- KETIKA KERAGUAN DATANG

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 29 Agustus 2013
Bacaan : Mazmur 78:65-72
Setahun: Yeremia 51-52
Nats: ... dari tempat domba-domba yang menyusui didatangkan-Nya dia,
untuk menggembalakan Yakub, umat-Nya, dan Israel, milik-Nya
sendiri. (Mazmur 78:71)

Judul:

KETIKA KERAGUAN DATANG

Dalam Pilgub DKI 2012, banyak orang meragukan salah satu pasangan
calon terpilih. Alasannya antara lain karena pengalaman yang belum
cukup matang. Pasangan tersebut memang berpengalaman memimpin
daerahnya masing-masing, namun apakah mereka mampu menangani masalah
di ibu kota yang begitu kompleks?



Daud pun diragukan kemampuannya ketika ia dipilih oleh Tuhan untuk
memimpin Israel. Bukan saja karena perawakan kecil dan usianya yang
masih belia, namun terutama karena pekerjaannya hanyalah gembala
sekawanan domba.



Nyatanya, Tuhan memilih Daud! Tuhan mengambil Daud dari tengah
kawanan domba untuk memimpin Israel, umat pilihan-Nya. Tuhan memilih
gembala yang tulus hati dan terampil memelihara domba. Sebagai
gembala, Daud tidak gentar menghadapi binatang buas yang siap
menerkam ternaknya. Daud berusaha menjaga dombanya agar tidak ada
satu pun yang hilang. Dan, itulah yang diperhitungkan Tuhan. Bukan
kegagahan fisik seperti yang diperhitungkan umat Israel saat itu,
namun hati yang tulus dalam menjalankan tugas.



Apakah Anda juga berpikir bahwa kemampuan dan pengalaman Anda tidak
cukup "layak" untuk melakukan pekerjaan Tuhan jika dibandingkan
dengan orang lain? Ketika keraguan datang, percayalah, Tuhan sudah
dan sedang bekerja dalam pengalaman, talenta, dan kehidupan Anda.
Asalkan Anda memiliki kesungguhan dan keteguhan hati untuk dipakai
oleh-Nya, Tuhan pun akan memampukan Anda untuk melakukan tugas-Nya,
demi hormat dan kemuliaan nama-Nya. --Davida Wisnubroto

KOMENTAR ORANG DAPAT MEMUNCULKAN KERAGUAN,
NAMUN PENYERTAAN ALLAH SENANTIASA MEMBANGKITKAN KETEGUHAN.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/08/29/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/08/29/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Mazmur+78:65-72

Mazmur 78:65-72

65 Lalu terjagalah Tuhan, seperti orang yang tertidur, seperti
pahlawan yang siuman dari mabuk anggur;
66 Ia memukul mundur para lawan-Nya, Ia menyebabkan mereka mendapat
cela untuk selama-lamanya.
67 Ia menolak kemah Yusuf, dan suku Efraim tidak dipilih-Nya,
68 tetapi Ia memilih suku Yehuda, gunung Sion yang dikasihi-Nya;
69 Ia membangun tempat kudus-Nya setinggi langit, laksana bumi yang
didasarkan-Nya untuk selama-lamanya;
70 dipilih-Nya Daud, hamba-Nya, diambil-Nya dia dari antara
kandang-kandang kambing domba;
71 dari tempat domba-domba yang menyusui didatangkan-Nya dia, untuk
menggembalakan Yakub, umat-Nya, dan Israel, milik-Nya sendiri.
72 Ia menggembalakan mereka dengan ketulusan hatinya, dan menuntun
mereka dengan kecakapan tangannya.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Yeremia+51-52
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yeremia+51-52


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Tuesday, August 27, 2013

(e-RH) Agustus 28 -- JANGAN MENAHAN PUJIAN

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 28 Agustus 2013
Bacaan : Matius 25:14-30
Setahun: Yeremia 49-50
Nats: Lalu kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu,
hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam hal
kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam hal
yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
(Matius 25:21)

Judul:

JANGAN MENAHAN PUJIAN

Seorang dosen memberi tugas kepada mahasiswanya. Karena hasilnya
tidak sesuai dengan harapannya, ia memarahi mereka. Teman saya
menerima tepukan keras di punggungnya dan lontaran komentar yang
mengecilkan hati. Pada akhir semester, dosen itu menanyakan nilai
teman saya. Teman saya mendapat nilai B. Dosen itu berkata,
"Seharusnya kamu bisa mendapat A. Kamu pintar!" Teman saya
menyayangkan pujian itu. Selama ini, dosen itu tidak pernah
memujinya, malah mempermalukannya sehingga ia membenci sang dosen
dan mata kuliahnya.



Tuhan tidak hanya senang dipuji. Dia juga senang memuji. Ketika
seseorang melakukan sesuatu yang pantas dipuji, Tuhan
mengungkapkannya secara verbal, serta mengganjarnya dengan berkat
khusus. Abraham (Kej. 22:16-18), Musa (Bil. 12:7), dan Ayub (1:8;
2:3) adalah sebagian orang yang dipuji Allah karena ketaatan dan
kesetiaannya. Yesus juga memuji beberapa orang karena iman mereka
(mis. Mat. 8:10; 15:28).



Yesus mengumpamakan Kerajaan Surga seperti seorang tuan yang
memercayakan hartanya untuk dikelola hambanya sesuai dengan
kemampuan mereka. Jika mereka melipatgandakan talenta itu, sang tuan
memuji mereka, memberikan tanggung jawab yang lebih besar, dan
mengundang mereka menikmati perjamuan dengannya. Hamba tidak
memiliki hak apa pun, tetapi sang tuan menghargai apa yang mereka
lakukan.



Seberapa sering kita memuji orang lain ketika mereka pantas
mendapatkannya? Janganlah menahannya, karena pujian itu dapat
membangun mereka menjadi pribadi yang lebih baik. --Hembang Tambun

PUJIAN DAPAT MEMBERI SESEORANG SAYAP
UNTUK MERAIH PENCAPAIAN YANG LEBIH TINGGI.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/08/28/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/08/28/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Matius+25:14-30

Matius 25:14-30

14 "Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau
bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan
mempercayakan hartanya kepada mereka.
15 Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua
dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut
kesanggupannya, lalu ia berangkat.
16 Segera pergilah hamba yang menerima lima talenta itu. Ia
menjalankan uang itu lalu beroleh laba lima talenta.
17 Hamba yang menerima dua talenta itupun berbuat demikian juga dan
berlaba dua talenta.
18 Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali
lobang di dalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya.
19 Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu mengadakan
perhitungan dengan mereka.
20 Hamba yang menerima lima talenta itu datang dan ia membawa laba
lima talenta, katanya: Tuan, lima talenta tuan percayakan
kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba lima talenta.
21 Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu,
hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam
perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam
perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan
tuanmu.
22 Lalu datanglah hamba yang menerima dua talenta itu, katanya:
Tuan, dua talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah
beroleh laba dua talenta.
23 Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu,
hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul
tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan
kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan
turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
24 Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan
berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam
yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang
memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam.
25 Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu
di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan!
26 Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas,
jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku
tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak
menanam?
27 Karena itu sudahlah seharusnya uangku itu kauberikan kepada
orang yang menjalankan uang, supaya sekembaliku aku menerimanya
serta dengan bunganya.
28 Sebab itu ambillah talenta itu dari padanya dan berikanlah
kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu.
29 Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi,
sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai,
apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.
30 Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan
yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak
gigi."

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Yeremia+49-50
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yeremia+49-50


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Monday, August 26, 2013

(e-RH) Agustus 27 -- SAI BUMI RUWA JURAI

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 27 Agustus 2013
Bacaan : Matius 5:1-12
Setahun: Yeremia 45-48
Nats: Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan
disebut anak-anak Allah. (Matius 5:9)

Judul:

SAI BUMI RUWA JURAI

Seusai dialog "Damailah Lampungku" di Bandar Lampung, muncul tekad
yang kuat untuk membangun perdamaian di Lampung. Daerah ini dijuluki
"Sai Bumi Ruwa Jurai", yang berarti satu bumi dua suku. Dialog itu
diharapkan dapat mencegah konflik komunal terulang pada masa yang
akan datang. Tentu saja, dialog saja tidak cukup. Diperlukan niat
yang kuat dari seluruh warga untuk membawa damai di daerahnya.



Apakah arti damai bagi kita? Kata "damai" dalam bahasa Ibrani adalah
shalom, yang mengandung makna sejahtera, sehat, dan makmur. Damai
adalah segala sesuatu yang membuat dan membawa kebaikan bagi
manusia. Damai adalah kenikmatan atas segala kebaikan. Membawa
damai, dengan demikian, berarti berbuat sesuatu sehingga orang lain
dapat menikmati kebaikan. Membawa damai berarti membawa atau berbuat
kebaikan bagi sesama. Membawa damai berarti mengambil risiko untuk
disalahmengerti, bahkan terkadang usaha kita tidak dihargai dan
belum tentu berhasil. Mengapa anak-anak Allah dipanggil untuk
menjadi orang yang membawa damai? Karena mereka melakukan pekerjaan
yang dilakukan oleh Allah sehingga tindakan mereka mencerminkan
karakter Allah, Sang Raja Damai.



Kita sebagai anak Allah diharapkan berperan aktif untuk membawa
damai di bumi pertiwi, Indonesia. Perbedaan seharusnya memperkaya
kita sehingga bisa saling melengkapi. Tuhan menciptakan kita tidak
sama, tetapi bisa menjadi sesama bagi orang lain sehingga orang lain
dapat menikmati kebaikan kasih Allah karena kehadiran kita. --Eddy
Nugroho

KEBAIKAN ADALAH BAHASA YANG DAPAT DIDENGAR ORANG TULI
DAN DIPAHAMI ORANG BODOH. ­ANONIM

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/08/27/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/08/27/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Matius+5:1-12

Matius 5:1-12

1 Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit
dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya.
2 Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya:
3 "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena
merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
4 Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan
dihibur.
5 Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan
memiliki bumi.
6 Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena
mereka akan dipuaskan.
7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan
beroleh kemurahan.
8 Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan
melihat Allah.
9 Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan
disebut anak-anak Allah.
10 Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena
merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
11 Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan
kepadamu difitnahkan segala yang jahat.
12 Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga,
sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu."

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Yeremia+45-48
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yeremia+45-48


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Sunday, August 25, 2013

(e-RH) Agustus 26 -- DALAM NAMA TUHAN

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 26 Agustus 2013
Bacaan : Bilangan 6:22-27
Setahun: Yeremia 41-44
Nats: Demikianlah harus mereka meletakkan nama-Ku atas orang Israel,
maka Aku akan memberkati mereka. (Bilangan 6:27)

Judul:

DALAM NAMA TUHAN

Penyebutan nama Tuhan dalam kehidupan bangsa Israel sangatlah
penting. Hukum ketiga dalam Dasa Titah berbunyi, "Jangan menyebut
nama Tuhan, Allahmu, dengan sembarangan, sebab Tuhan akan memandang
bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan" (Kel.
20:7). Apabila penyebutan secara sembarangan dilarang, berarti ada
penyebutan yang patut dan benar.



Dalam nas hari ini, Tuhan memerintahkan kepada Harun dan
anak-anaknya untuk meletakkan nama Tuhan di atas orang Israel
melalui ucapan berkat mereka. Tuhan inilah Allah yang benar, yang
memimpin mereka keluar dari tanah perbudakan, Mesir. Berkat yang
diberikan melalui penyebutan nama Tuhan ini pun bukanlah
sembarangan. Berkat-berkat tersebut meliputi berkat perlindungan,
anugerah, dan damai sejahtera. Bangsa Israel memerlukannya, terutama
dalam sejarah perjalanan hidup mereka di padang gurun dan kesetiaan
mereka mengikuti Tuhan. Berkat-berkat ini tidak tergantikan oleh
yang lain. Di atas dasar nama Tuhan sajalah semuanya ini akan
diberikan kepada umat-Nya.



Pada akhir ibadah gerejawi sekarang ini, umat juga menerima berkat
atas nama Tuhan. Ya, pada masa sekarang ini pun kita tetap
memerlukan berkat-Nya. Perjalanan hidup orang percaya tidak selalu
mudah. Padang gurun persoalan, pergumulan, air mata, jatuh bangun
dalam dosa, dan lainnya mewarnai perjalanan iman kita. Akan tetapi,
perlindungan, anugerah, dan damai sejahtera-Nya akan menyertai kita
karena nama-Nya telah diberikan sebagai dasar berkat dalam kehidupan
kita. --Yehezkiel Kukuh Priyono

BERKAT-NYA AKAN SENANTIASA MENYERTAI KITA
KARENA NAMA-NYA TELAH DIANUGERAHKAN KEPADA KITA.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/08/26/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/08/26/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Bilangan+6:22-27

Bilangan 6:22-27

22 TUHAN berfirman kepada Musa:
23 "Berbicaralah kepada Harun dan anak-anaknya: Beginilah harus
kamu memberkati orang Israel, katakanlah kepada mereka:
24 TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;
25 TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih
karunia;
26 TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai
sejahtera.
27 Demikianlah harus mereka meletakkan nama-Ku atas orang Israel,
maka Aku akan memberkati mereka."

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Yeremia+41-44
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yeremia+41-44


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Saturday, August 24, 2013

(e-RH) Agustus 25 -- ORANG KUDUS

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 25 Agustus 2013
Bacaan : Efesus 1:1-14
Setahun: Yeremia 37-40
Nats: Dari Paulus, rasul Kristus Yesus atas kehendak Allah. Kepada
orang-orang kudus di Efesus, orang-orang percaya dalam Kristus
Yesus. (Efesus 1:1)

Judul:

ORANG KUDUS

Suatu hari saya bertanya kepada mahasiswa teologi di kelas saya.
"Apakah kalian orang kudus? Siapa yang mengaku orang kudus, silakan
angkat tangan!" Hanya beberapa tangan yang teracung. Yang lainnya
menjawab, "Saya belum kudus, Pak. Masih banyak dosa!"



Kamus mengartikan 'kudus' sebagai 'suci, murni, sakral, tanpa dosa,
dan tanpa cacat cela'. Namun dalam Alkitab, kata 'kudus' dapat
berarti 'terpisah, dikhususkan, diasingkan' oleh Tuhan. Dalam
Perjanjian Lama, Allah menyebut umat-Nya kudus dan menuntut mereka
hidup kudus. Mungkinkah mereka hidup tanpa berdosa sama sekali?
Mustahil! Akan tetapi, Allah memisahkan mereka dari bangsa-bangsa
lain sebagai umat percontohan, agar melalui mereka Allah dikenal di
muka bumi.



Paulus menegaskan bahwa yang dimaksudkan dengan orang kudus adalah
setiap orang yang percaya kepada Tuhan Yesus. Ia menyapa para
penerima suratnya sebagai orang kudus (misalnya Rm. 1:7; 1 Kor. 1:2;
2 Kor. 1:1; Flp. 1:1). Mereka adalah orang-orang yang sudah
dipisahkan oleh Allah dari dunia, dengan cara menebus mereka melalui
pengurbanan Kristus. Darah-Nyalah yang menguduskan semua orang
percaya. Tujuannya adalah agar mereka membawa dan bersaksi tentang
kekudusan Allah kepada dunia (bdk. 1 Ptr. 2:9).



Setelah penjelasan itu, kembali saya mengajukan pertanyaan yang sama
kepada mereka. Kali ini semua mengacungkan tangan dengan yakin dan
tersenyum. Sekarang giliran Anda menjawabnya: Apakah Anda orang
kudus? Hanya Kristuslah yang dapat menjadikan Anda kudus! --Hembang
Tambun

KEKUDUSAN ADALAH ANUGERAH DARI ALLAH,
BUKAN HASIL PENCAPAIAN PRIBADI KITA.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/08/25/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/08/25/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Efesus+1:1-14

Efesus 1:1-14

1 Dari Paulus, rasul Kristus Yesus oleh kehendak Allah, kepada
orang-orang kudus di Efesus, orang-orang percaya dalam Kristus
Yesus.
2 Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita dan dari
Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu.
3 Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam
Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di
dalam sorga.
4 Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia
dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.
5 Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus
Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan
kehendak-Nya,
6 supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang
dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya.
7 Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan,
yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya,
8 yang dilimpahkan-Nya kepada kita dalam segala hikmat dan
pengertian.
9 Sebab Ia telah menyatakan rahasia kehendak-Nya kepada kita,
sesuai dengan rencana kerelaan-Nya, yaitu rencana kerelaan yang
dari semula telah ditetapkan-Nya di dalam Kristus
10 sebagai persiapan kegenapan waktu untuk mempersatukan di dalam
Kristus sebagai Kepala segala sesuatu, baik yang di sorga maupun
yang di bumi.
11 Aku katakan "di dalam Kristus", karena di dalam Dialah kami
mendapat bagian yang dijanjikan--kami yang dari semula
ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah,
yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan
kehendak-Nya--
12 supaya kami, yang sebelumnya telah menaruh harapan pada Kristus,
boleh menjadi puji-pujian bagi kemuliaan-Nya.
13 Di dalam Dia kamu juga--karena kamu telah mendengar firman
kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu--di dalam Dia kamu juga,
ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang
dijanjikan-Nya itu.
14 Dan Roh Kudus itu adalah jaminan[3:29220] bagian kita sampai
kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita
milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Yeremia+37-40
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yeremia+37-40


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Friday, August 23, 2013

(e-RH) Agustus 24 -- MENCOBAI TUHAN?

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 24 Agustus 2013
Bacaan : Keluaran 17:1-7
Setahun: Yeremia 34-36
Nats: Orang Israel telah bertengkar dan oleh karena mereka telah
mencobai TUHAN dengan mengatakan: "Adakah TUHAN di tengah-tengah
kita atau tidak?" (Keluaran 17:7)

Judul:

MENCOBAI TUHAN?

Bagaimanakah kita mencobai Tuhan? Apakah buktinya? Pertanyaan ini
perlu kita renungan. Dalam banyak hal, baik secara sengaja maupun
tidak, entah melalui perkataan entah pikiran, kita pernah mencobai
Tuhan. Untuk lebih memahami persoalan ini, kita dapat belajar dari
pengalaman bangsa Israel saat mereka berada di Masa dan Meriba.



Bangsa Israel berteriak menuntut air! Tentu ini adalah permintaan
yang wajar mengingat mereka sangat membutuhkannya saat itu. Tetapi,
yang menjadi masalah adalah cara mereka memandang Allah. Mereka
telah menuduh Allah dengan mengatakan bahwa Dia membawa mereka
keluar dari Mesir hanya untuk dibunuh pada akhirnya. Mereka terus
bersungutsungut, bahkan mempersalahkan Allah. Dalam kemarahan mereka
berkata, "Adakah Tuhan di tengah-tengah kita atau tidak?" Dengan
kata lain, mereka berkata, "Buktikan kalau Engkau mengasihi kami!
Buktikan kalau Engkau dapat melakukan apa yang Kaukatakan! Buktikan
sekarang atau kami tidak akan memercayai-Mu lagi!"



Ketika kita mulai ragu dan tidak memercayai apa yang hendak atau
sanggup Allah lakukan dalam hidup kita, atau menuntut suatu tanda
tertentu sebagai bukti keberadaan-Nya, berarti kita telah mencobai
Allah. Berada dalam himpitan masalah memang dapat memicu hati dan
mulut kita untuk memperkatakan sesuatu yang negatif tentang Allah.
Karena itu, jagalah hati dan perkataan kita. Dalam situasi terburuk
sekalipun, mari kita belajar untuk makin memperkuat kepercayaan kita
kepada Tuhan. --Samuel Yudi Susanto

AGAR TERHINDAR DARI MENCOBAI ALLAH,
BELAJARLAH UNTUK BERSYUKUR DALAM SEGALA KEADAAN.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/08/24/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/08/24/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Keluaran+17:1-7

Keluaran 17:1-7

1 Kemudian berangkatlah segenap jemaah Israel dari padang gurun
Sin, berjalan dari tempat persinggahan ke tempat persinggahan,
sesuai dengan titah TUHAN, lalu berkemahlah mereka di Rafidim,
tetapi di sana tidak ada air untuk diminum bangsa itu.
2 Jadi mulailah mereka itu bertengkar dengan Musa, kata mereka:
"Berikanlah air kepada kami, supaya kami dapat minum." Tetapi
Musa berkata kepada mereka: "Mengapakah kamu bertengkar dengan
aku? Mengapakah kamu mencobai TUHAN?"
3 Hauslah bangsa itu akan air di sana; bersungut-sungutlah bangsa
itu kepada Musa dan berkata: "Mengapa pula engkau memimpin kami
keluar dari Mesir, untuk membunuh kami, anak-anak kami dan
ternak kami dengan kehausan?"
4 Lalu berseru-serulah Musa kepada TUHAN, katanya: "Apakah yang
akan kulakukan kepada bangsa ini? Sebentar lagi mereka akan
melempari aku dengan batu!"
5 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Berjalanlah di depan bangsa itu
dan bawalah beserta engkau beberapa orang dari antara para
tua-tua Israel; bawalah juga di tanganmu tongkatmu yang kaupakai
memukul sungai Nil dan pergilah.
6 Maka Aku akan berdiri di sana di depanmu di atas gunung batu di
Horeb; haruslah kaupukul gunung batu itu dan dari dalamnya akan
keluar air, sehingga bangsa itu dapat minum." Demikianlah
diperbuat Musa di depan mata tua-tua Israel.
7 Dinamailah tempat itu Masa dan Meriba, oleh karena orang Israel
telah bertengkar dan oleh karena mereka telah mencobai TUHAN
dengan mengatakan: "Adakah TUHAN di tengah-tengah kita atau
tidak?"

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Yeremia+34-36
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yeremia+34-36


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Thursday, August 22, 2013

(e-RH) Agustus 23 -- TIADA ULANGAN WAKTU

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 23 Agustus 2013
Bacaan : Efesus 5:11-17
Setahun: Yeremia 32-33
Nats: Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup,
janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif...
(Efesus 5:15)

Judul:

TIADA ULANGAN WAKTU

Kebanyakan arloji berbentuk bulat. Akibatnya, sebagian orang
berpikir bahwa waktu itu terus berulang seperti jarum jam yang
berputar pada sumbunya. Padahal, waktu berjalan seperti garis lurus,
dan tidak pernah kembali ke titik yang sudah dilewatinya. Pukul
09.00 hari ini tentu berbeda dari pukul 09.00 kemarin, berbeda lagi
dari pukul 09.00 besok. Kita tidak pernah dapat mengulangi waktu
yang sudah berlalu, bahkan satu detik sekalipun.



Di dunia ini semakin banyak kesempatan untuk berbuat dosa: kebiasan
bergosip, mengakses pornografi di internet, mabuk, dan sebagainya
--hal-hal yang bahkan menyebutkannya saja sudah memalukan (ay.
12-15). Kita diperintahkan untuk tidak ikut melibatkan diri di
dalamnya (ay. 11). Kita perlu bersikap bijaksana, supaya tidak
terhanyut oleh arus, mengikuti perbuatan orang yang tidak taat
kepada Tuhan. Kita perlu mengerti kehendak Tuhan dalam hidup kita,
dan kemudian mempergunakan setiap waktu yang ada untuk mewujudkan
kehendak-Nya tersebut (ay. 16-17). Dengan demikian kita
mempertanggungjawabkan waktu yang Tuhan karuniakan kepada kita.



Kita dapat memeriksa dengan jujur kebiasan kita selama ini dalam
mempergunakan waktu. Seberapa banyak yang kita lakukan untuk hal
produktif yang berguna baik bagi diri sendiri maupun sesama?
Masihkah ada waktu yang kita gunakan untuk hal yang sia-sia, yang
mungkin nikmat saat dilakukan, tapi menyisakan penyesalan
sesudahnya? Ingatlah, waktu tidak dapat diulang; hargailah setiap
detik yang kita alami. --Ulbrits Siahaan

WAKTU ITU SEPERTI PISAU BERMATA DUA,
DAPAT DIPAKAI UNTUK MENYUKAKAN ATAU MENDUKAKAN HATI TUHAN.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/08/23/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/08/23/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Efesus+5:11-17

Efesus 5:11-17

11 Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan
kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya
telanjangilah perbuatan-perbuatan itu.
12 Sebab menyebutkan sajapun apa yang dibuat oleh mereka di
tempat-tempat yang tersembunyi telah memalukan.
13 Tetapi segala sesuatu yang sudah ditelanjangi oleh terang itu
menjadi nampak, sebab semua yang nampak adalah terang.
14 Itulah sebabnya dikatakan: "Bangunlah, hai kamu yang tidur dan
bangkitlah dari antara orang mati dan Kristus akan bercahaya
atas kamu."
15 Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup,
janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,
16 dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah
jahat.
17 Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu
mengerti kehendak Tuhan.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Yeremia+32-33
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yeremia+32-33


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Wednesday, August 21, 2013

(e-RH) Agustus 22 -- PERENCANAAN ORANG PERCAYA

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 22 Agustus 2013
Bacaan : Yakobus 4:13-17
Setahun: Yeremia 29-31
Nats: Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan
itu. (Yakobus 4:15)

Judul:

PERENCANAAN ORANG PERCAYA

Semua orang melakukan perencanaan, namun tidak semua orang mampu
menyusun rencana secara efektif. Kita pun kerap mendengar perkataan
ini, "Gagal merencanakan adalah merencanakan untuk gagal."
Perencanaan, dengan demikian, persoalan yang penting. Bagaimana hal
ini dipandang dalam iman Kristen?



Yakobus mencontohkan perencanaan seorang pedagang yang congkak.
Pernyataan pedagang itu menyatakan bahwa ia berkuasa akan hari esok,
perjalanan, bahkan laba yang akan ia dapatkan (ay. 13). Masalah
utamanya: ia tidak sadar akan kefanaan manusia. "Uap" menggambarkan
sesuatu yang tidak tinggal tetap, melainkan hanya hadir dalam
hitungan detik, dan selanjutnya tidak kelihatan lagi. Maksudnya,
kehidupan manusia itu datang dan pergi secara tidak terduga. Ada
yang terlihat sehat, ternyata esoknya meninggal; ada yang
sakitsakitan, namun ajal tidak kunjung menjemput. Jadi, kita tidak
dapat menyusun rencana secara congkak. Dalam terjemahan Alkitab
versi Raja James, kecongkakan semacam itu dikecam sebagai
"kejahatan" (ay. 16).



Mungkin kita berpikir bahwa kemampuan dan pengalaman yang kita
miliki akan memungkinkan kita meraih sukses dalam pekerjaan dan
mengalami taraf hidup yang lebih baik. Tetapi, bagaimanakah sikap
kita bila perencanaan kita gagal? Apakah kita sambil
bersungut-sungut berkata, "Okelah, Tuhan, jadilah kehendak-Mu"
ataukah dengan lega dan secara sadar kita berkata, "Jadilah
kehendak-Mu"? Hal itu menunjukkan apakah kita memperhitungkan Allah
dalam perencanaan kita atau tidak. --Vincent Tanzil

MENYUSUN RENCANA DALAM IMAN BERARTI MENYUSUN RENCANA
DENGAN MENGANDALKAN PENYERTAAN TUHAN.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/08/22/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/08/22/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Yakobus+4:13-17

Yakobus 4:13-17

13 Jadi sekarang, hai kamu yang berkata: "Hari ini atau besok kami
berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan
berdagang serta mendapat untung",
14 sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti
hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja
kelihatan lalu lenyap.
15 Sebenarnya kamu harus berkata: "Jika Tuhan menghendakinya, kami
akan hidup dan berbuat ini dan itu."
16 Tetapi sekarang kamu memegahkan diri dalam congkakmu, dan semua
kemegahan yang demikian adalah salah.
17 Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi
ia tidak melakukannya, ia berdosa.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Yeremia+29-31
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yeremia+29-31


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Tuesday, August 20, 2013

http://agarwal-packer-mover.com/packers-movers-gurgaon.html Packers and Movers Gurgaon

http://agarwal-packer-mover.com/packers-movers-gurgaon.html  Packers and movers in Gurgaon, movers and packers Gurgaon one of the most reliable name in packing and moving list of best Packers and Movers, packing moving companies, car movers Gurgaon, household shifting Gurgaon, transport services Gurgaon, commercial shifting Gurgaon, moving services Gurgaon, unpacking service Gurgaon, shifting and office relocation Gurgaon.
For More information visit : Packers and Movers Gurgaon
Inline image 1

(e-RH) Agustus 21 -- PERLU KEBERANIAN

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 21 Agustus 2013
Bacaan : 1 Samuel 17:20-39
Setahun: Yeremia 26-28
Nats: TUHAN yang telah melepaskan aku dari cakar singa dan dari cakar
beruang, Dia juga akan melepaskan aku dari tangan orang Filistin
itu. (1 Samuel 17:37a)

Judul:

PERLU KEBERANIAN

Pengalaman Anda apa? Itulah pertanyaan yang sering diajukan kepada
calon karyawan pada suatu instansi. Kemampuan seseorang biasanya
bisa diukur dari pengalaman yang ia miliki. Orang yang lebih dewasa
biasanya juga memiliki pengalaman lebih banyak daripada orang yang
lebih muda. Apakah hal ini juga berlaku dalam pelayanan?



Daud pernah diremehkan kemampuannya ketika berada di medan
peperangan. Ia hanya seorang gembala domba, masih muda, dan tidak
memiliki pengalaman perang (ay. 28, 33). Daud dianggap tidak cocok
berada di medan peperangan. Ia bukan orang yang sepadan untuk
menghadapi Goliat karena ia kalah pengalaman. Jika para prajurit
yang terlatih itu saja ketakutan, bagaimana mungkin ia berani
menghadapinya (ay. 24)? Akan tetapi, Daud menganggap pengalamannya
menggembalakan domba cukup untuk menghadapi Goliat (ay. 34-36).
Dalam pengalaman itu ia menyaksikan kuasa Allah yang membangkitkan
keberaniannya. Begitulah. Ia tidak maju berperang dengan keberanian
yang membabi buta, melainkan dengan disertai keyakinan akan
penyertaan Allah, yang akan membela umat pilihan-Nya (ay. 36).



Apakah Anda merasa masih muda dan miskin pengalaman? Jangan takut
mengambil bagian dalam pelayanan. Pengalaman pelayanan memang
berguna, tetapi ada kalanya pengalaman saja tidak cukup. Jika Tuhan
memanggil kita untuk melayani, Dia akan menyertai dan memperlengkapi
kita. Tuhan dapat memakai siapa saja yang bersedia mengandalkan
kuasa-Nya. Dia akan memampukan orang itu untuk melaksanakan
tugas-Nya. --Yakobus Budi Prasojo

PADA SAAT TANTANGAN DI SEKITAR KITA MEMBANGKITKAN KETAKUTAN,
PENYERTAAN TUHAN AKAN MEMBANGKITKAN KEBERANIAN DALAM HATI KITA.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/08/21/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/08/21/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?1+Samuel+17:20-39

1 Samuel 17:20-39

20 Lalu Daud bangun pagi-pagi, ditinggalkannyalah kambing dombanya
pada seorang penjaga, lalu mengangkat muatan dan pergi, seperti
yang diperintahkan Isai kepadanya. Sampailah ia ke perkemahan,
ketika tentara keluar untuk mengatur barisannya dan mengangkat
sorak perang.
21 Orang Israel dan orang Filistin itu mengatur barisannya, barisan
berhadapan dengan barisan.
22 Lalu Daud menurunkan barang-barangnya dan meninggalkannya di
tangan penjaga barang-barang tentara. Berlari-larilah Daud ke
tempat barisan; sesampai di sana, bertanyalah ia kepada
kakak-kakaknya apakah mereka selamat.
23 Sedang ia berbicara dengan mereka, tampillah maju pendekar itu.
Namanya Goliat, orang Filistin dari Gat, dari barisan orang
Filistin. Ia mengucapkan kata-kata yang tadi juga, dan Daud
mendengarnya.
24 Ketika semua orang Israel melihat orang itu, larilah mereka dari
padanya dengan sangat ketakutan.
25 Berkatalah orang-orang Israel itu: "Sudahkah kamu lihat orang
yang maju itu? Sesungguhnya ia maju untuk mencemoohkan orang
Israel! Orang yang mengalahkan dia akan dianugerahi raja
kekayaan yang besar, raja akan memberikan anaknya yang perempuan
kepadanya dan kaum keluarganya akan dibebaskannya dari pajak di
Israel."
26 Lalu berkatalah Daud kepada orang-orang yang berdiri di
dekatnya: "Apakah yang akan dilakukan kepada orang yang
mengalahkan orang Filistin itu dan yang menghindarkan cemooh
dari Israel? Siapakah orang Filistin yang tak bersunat ini,
sampai ia berani mencemoohkan barisan dari pada Allah yang
hidup?"
27 Rakyat itupun menjawabnya dengan perkataan tadi: "Begitulah akan
dilakukan kepada orang yang mengalahkan dia."
28 Ketika Eliab, kakaknya yang tertua, mendengar perkataan Daud
kepada orang-orang itu, bangkitlah amarah Eliab kepada Daud
sambil berkata: "Mengapa engkau datang? Dan pada siapakah
kautinggalkan kambing domba yang dua tiga ekor itu di padang
gurun? Aku kenal sifat pemberanimu dan kejahatan hatimu: engkau
datang ke mari dengan maksud melihat pertempuran."
29 Tetapi jawab Daud: "Apa yang telah kuperbuat? Hanya bertanya
saja!"
30 Lalu berpalinglah ia dari padanya kepada orang lain dan
menanyakan yang sama. Dan rakyat memberi jawab kepadanya seperti
tadi.
31 Terdengarlah kepada orang perkataan yang diucapkan oleh Daud,
lalu diberitahukanlah kepada Saul. Dan Saul menyuruh memanggil
dia.
32 Berkatalah Daud kepada Saul: "Janganlah seseorang menjadi tawar
hati karena dia; hambamu ini akan pergi melawan orang Filistin
itu."
33 Tetapi Saul berkata kepada Daud: "Tidak mungkin engkau dapat
menghadapi orang Filistin itu untuk melawan dia, sebab engkau
masih muda, sedang dia sejak dari masa mudanya telah menjadi
prajurit."
34 Tetapi Daud berkata kepada Saul: "Hambamu ini biasa
menggembalakan kambing domba ayahnya. Apabila datang singa atau
beruang, yang menerkam seekor domba dari kawanannya,
35 maka aku mengejarnya, menghajarnya dan melepaskan domba itu dari
mulutnya. Kemudian apabila ia berdiri menyerang aku, maka aku
menangkap janggutnya lalu menghajarnya dan membunuhnya.
36 Baik singa maupun beruang telah dihajar oleh hambamu ini. Dan
orang Filistin yang tidak bersunat itu, ia akan sama seperti
salah satu dari pada binatang itu, karena ia telah mencemooh
barisan dari pada Allah yang hidup."
37 Pula kata Daud: "TUHAN yang telah melepaskan aku dari cakar
singa dan dari cakar beruang, Dia juga akan melepaskan aku dari
tangan orang Filistin itu." Kata Saul kepada Daud: "Pergilah!
TUHAN menyertai engkau."
38 Lalu Saul mengenakan baju perangnya kepada Daud, ditaruhnya
ketopong tembaga di kepalanya dan dikenakannya baju zirah
kepadanya.
39 Lalu Daud mengikatkan pedangnya di luar baju perangnya, kemudian
ia berikhtiar berjalan, sebab belum pernah dicobanya. Maka
berkatalah Daud kepada Saul: "Aku tidak dapat berjalan dengan
memakai ini, sebab belum pernah aku mencobanya." Kemudian ia
menanggalkannya.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Yeremia+26-28
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yeremia+26-28


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Monday, August 19, 2013

(e-RH) Agustus 20 -- TERIMAKASIH YANG TERTUNDA

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 20 Agustus 2013
Bacaan : Ester 6:1-14
Setahun: Yeremia 23-25
Nats: Jawab para biduanda raja yang bertugas pada baginda: "Kepadanya
tidak dianugerahkan suatu apa pun." (Ester 6:3)

Judul:

TERIMAKASIH YANG TERTUNDA

Sebuah perusahaan di Medan ingin membantu lembaga-lembaga sosial.
Saya mengajak sebuah panti asuhan dan sebuah lembaga yang mendirikan
perpustakaan di desa untuk mengajukan proposal. Kedua proposal itu
dikabulkan. Pengelola panti asuhan menelepon saya untuk berterima
kasih. Tetapi, pihak perpustakaan tidak mengucapkan apa pun.
Padahal, perusahaan itu bersedia mendanai seluruh keperluan
pembukaan puluhan perpustakaan, mencakup buku baru, rak, dan biaya
peresmian.



Mordekhai, sepupu sekaligus pengasuh Ester (2:7), mengetahui rencana
pembunuhan raja Ahasyweros oleh dua sida-sida yang sakit hati. Ia
memberi tahu Ester, yang telah menjadi ratu, untuk menyampaikannya
kepada raja. Kasus itu diselidiki, dan terbukti benar. Kedua
sida-sida itu dihukum mati, namun Mordekhai tidak mendapatkan
penghargaan apa pun selama beberapa waktu.



Alkitab tidak mencatat reaksi Mordekhai. Ia tidak menuntut Ester
untuk mengingatkan raja atas jasanya. Lalu, saat orang Israel
terancam binasa di kerajaan itu, barulah jasa Mordekhai terbalas.
Rupanya kisah itu tercatat dalam arsip kerajaan. Ia mendapat
penghormatan yang tidak terduga, bahkan menjadi alat Tuhan untuk
keselamatan bangsanya.



Tidak semua perbuatan baik diganjar dengan penghargaan, bahkan
sekadar ucapan terima kasih dari manusia. Namun, kita tidak perlu
tawar hati jika mengalaminya. Mungkin suatu hari, Tuhan akan memakai
jasa Anda yang seolah terlupakan itu menjadi sebuah pertolongan yang
besar untuk Anda dan orang lain. --Hembang Tambun

SEKALIPUN TIDAK MENDAPATKAN UCAPAN TERIMA KASIH,
NILAI PERBUATAN BAIK ANDA TIDAK AKAN BERKURANG.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/08/20/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/08/20/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Ester+6:1-14

Ester 6:1-14

1 Pada malam itu juga raja tidak dapat tidur. Maka bertitahlah
baginda membawa kitab pencatatan sejarah, lalu dibacakan di
hadapan raja.
2 Dan di situ didapati suatu catatan tentang Mordekhai, yang
pernah memberitahukan bahwa Bigtan dan Teresh, dua orang
sida-sida raja yang termasuk golongan penjaga pintu, telah
berikhtiar membunuh raja Ahasyweros.
3 Maka bertanyalah raja: "Kehormatan dan kebesaran apakah yang
dianugerahkan kepada Mordekhai oleh sebab perkara itu?" Jawab
para biduanda raja yang bertugas pada baginda: "Kepadanya tidak
dianugerahkan suatu apapun."
4 Maka bertanyalah raja: "Siapakah itu yang ada di pelataran?"
Pada waktu itu Haman baru datang di pelataran luar istana raja
untuk memberitahukan kepada baginda, bahwa ia hendak menyulakan
Mordekhai pada tiang yang sudah didirikannya untuk dia.
5 Lalu jawab para biduanda raja kepada baginda: "Itulah Haman, ia
berdiri di pelataran." Maka titah raja: "Suruhlah dia masuk."
6 Setelah Haman masuk, bertanyalah raja kepadanya: "Apakah yang
harus dilakukan kepada orang yang raja berkenan menghormatinya?"
Kata Haman dalam hatinya: "Kepada siapa lagi raja berkenan
menganugerahkan kehormatan lebih dari kepadaku?"
7 Oleh karena itu jawab Haman kepada raja: "Mengenai orang yang
raja berkenan menghormatinya,
8 hendaklah diambil pakaian kerajaan yang biasa dipakai oleh raja
sendiri, dan lagi kuda yang biasa dikendarai oleh raja sendiri
dan yang diberi mahkota kerajaan di kepalanya,
9 dan hendaklah diserahkan pakaian dan kuda itu ke tangan seorang
dari antara para pembesar raja, orang-orang bangsawan, lalu
hendaklah pakaian itu dikenakan kepada orang yang raja berkenan
menghormatinya, kemudian hendaklah ia diarak dengan mengendarai
kuda itu melalui lapangan kota sedang orang berseru-seru di
depannya: Beginilah dilakukan kepada orang yang raja berkenan
menghormatinya!"
10 Maka titah raja kepada Haman: "Segera ambillah pakaian dan kuda
itu, seperti yang kaukatakan itu, dan lakukanlah demikian kepada
Mordekhai, orang Yahudi, yang duduk di pintu gerbang istana.
Sepatah katapun janganlah kaulalaikan dari pada segala yang
kaukatakan itu."
11 Lalu Haman mengambil pakaian dan kuda itu, dan dikenakannya
pakaian itu kepada Mordekhai, kemudian diaraknya Mordekhai
melalui lapangan kota itu, sedang ia menyerukan di depannya:
"Beginilah dilakukan kepada orang yang raja berkenan
menghormatinya."
12 Kemudian kembalilah Mordekhai ke pintu gerbang istana raja,
tetapi Haman bergesa-gesa pulang ke rumahnya dengan sedih
hatinya dan berselubung kepalanya.
13 Dan Haman menceritakan kepada Zeresh, isterinya, dan kepada
semua sahabatnya apa yang dialaminya. Maka kata para orang arif
bijaksana dan Zeresh, isterinya, kepadanya: "Jikalau Mordekhai,
yang di depannya engkau sudah mulai jatuh, adalah keturunan
Yahudi, maka engkau tidak akan sanggup melawan dia, malahan
engkau akan jatuh benar-benar di depannya."
14 Selagi mereka itu bercakap-cakap dengan dia, datanglah sida-sida
raja, lalu mengantarkan Haman dengan segera ke perjamuan yang
diadakan oleh Ester.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Yeremia+23-25
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yeremia+23-25


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Sunday, August 18, 2013

(e-RH) Agustus 19 -- MENULISKAN KARYA KRISTUS

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 19 Agustus 2013
Bacaan : Yohanes 21:24-25
Setahun: Yeremia 19-22
Nats: Masih banyak lagi hal-hal lain yang diperbuat oleh Yesus, tetapi
jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, kupikir
dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.
(Yohanes 21:25)

Judul:

MENULISKAN KARYA KRISTUS

Sebelumnya, kesaksian Yohanes dalam Yohanes 21:25 ini sama sekali
tak berkesan bagi saya. Tiap kali membaca bagian ini, saya selalu
melewatkannya begitu saja. Sampai suatu ketika, dalam pelatihan
menulis renungan, saya berwaktu teduh dengan menggunakan bacaan yang
terbilang pendek ini. Momen kebersamaan dengan para penulis
kristiani memberikan makna yang indah sekaligus menggetarkan bagi
saya.



LAI menjuduli perikop ini "Kata Penutup". Ya, kata penutup atas
seluruh tulisan Yohanes tentang perjalanan pelayanan Yesus di dunia.
Yohanes telah mengalami dan menjalani hidup bersama Yesus --bahkan
ia disebut sebagai murid yang dikasihi.Namun demikian, Yohanes
menyadari bahwa tulisannya itu hanyalah catatan pendek dan singkat
atas pelayanan Yesus. Dan, andaikan ia punya waktu untuk menuliskan
semuanya, ia pun mengakui bahwa "jikalau semuanya itu harus
dituliskan satu per satu, kupikir dunia ini tidak dapat memuat semua
kitab yang harus ditulis itu" (ay. 25). Pernyataan ini tepat dan
memuat kebenaran. Ini bentuk pujian yang layak mengenai
perbuatan-Nya, Sang Firman Allah, di dunia.



Media tulisan adalah salah satu media yang sangat efektif dalam
menjangkau dunia bagi Kristus. Tak selalu harus berupa buku; kini
tersedia media online yang memungkinkan perluasan penyebaran pesan
lewat tulisan. Siapa saja dapat mengambil bagian, menjadi saksi
tentang Yesus dan karya-karya-Nya. Kita dapat memaksimalkan
penggunaan media itu untuk memenuhi dunia ini dengan kebesaran dan
kebenaran Kristus. --Sunandar

DUNIA TAK DAPAT MENAMPUNG BANYAKNYA KISAH TENTANG YESUS DI DUNIA,
MAKA TERUSLAH MENCERITAKAN-NYA SEPANJANG USIA.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/08/19/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/08/19/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Yohanes+21:24-25

Yohanes 21:24-25

24 Dialah murid, yang memberi kesaksian tentang semuanya ini dan
yang telah menuliskannya dan kita tahu, bahwa kesaksiannya itu
benar.
25 Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi
jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka
agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus
ditulis itu.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Yeremia+19-22
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yeremia+19-22


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Saturday, August 17, 2013

(e-RH) Agustus 18 -- TETAP TERTAWA!

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 18 Agustus 2013
Bacaan : Habakuk 3:1-19
Setahun: Yeremia 15-18
Nats: Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah,
hasil pohon zaitun mengecewakan... namun aku akan bersorak-sorak
di dalam TUHAN... (Habakuk 3:17-18)

Judul:

TETAP TERTAWA!

Ada hal yang menarik setiap kali musim hujan tiba. Berita tentang
bencana banjir di berbagai kota hampir setiap hari menghiasi layar
televisi. Penduduk memperlihatkan wajah cemas dan panik ketika air
mulai menggenangi rumah mereka. Ada yang terpaksa naik ke bubungan
atap rumah karena takut. Uniknya, sementara kebanyakan orang tampak
begitu khawatir, puluhan anak kecil justru tampak berbeda. Mereka
terlihat begitu senang menikmati datangnya banjir. Ya, air yang
menggenangi jalan-jalan di sekitar rumah mereka jadikan sebagai
arena bermain yang mengasyikkan. Mereka berenang, main perahu,
sembari tertawa-tawa.



Awalnya, Nabi Habakuk begitu panik dan menyatakan kekecewaannya
kepada Tuhan atas masalah yang ia alami. Dalam kepanikannya ia
mencoba berseru kepada Tuhan: "Mengapa semua ini harus terjadi?
Bukankah aku telah begitu setia kepada-Mu? Mengapa kejahatan terus
saja terjadi dan tidak berhenti?" (Hab. 1:2-3). Tuhan pun memberinya
hikmat melalui penglihatan tentang mengapa masalah itu harus
terjadi. Jawaban Tuhan itu mengubah pandangan Habakuk. Ia tidak lagi
mengeluh, sebaliknya ia bersorak-sorak di dalam Tuhan dan beria-ria
di dalam Dia yang menyelamatkannya (ay. 18).



Anak-anak tidak pernah mengkhawatirkan masalah yang terjadi di
sekitarnya. Mengapa? Bisa jadi karena ia percaya kepada orangtua
yang akan melindunginya. Bagaimana dengan Anda? Apakah keyakinan
kepada Allah membuat Anda tetap bersyukur, bersorak-sorak, dan
bersukacita meski bertubi-tubi masalah mendera Anda? --Samuel Yudi
Susanto

JIKA ANDA MEMPERCAYAI ALLAH,
MASALAH BUKAN LAGI SESUATU YANG MENAKUTKAN.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/08/18/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/08/18/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Habakuk+3:1-19

Habakuk 3:1-19

1 Doa nabi Habakuk. Menurut nada ratapan.
2 TUHAN, telah kudengar kabar tentang Engkau, dan pekerjaan-Mu, ya
TUHAN, kutakuti! Hidupkanlah itu dalam lintasan tahun,
nyatakanlah itu dalam lintasan tahun; dalam murka ingatlah akan
kasih sayang!
3 Allah datang dari negeri Teman dan Yang Mahakudus dari
pegunungan Paran. Sela. Keagungan-Nya menutupi segenap langit,
dan bumipun penuh dengan pujian kepada-Nya.
4 Ada kilauan seperti cahaya, sinar cahaya dari sisi-Nya dan di
situlah terselubung kekuatan-Nya.
5 Mendahului-Nya berjalan penyakit sampar dan demam mengikuti
jejak-Nya.
6 Ia berdiri, maka bumi dibuat-Nya bergoyang; Ia melihat
berkeliling, maka bangsa-bangsa dibuat-Nya melompat terkejut,
hancur gunung-gunung yang ada sejak purba, merendah bukit-bukit
yang berabad-abad; itulah perjalanan-Nya berabad-abad.
7 Aku melihat kemah-kemah orang Kusyan tertekan, kain-kain tenda
tanah Midian menggetar.
8 Terhadap sungai-sungaikah, ya TUHAN, terhadap sungai-sungaikah
murka-Mu bangkit? Atau terhadap lautkah amarah-Mu sehingga
Engkau mengendarai kuda dan kereta kemenangan-Mu?
9 Busur-Mu telah Kaubuka, telah Kauisi dengan anak panah. Sela.
Engkau membelah bumi menjadi sungai-sungai;
10 melihat Engkau, gunung-gunung gemetar, air bah menderu lalu,
samudera raya memperdengarkan suaranya dan mengangkat tangannya.
11 Matahari, bulan berhenti di tempat kediamannya, karena cahaya
anak-anak panah-Mu yang melayang laju, karena kilauan tombak-Mu
yang berkilat.
12 Dalam kegeraman Engkau melangkah melintasi bumi, dalam murka
Engkau menggasak bangsa-bangsa.
13 Engkau berjalan maju untuk menyelamatkan umat-Mu, untuk
menyelamatkan orang yang Kauurapi. Engkau meremukkan bagian atas
rumah orang-orang fasik dan Kaubuka dasarnya sampai batu yang
penghabisan. Sela.
14 Engkau menusuk dengan anak panahnya sendiri kepala lasykarnya,
yang mengamuk untuk menyerakkan aku dengan sorak-sorai,
seolah-olah mereka menelan orang tertindas secara tersembunyi.
15 Dengan kuda-Mu, Engkau menginjak laut, timbunan air yang
membuih.
16 Ketika aku mendengarnya, gemetarlah hatiku, mendengar bunyinya,
menggigillah bibirku; tulang-tulangku seakan-akan kemasukan
sengal, dan aku gemetar di tempat aku berdiri; namun dengan
tenang akan kunantikan hari kesusahan, yang akan mendatangi
bangsa yang bergerombolan menyerang kami.
17 Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah,
hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak
menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari
kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang,
18 namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam
Allah yang menyelamatkan aku.
19 ALLAH Tuhanku itu kekuatanku: Ia membuat kakiku seperti kaki
rusa, Ia membiarkan aku berjejak di bukit-bukitku. (Untuk
pemimpin biduan. Dengan permainan kecapi).

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Yeremia+15-18
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yeremia+15-18


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Friday, August 16, 2013

(e-RH) Agustus 17 -- QUO VADIS INDONESIA?

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 17 Agustus 2013
Bacaan : Daniel 9:20-27
Setahun: Yeremia 11-14
Nats: Sementara aku berbicara dan berdoa dan mengaku dosaku dan dosa
bangsaku, bangsa Israel, dan menyampaikan ke hadapan TUHAN,
Allahku, permohonanku bagi gunung kudus Allahku. (Daniel 9:20)

Judul:

QUO VADIS INDONESIA?

Sebagai bangsa Indonesia, kadang-kadang kita prihatin, malu,
marah, dan sekaligus galau kala menyaksikan kondisi bangsa ini.
Indonesia termasuk negara terkorup di dunia. Kekerasan terjadi
secara beruntun dan mirisnya kadang berjubah agama. Hal ini membuat
sebagian orang skeptis dan masa bodoh. Sebagai pengikut Kristus, apa
yang dapat kita lakukan di tengah persoalan yang kompleks ini?



Daniel, yang termasuk orang buangan, merasa prihatin akan nasib
bangsanya. Ia tidak ingin bangsanya terus-menerus menderita
sengsara, seolah tidak ada harapan bagi masa depan mereka. Bangsa
Israel telah mengalami penderitaan begitu lama karena harus menjadi
bangsa buangan di negeri Babel. Ini terjadi akibat dosa mereka
sendiri. Karena itu, Daniel berdoa kepada Allah, bergumul akan
kelangsungan hidup bangsanya (ay. 20). Ia percaya bahwa kelangsungan
hidup serta masa depan bangsanya ada di tangan Tuhan. Maka, apa yang
terjadi pada bangsanya tidak luput dari pengawasan Tuhan. Terlebih
mereka adalah bangsa pilihan Tuhan.



Situasi dan kondisi bangsa kita yang tak menentu ini dapat saja
melunturkan iman dan pengharapan kita. Akan tetapi, apakah kita
mengizinkan situasi dan kondisi ini memperlemah iman kita?
Seharusnya tidak! Kita tahu bahwa waktu dan sejarah tidak dikontrol
oleh manusia, tetapi oleh Allah. Karena itu, kita seharusnya seperti
Daniel, berdoa memohon belas kasihan Tuhan, agar Dia tetap
memelihara bangsa ini. Marilah kita menjalani hidup kita dengan iman
dan pengharapan yang teguh. --Eddy Nugroho

KECINTAAN KEPADA BANGSA DAN NEGARA KITA
DAPAT DIMULAI DENGAN MEMOHON PEMELIHARAAN TUHAN ATASNYA.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/08/17/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/08/17/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Daniel+9:20-27

Daniel 9:20-27

20 Sementara aku berbicara dan berdoa dan mengaku dosaku dan dosa
bangsaku, bangsa Israel, dan menyampaikan ke hadapan TUHAN,
Allahku, permohonanku bagi gunung kudus Allahku,
21 sementara aku berbicara dalam doa, terbanglah dengan cepat ke
arahku Gabriel, dia yang telah kulihat dalam penglihatan yang
dahulu itu pada waktu persembahan korban petang hari.
22 Lalu ia mengajari aku dan berbicara dengan aku: "Daniel,
sekarang aku datang untuk memberi akal budi kepadamu untuk
mengerti.
23 Ketika engkau mulai menyampaikan permohonan keluarlah suatu
firman, maka aku datang untuk memberitahukannya kepadamu, sebab
engkau sangat dikasihi. Jadi camkanlah firman itu dan
perhatikanlah penglihatan itu!
24 Tujuh puluh kali tujuh masa telah ditetapkan atas bangsamu dan
atas kotamu yang kudus, untuk melenyapkan kefasikan, untuk
mengakhiri dosa, untuk menghapuskan kesalahan, untuk
mendatangkan keadilan yang kekal, untuk menggenapkan penglihatan
dan nabi, dan untuk mengurapi yang maha kudus.
25 Maka ketahuilah dan pahamilah: dari saat firman itu keluar,
yakni bahwa Yerusalem akan dipulihkan dan dibangun kembali,
sampai pada kedatangan seorang yang diurapi, seorang raja, ada
tujuh kali tujuh masa; dan enam puluh dua kali tujuh masa
lamanya kota itu akan dibangun kembali dengan tanah lapang dan
paritnya, tetapi di tengah-tengah kesulitan.
26 Sesudah keenam puluh dua kali tujuh masa itu akan disingkirkan
seorang yang telah diurapi, padahal tidak ada salahnya apa-apa.
Maka datanglah rakyat seorang raja memusnahkan kota dan tempat
kudus itu, tetapi raja itu akan menemui ajalnya dalam air bah;
dan sampai pada akhir zaman akan ada peperangan dan pemusnahan,
seperti yang telah ditetapkan.
27 Raja itu akan membuat perjanjian itu menjadi berat bagi banyak
orang selama satu kali tujuh masa. Pada pertengahan tujuh masa
itu ia akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan;
dan di atas sayap kekejian akan datang yang membinasakan, sampai
pemusnahan yang telah ditetapkan menimpa yang membinasakan itu."

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Yeremia+11-14
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yeremia+11-14


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Thursday, August 15, 2013

(e-RH) Agustus 16 -- DAUR ULANG

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 16 Agustus 2013
Bacaan : 2 Tawarikh 12:1-16
Setahun: Yeremia 7-10
Nats: Lagipula masih terdapat hal-hal yang baik di Yehuda. (2 Tawarikh
12:12b)

Judul:

DAUR ULANG

Ia guru TK yang baik. Secara kreatif ia mendayagunakan benda-benda
yang tampaknya sudah tak berguna. Kertas bekas, kotak bekas
pembungkus, mainan lama, hiasan tak terpakai, ia pungut ia dan
manfaatkan untuk menciptakan alat peraga dan perangkat bermain yang
menyenangkan anak-anak. Teman-temannya menjulukinya "si tukang daur
ulang". Ia pintar menemukan manfaat dari barang yang sudah dibuang.



Rehabeam, putra Salomo, bukan terbilang raja Yehuda yang patut
diteladani. Ia tidak tekun mencari Tuhan dan hukum-Nya ia tinggalkan
kala merasa diri kuat (ay. 1, 14). Nasihat bijaksana ia abaikan dan
anjuran gegabah malah ia turuti sehingga menimbulkan sakit hati
rakyat (1 Raj 12:1-17). Di bawah pimpinannya, Yehuda mengenal
rupa-rupa praktik penyembahan berhala (1 Raj 14:22-24). Kita bisa
membuangnya dari daftar raja Yehuda yang baik. Namun, betapa berbeda
sikap penulis kitab Tawarikh. Ia tetap berupaya menemukan kebaikan
padanya, dan berhasil. Pertama, masih ada kebenaran pada tiga tahun
pertama masa pemerintahannya (2 Taw 11:17). Kedua, masih ada
pertobatan ketika nabi Semaya menegurnya (ay. 6, 7, 12).



Hidup ini memang tidak sempurna. Banyak keretakan hubungan.
Kerusakan karakter. Kebusukan sistem. Ketidakwarasan manusia.
Keburukan situasi. Keganasan alam. Namun, Tuhan memanggil kita untuk
menemukan kebaikan di tengah keadaan itu. Memungut hal-hal yang
positif. Mensyukurinya. Memanfaatkannya. Mengembangkannya. Lalu
menjadikannya sarana untuk memberkati sesama. Bersediakah Anda?
--Pipi A. Dhali

LEPASKAN MASA LALU,
MELANGKAHLAH KE MASA DEPAN YANG GEMILANG.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/08/16/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/08/16/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?2+Tawarikh+12:1-16

2 Tawarikh 12:1-16

1 Rehabeam beserta seluruh Israel meninggalkan hukum TUHAN, ketika
kerajaannya menjadi kokoh dan kekuasaannya menjadi teguh.
2 Tetapi pada tahun kelima zaman raja Rehabeam, majulah Sisak,
raja Mesir, menyerang Yerusalem--karena mereka berubah setia
terhadap TUHAN--
3 dengan seribu dua ratus kereta dan enam puluh ribu orang
berkuda, sedang rakyat yang mengikutinya dari Mesir, yakni orang
Libia, orang Suki dan orang Etiopia, tidak terhitung banyaknya.
4 Ia merebut kota-kota benteng yang di Yehuda, bahkan mendekati
Yerusalem.
5 Nabi Semaya datang kepada Rehabeam dan pemimpin-pemimpin Yehuda
yang berkumpul di Yerusalem berhubung dengan ancaman Sisak, dan
berkata kepada mereka: "Beginilah firman TUHAN: Kamu telah
meninggalkan Aku, oleh sebab itu Akupun meninggalkan kamu juga
dalam kuasa Sisak."
6 Maka pemimpin-pemimpin Israel dan raja merendahkan diri dan
berkata: "Tuhanlah yang benar!"
7 Ketika TUHAN melihat bahwa mereka merendahkan diri, datanglah
firman TUHAN kepada Semaya, bunyinya: "Mereka telah merendahkan
diri, oleh sebab itu Aku tidak akan memusnahkan mereka. Aku
segera akan meluputkan mereka dan kehangatan murka-Ku tidak akan
dicurahkan atas Yerusalem dengan perantaraan Sisak.
8 Tetapi mereka akan menjadi hamba-hambanya, supaya mereka tahu
membedakan antara mengabdi kepada-Ku dan mengabdi kepada
kerajaan-kerajaan duniawi."
9 Maka majulah Sisak, raja Mesir itu, menyerang Yerusalem. Ia
merampas barang-barang perbendaharaan rumah TUHAN dan
barang-barang perbendaharaan rumah raja; semuanya dirampasnya.
Ia merampas juga perisai-perisai emas yang dibuat Salomo.
10 Sebagai gantinya raja Rehabeam membuat perisai-perisai tembaga,
yang dipercayakannya kepada pemimpin-pemimpin bentara yang
menjaga pintu istana raja.
11 Setiap kali raja masuk ke rumah TUHAN, bentara-bentara datang
membawa masuk perisai-perisai itu, dan mereka pula yang
mengembalikannya ke kamar jaga para bentara.
12 Oleh sebab raja merendahkan diri, surutlah murka TUHAN dari
padanya, sehingga ia tidak dimusnahkan-Nya sama sekali. Lagipula
masih terdapat hal-hal yang baik di Yehuda.
13 Raja Rehabeam menunjukkan dirinya kuat dalam pemerintahannya di
Yerusalem. Rehabeam berumur empat puluh satu tahun pada waktu ia
menjadi raja, dan tujuh belas tahun lamanya ia memerintah di
Yerusalem, kota yang dipilih TUHAN dari antara segala suku
Israel untuk membuat nama-Nya tinggal di sana. Nama ibunya ialah
Naama, seorang perempuan Amon.
14 Ia berbuat yang jahat, karena ia tidak tekun mencari TUHAN.
15 Bukankah riwayat Rehabeam dari awal sampai akhir semuanya
tertulis dalam riwayat Semaya, nabi itu, dan Ido, pelihat itu,
--yang juga memuat daftar silsilah. Antara Rehabeam dan Yerobeam
terus-menerus ada perang.
16 Kemudian Rehabeam mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek
moyangnya, dan ia dikuburkan di kota Daud. Maka Abia, anaknya,
menjadi raja menggantikan dia.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Yeremia+7-10
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yeremia+7-10


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA