Wednesday, July 31, 2013

(e-RH) Agustus 01 -- SUNGGUH AMAT BAIK

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 1 Agustus 2013
Bacaan : Kejadian 1:1-31
Setahun: Yesaya 1-4
Nats: Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat
baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.
(Kejadian 1:31)

Judul:

SUNGGUH AMAT BAIK

Jika kita menyimak berbagai macam fakta mengenai alam semesta yang
Tuhan ciptakan, kita akan berdecak kagum. Ada banyak keindahan yang
bisa kita nikmati tanpa harus membayar sepeser pun! Ada langit
bertaburan bintang ketika cuaca cerah pada malam hari, cahaya yang
menakjubkan ketika matahari terbit atau terbenam, beragam hewan
dengan bentuk yang unik, dan masih banyak lagi. Sungguh ajaib
ciptaan Allah itu!



Hari ini kita membaca rangkaian ayat yang cukup panjang mengenai
sejarah penciptaan langit, bumi, dan segala isinya. Alkitab
mencatat, "Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh
amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam" (ay.
31). Sungguh amat baik segala sesuatu yang Allah ciptakan! Alkitab
Bahasa Indonesia Sehari-hari mengatakan bahwa Allah memandang segala
sesuatu yang telah dibuat-Nya itu, dan Ia sangat senang. Jika Allah
menganggap segala sesuatu yang Dia ciptakan sungguh amat baik, sudah
selayaknya apabila kita setuju dengan Dia. Kita juga patut
bergembira karena Allah juga bergembira dengan semua karya-Nya.



Bagaimana dengan kita? Apakah kita sudah mengucap syukur dan merasa
senang dengan apa yang Allah perbuat bagi kita? Apakah kita bisa
melihat sisi terbaik dari setiap kesusahan yang menimpa kita? Allah
tidak pernah salah. Dia menciptakan segala sesuatu yang baik untuk
alam ini; Dia juga menyediakan segala sesuatu yang baik untuk hidup
kita pada saat ini, pada masa yang akan datang, bahkan sampai pada
kekekalan. --Widodo Surya Putra

MENYAKSIKAN KEINDAHAN CIPTAAN ALLAH MENEGUHKAN
BAHWA DIA SENANTIASA MENYEDIAKAN YANG TERBAIK BAGI KITA.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/08/01/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/08/01/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Kejadian+1:1-31

Kejadian 1:1-31

1 Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.
2 Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera
raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.
3 Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi.
4 Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah
terang itu dari gelap.
5 Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah
petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama.
6 Berfirmanlah Allah: "Jadilah cakrawala di tengah segala air
untuk memisahkan air dari air."
7 Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada
di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah
demikian.
8 Lalu Allah menamai cakrawala itu langit. Jadilah petang dan
jadilah pagi, itulah hari kedua.
9 Berfirmanlah Allah: "Hendaklah segala air yang di bawah langit
berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering." Dan
jadilah demikian.
10 Lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan air itu
dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
11 Berfirmanlah Allah: "Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas
muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon
buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada
tumbuh-tumbuhan di bumi." Dan jadilah demikian.
12 Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis
tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang
menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu
baik.
13 Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari ketiga.
14 Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala
untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang
itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan
hari-hari dan tahun-tahun,
15 dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu
menerangi bumi." Dan jadilah demikian.
16 Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni
yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil
untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang.
17 Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi,
18 dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang
dari gelap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
19 Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keempat.
20 Berfirmanlah Allah: "Hendaklah dalam air berkeriapan makhluk
yang hidup, dan hendaklah burung beterbangan di atas bumi
melintasi cakrawala."
21 Maka Allah menciptakan binatang-binatang laut yang besar dan
segala jenis makhluk hidup yang bergerak, yang berkeriapan dalam
air, dan segala jenis burung yang bersayap. Allah melihat bahwa
semuanya itu baik.
22 Lalu Allah memberkati semuanya itu, firman-Nya:
"Berkembangbiaklah dan bertambah banyaklah serta penuhilah air
dalam laut, dan hendaklah burung-burung di bumi bertambah
banyak."
23 Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kelima.
24 Berfirmanlah Allah: "Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis
makhluk yang hidup, ternak dan binatang melata dan segala jenis
binatang liar." Dan jadilah demikian.
25 Allah menjadikan segala jenis binatang liar dan segala jenis
ternak dan segala jenis binatang melata di muka bumi. Allah
melihat bahwa semuanya itu baik.
26 Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut
gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di
laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh
bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."
27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut
gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan
diciptakan-Nya mereka.
28 Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka:
"Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan
taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan
burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di
bumi."
29 Berfirmanlah Allah: "Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala
tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala
pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi
makananmu.
30 Tetapi kepada segala binatang di bumi dan segala burung di udara
dan segala yang merayap di bumi, yang bernyawa, Kuberikan segala
tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya." Dan jadilah demikian.
31 Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat
baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Yesaya+1-4
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yesaya+1-4


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Tuesday, July 30, 2013

(e-RH) Juli 31 -- SIAP HIDUP, SIAP MATI

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 31 Juli 2013
Bacaan : Filipi 1:12-26
Setahun: Kidung Agung 5-8
Nats: Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.
(Filipi 1:21)

Judul:

SIAP HIDUP, SIAP MATI

Orang-orang yang serius menjalani hidup akan senang dengan pepatah
ini, "Hiduplah hari ini seolah-olah engkau akan mati esok hari."
Sementara orang-orang yang sudah putus asa menghadapi hidupnya akan
beralih pada pemikiran ini, "Bersenang-senanglah hari ini karena
besok mungkin engkau sudah tidak ada lagi." Dua pandangan ini
sebenarnya sama-sama menitikberatkan pentingnya hidup daripada mati.



Paulus punya cara pandang yang unik dalam melihat hidupnya. Baginya
hidup dan mati sama-sama penting. Apa buktinya? Ia hidup untuk
bersukacita menyaksikan pertumbuhan iman jemaat Filipi yang ia
layani (ay. 3-11) dan rela menderita demi memberitakan Injil (ay.
12-17). Mengapa Paulus dapat menjalani hidupnya dengan sukacita
meski menderita? Kuncinya adalah Kristus. Kristus memberikan makna
baru baik pada kehidupan maupun kematian. Paulus menekankan bahwa
bila ia hidup, ia ingin terus melayani dan berbuah bagi Kristus.
Sebaliknya, apabila ia mati, ia memandangnya sebagai suatu
keuntungan karena hal itu berarti ia berbahagia hidup bersama-sama
dengan Kristus (ay. 18-26).



Dunia akan menuntun kita untuk hanya mementingkan hidup. Tetapi,
Kristus telah mati dan bangkit agar kita mendapatkan jaminan hidup
kekal setelah kita meninggalkan dunia ini kelak. Hidup seperti
apakah yang kita hidupi saat ini? Sudahkah Kristus menjadi pusat
hidup kita? Sudahkah kita merindukan hidup bahagia dalam kekekalan
bersama Kristus kelak? --Eunike Agustin Butarbutar

KUALITAS HIDUP KITA DI DUNIA DITENTUKAN
OLEH KERINDUAN KITA AKAN TUHAN

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/07/31/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/07/31/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Filipi+1:12-26

Filipi 1:12-26

12 Aku menghendaki, saudara-saudara, supaya kamu tahu, bahwa apa
yang terjadi atasku ini justru telah menyebabkan kemajuan Injil,
13 sehingga telah jelas bagi seluruh istana dan semua orang lain,
bahwa aku dipenjarakan karena Kristus.
14 Dan kebanyakan saudara dalam Tuhan telah beroleh kepercayaan
karena pemenjaraanku untuk bertambah berani berkata-kata tentang
firman Allah dengan tidak takut.
15 Ada orang yang memberitakan Kristus karena dengki dan
perselisihan, tetapi ada pula yang memberitakan-Nya dengan
maksud baik.
16 Mereka ini memberitakan Kristus karena kasih, sebab mereka tahu,
bahwa aku ada di sini untuk membela Injil,
17 tetapi yang lain karena kepentingan sendiri dan dengan maksud
yang tidak ikhlas, sangkanya dengan demikian mereka memperberat
bebanku dalam penjara.
18 Tetapi tidak mengapa, sebab bagaimanapun juga, Kristus
diberitakan, baik dengan maksud palsu maupun dengan jujur.
Tentang hal itu aku bersukacita. Dan aku akan tetap bersukacita,
19 karena aku tahu, bahwa kesudahan semuanya ini ialah
keselamatanku oleh doamu dan pertolongan Roh Yesus Kristus.
20 Sebab yang sangat kurindukan dan kuharapkan ialah bahwa aku
dalam segala hal tidak akan beroleh malu, melainkan seperti
sediakala, demikianpun sekarang, Kristus dengan nyata dimuliakan
di dalam tubuhku, baik oleh hidupku, maupun oleh matiku.
21 Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.
22 Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku
bekerja memberi buah. Jadi mana yang harus kupilih, aku tidak
tahu.
23 Aku didesak dari dua pihak: aku ingin pergi dan diam
bersama-sama dengan Kristus--itu memang jauh lebih baik;
24 tetapi lebih perlu untuk tinggal di dunia ini karena kamu.
25 Dan dalam keyakinan ini tahulah aku: aku akan tinggal dan akan
bersama-sama lagi dengan kamu sekalian supaya kamu makin maju
dan bersukacita dalam iman,
26 sehingga kemegahanmu dalam Kristus Yesus makin bertambah karena
aku, apabila aku kembali kepada kamu.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Kidung+Agung+5-8
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Kidung+Agung+5-8


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Monday, July 29, 2013

(e-RH) Juli 30 -- TAK PERLU MEMBALAS

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 30 Juli 2013
Bacaan : Yeremia 11:18-23
Setahun: Kidung Agung 1-4
Nats: Tetapi, TUHAN semesta alam, yang menghakimi dengan adil, yang
menguji batin dan hati, biarlah aku melihat pembalasan-Mu
terhadap mereka, sebab kepada-Mulah kuserahkan perkaraku.
(Yeremia 11:20)

Judul:

TAK PERLU MEMBALAS

Di tengah kesulitan karena tidak ada yang memercayai
pemberitaannya, Yeremia senantiasa taat kepada firman Tuhan. Dalam
bagian ini, ia diutus untuk menyampaikan firman kepada bangsa Yehuda
dan penduduk Yerusalem. Meskipun nubuatannya keras, ia menginginkan
bangsanya bertobat dan berbalik kepada Allah.



Sayangnya, harapannya tidak menjadi kenyataan. Firman yang ia
sampaikan menimbulkan sakit hati bagi banyak kelompok yang
menentangnya. Kelompok penentang ini menyusun rencana dan mengancam
untuk membunuh Yeremia. Mendapatkan ancaman seperti itu, Yeremia
tentu dapat kecewa, sakit hati, dan berusaha membalas. Namun, ia
tidak membiarkan hatinya terpengaruh. Ia meneguhkan hati dan dan
menyerahkan segala perkaranya kepada Tuhan yang sanggup membelanya.



Ketika kita belajar untuk hidup dalam kebenaran firman-Nya, masalah
dan tantangan dapat menerpa kita, menimbulkan kekecewaan dan sakit
hati. Tentu saja, kita tidak perlu membiarkan persoalan tersebut
tetap bercokol di dalam hati kita, mencemari hati kita. Kita dapat
mengikuti jejak Yeremia, yang tidak mengizinkan rasa kecewa dan
sakit hati mengotori hatinya. Ia tahu Tuhan menghakimi dengan adil
serta menguji batin dan hati. Untuk menjaga hati kita tetap bersih,
kita perlu menyerahkan segala perkara ke dalam tangan Tuhan dan
menyerahkan pembalasan kepada-Nya, yang berhak menjalankannya. Hati
kita akan tenang dan damai sejahtera ketika kita menolak untuk
membalas perlakuan buruk yang kita alami. --Yusak Budi Santosa

KEBENCIAN AKAN BERHENTI KETIKA TUNTUTANNYA
UNTUK MEMBALAS DENDAM TIDAK DITURUTI

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/07/30/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/07/30/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Yeremia+11:18-23

Yeremia 11:18-23

18 TUHAN memberitahukan hal itu kepadaku, maka aku mengetahuinya;
pada waktu itu Engkau, TUHAN, memperlihatkan perbuatan mereka
kepadaku.
19 Tetapi aku dulu seperti anak domba jinak yang dibawa untuk
disembelih, aku tidak tahu bahwa mereka mengadakan persepakatan
jahat terhadap aku: "Marilah kita binasakan pohon ini dengan
buah-buahnya! Marilah kita melenyapkannya dari negeri
orang-orang yang hidup, sehingga namanya tidak diingat orang
lagi!"
20 Tetapi, TUHAN semesta alam, yang menghakimi dengan adil, yang
menguji batin dan hati, biarlah aku melihat pembalasan-Mu
terhadap mereka, sebab kepada-Mulah kuserahkan perkaraku.
21 Sebab itu beginilah firman TUHAN tentang orang-orang Anatot yang
ingin mencabut nyawaku dengan mengatakan: "Janganlah bernubuat
demi nama TUHAN, supaya jangan engkau mati oleh tangan kami!" --
22 Sebab itu beginilah firman TUHAN semesta alam: "Sesungguhnya,
Aku akan menghukum mereka: pemuda-pemuda mereka akan mati oleh
pedang, anak-anak mereka yang laki-laki dan perempuan akan habis
mati kelaparan;
23 tidak ada yang tinggal hidup di antara mereka, sebab Aku akan
mendatangkan malapetaka kepada orang-orang Anatot pada tahun
hukuman mereka."

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Kidung+Agung+1-4
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Kidung+Agung+1-4


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Online Shopping For Mobile In India

24x7shoponline.com is one of Lowest Price Online Mobile shop in India where you can do Online Shopping for your mobile with trusted online payment.

On 24x7shoponline.com you can buy Mobiles Phone, Computers, Tablets Pc, Home Appliances and many more.

Inline image 1

It is very big online shopping store and its in market since 2010.


Sunday, July 28, 2013

Buy Facebook Vouchers For New Account

DLL Incorporation provides Facebook Voucher of 50$  and 100$ Facebook Voucher on very affordable price.

For price inquiry call +91-9136075049 / 8586875020 Skype – speakmeme
email bestboydelhi@gmail.com

We accept Bank Deposit , Net banking , Perfectmoney and Paypal Payments.

More details visit http://speakmeme.com/services/facebook-vouchers/ 

 

(e-RH) Juli 29 -- BERPERAN DENGAN TEPAT

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 29 Juli 2013
Bacaan : 1 Korintus 12:12-31
Setahun: Pengkotbah 9-12
Nats: Memang ada banyak anggota, tetapi hanya satu tubuh. (1 Korintus
12:20)

Judul:

BERPERAN DENGAN TEPAT

Apa yang membuat puzzle dapat menjadi sebuah gambar? Ketika
potongan-potongan gambar yang ada disusun sesuai dengan posisinya.
Jika potongan itu berserakan, yang terlihat adalah gambar yang
berantakan dan tak jelas. Menampatkan potongan pada posisi yang
tepat membut gambar menjadi jelas dan indah.



Alkitab berkata bahwa di dalam gereja kita memiliki bagian kita
masing-masing, kita memiliki peran yang unik. Kita memiliki talenta
yang Tuhan berikan secara khusus. Menjadi masalah jika kita tidak
menempatkan diri pada posisi yang tepat. Sekecil apa pun talenta
yang kita miliki, jika kita memerankannya secara optimal, kita akan
menampilkan gambar Yesus yang jelas bagi dunia.



Dunia perlu melihat Yesus dengan jelas. Caranya bukan dengan
memiliki gedung yang besar. Kalau itu tolok ukurnya, banyak
perusahaan bisnis yang memiliki gedung menjulang. Juga bukan
mukjizat dan tanda karena dukun-dukun pun bisa melakukannya. Lalu
apa? Ketika orang percaya bersatu di dalam kasih, memerankan
bagiannya tanpa berbantah-bantahan, di situlah dunia melihat bahwa
kita adalah murid-murid-Nya.



Kita perlu merenungkan, apakah kita sudah berperan secara optimal
sebagai murid-Nya? Apakah kita sudah melayani satu sama lain, atau
justru saling mendengki dan iri hati? Tak perlu iri dengan teman
pelayanan yang lebih tenar, tak perlu minder karena pelayanan yang
kita lakukan sepertinya pelayanan yang kecil dan tak terkenal.
Ingat, meskipun kecil, peran kita dapat memancarkan wajah Yesus.
--Hendro Saputro

BERPERAN DENGAN TEPAT AKAN MEMANCARKAN WAJAH YESUS

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/07/29/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/07/29/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?1+Korintus+12:12-31

1 Korintus 12:12-31

12 Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya
banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu
tubuh, demikian pula Kristus.
13 Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang
Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi
satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh.
14 Karena tubuh juga tidak terdiri dari satu anggota, tetapi atas
banyak anggota.
15 Andaikata kaki berkata: "Karena aku bukan tangan, aku tidak
termasuk tubuh", jadi benarkah ia tidak termasuk tubuh?
16 Dan andaikata telinga berkata: "Karena aku bukan mata, aku tidak
termasuk tubuh", jadi benarkah ia tidak termasuk tubuh?
17 Andaikata tubuh seluruhnya adalah mata, di manakah pendengaran?
Andaikata seluruhnya adalah telinga, di manakah penciuman?
18 Tetapi Allah telah memberikan kepada anggota, masing-masing
secara khusus, suatu tempat pada tubuh, seperti yang
dikehendaki-Nya.
19 Andaikata semuanya adalah satu anggota, di manakah tubuh?
20 Memang ada banyak anggota, tetapi hanya satu tubuh.
21 Jadi mata tidak dapat berkata kepada tangan: "Aku tidak
membutuhkan engkau." Dan kepala tidak dapat berkata kepada kaki:
"Aku tidak membutuhkan engkau."
22 Malahan justru anggota-anggota tubuh yang nampaknya paling
lemah, yang paling dibutuhkan.
23 Dan kepada anggota-anggota tubuh yang menurut pemandangan kita
kurang terhormat, kita berikan penghormatan khusus. Dan terhadap
anggota-anggota kita yang tidak elok, kita berikan perhatian
khusus.
24 Hal itu tidak dibutuhkan oleh anggota-anggota kita yang elok.
Allah telah menyusun tubuh kita begitu rupa, sehingga kepada
anggota-anggota yang tidak mulia diberikan penghormatan khusus,
25 supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh, tetapi supaya
anggota-anggota yang berbeda itu saling memperhatikan.
26 Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut
menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut
bersukacita.
27 Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah
anggotanya.
28 Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat: pertama
sebagai rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar.
Selanjutnya mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan
mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin, dan
untuk berkata-kata dalam bahasa roh.
29 Adakah mereka semua rasul, atau nabi, atau pengajar? Adakah
mereka semua mendapat karunia untuk mengadakan mujizat,
30 atau untuk menyembuhkan, atau untuk berkata-kata dalam bahasa
roh[1:28664], atau untuk menafsirkan bahasa roh?
31 Jadi berusahalah untuk memperoleh karunia-karunia yang paling
utama. Dan aku menunjukkan kepadamu jalan yang lebih utama lagi.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Pengkotbah+9-12
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Pengkotbah+9-12


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Saturday, July 27, 2013

(e-RH) Juli 28 -- KESABARAN SULLIVAN

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 28 Juli 2013
Bacaan : 1 Korintus 13:4-13
Setahun: Pengkotbah 5-8
Nats: Kasih itu sabar (1 Korintus 13:4)

Judul:

KESABARAN SULLIVAN

Kesabaran Anne Sullivan membuahkan perubahan dalam hidup Helen
Keller. Bukan hal yang mudah membimbing seorang anak buta dan tuli
yang sulit diatur. Film The Miracle Worker memperlihatkan betapa
sulitnya menangani Helen kecil. Tidak ada yang berani menegur atau
memarahinya jika ia melakukan kesalahan. Untuk meredam kemarahan
Helen, ibunya malah memberinya permen.



Nona Sullivan muncul sebagai guru Helen. Perlu kerja keras dan
kesabaran untuk mengajari Helen kata-kata dan sopan-santun. Sullivan
tidak menyerah. Ia sangat mengasihi Helen dan ingin muridnya itu
berubah. Berkat dukungan keluarga Helen, yang semula sempat menolak
cara Sullivan, ia berhasil mengajari Helen berkomunikasi. Ia terus
mendampingi Helen seumur hidupnya. Helen nantinya lulus dari
Radcliffe College dengan gelar kehormatan dan menjadi penulis,
aktivis politik, dan dosen.



Sering kita cepat menyerah ketika melihat orang yang kita kasihi
bertingkah seenaknya. Kita menjauh dan tidak memedulikannya lagi.
Paulus menunjukkan bahwa salah satu aspek dari kasih adalah
kesabaran. Arti dari kata sabar ini adalah tidak lekas marah, tidak
lekas putus asa, tabah, dan tetap tenang.



Kita pasti berhadapan dengan banyak hal yang bertentangan dengan
harapan kita. Allah akan mempertemukan kita dengan orang yang, untuk
menghadapinya, menuntut kesabaran kita. Jika kita tidak cepat
menyerah, kondisi tersebut merupakan kesempatan yang bagus untuk
melatih kesabaran kita. Mintalah kekuatan dari Tuhan, sumber
kesabaran kita. --Istiasih

ORANG SABAR TIDAK MELARIKAN DIRI SAAT ADA TANTANGAN,
MELAINKAN MENGGUNAKANNYA SEBAGAI KESEMPATAN MELATIH DIRI

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/07/28/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/07/28/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?1+Korintus+13:4-13

1 Korintus 13:4-13

4 Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia
tidak memegahkan diri dan tidak sombong.
5 Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan
diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan
orang lain.
6 Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena
kebenaran.
7 Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan
segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.
8 Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan
berhenti; pengetahuan akan lenyap.
9 Sebab pengetahuan kita tidak lengkap dan nubuat kita tidak
sempurna.
10 Tetapi jika yang sempurna tiba, maka yang tidak sempurna itu
akan lenyap.
11 Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak,
aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti
kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku
meninggalkan sifat kanak-kanak itu.
12 Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang
samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka.
Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti
aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal.
13 Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan
kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Pengkotbah+5-8
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Pengkotbah+5-8


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Friday, July 26, 2013

(e-RH) Juli 27 -- KELELUASAAN TUHAN

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 27 Juli 2013
Bacaan : Yesaya 55:6-9
Setahun: Pengkotbah 1-4
Nats: ... jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. (Yesaya
55:8)

Judul:

KELELUASAAN TUHAN

Pada awal tahun 2008, suami saya, John, dinyatakan mengidap kanker
kelenjar getah bening stadium IIIB. Banyak doa dinaikkan untuk
kesembuhannya. Kami yakin bahwa Tuhan berkuasa melakukan hal yang
mustahil menurut ukuran manusia. Firman-Nya meneguhkan iman kami.
Setelah menjalani serangkaian kemoterapi, keadaan John semakin buruk
dan penderitaannya bertambah parah. Pada 1 Juni 2008, dengan cara
yang sungguh indah, ia meninggalkan dunia selamanya untuk memasuki
kekekalan bersama Yesus. Meskipun permohonan agar John dipulihkan
tak dikabulkan, kami percaya bahwa Tuhan telah mengaruniakan yang
terbaik.



Rencana Tuhan tidak sama dengan rencana manusia (ay. 8). Begitu pula
cara-Nya, sangat berbeda dari cara kita. Pengetahuan dan
kebijaksanaan-Nya jauh lebih besar, bagaikan jarak langit dari bumi
(ay. 9). Bagaimana mungkin kita menuntut agar Tuhan mencocokkan
agenda-Nya dengan agenda kita? Kita hanya mampu melihat sejauh mata
memandang. Tidak tahu apa yang menanti sesudah belokan. Kita
memiliki keterbatasan, sedangkan Tuhan tak terbatas. Mengapa kita
tidak menyerahkan diri dan segala masalah kepada Dia?



Memang, tak selalu doa kita dijawab oleh Tuhan sesuai dengan harapan
kita. Wewenang Tuhanlah untuk memberikan atau tidak memberikan yang
kita pinta. Doa kita seyogyanya, "Jadilah kehendak-Mu, ya Bapa."
Dengan demikian, kita mempersilakan Tuhan bertindak dengan leluasa,
bukannya memaksakan keinginan kita sendiri. --Wieke Suryantara

APABILA KITA MENYESUAIKAN DIRI DENGAN RANCANGAN TUHAN,
DAMAI SEJAHTERA AKAN MELIPUTI HATI KITA.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/07/27/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/07/27/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Yesaya+55:6-9

Yesaya 55:6-9

6 Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya
selama Ia dekat!
7 Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat
meninggalkan rancangannya; baiklah ia kembali kepada TUHAN, maka
Dia akan mengasihaninya, dan kepada Allah kita, sebab Ia memberi
pengampunan dengan limpahnya.
8 Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah
jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN.
9 Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya
jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Pengkotbah+1-4
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Pengkotbah+1-4


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Thursday, July 25, 2013

(e-RH) Juli 26 -- SIAPAKAH TUAN KITA?

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 26 Juli 2013
Bacaan : Kolose 3:23-4:6
Setahun: Amsal 28-31
Nats: Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu
seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. (Kolose 3:23)

Judul:

SIAPAKAH TUAN KITA?

Dalam beberapa kesempatan ada beberapa teman yang bercerita
tentang sikap atasan mereka di kantor, yang tidak pernah memberikan
apresiasi atas apa yang mereka lakukan. Tidak sedikit di antara
mereka yang marah dan kecewa. Tak ayal mereka melakukan tugas-tugas
dan pekerjaan dengan tidak sepenuh hati dan terkesan asal-asalan.
Begitulah. Tiadanya pengakuan dan penghargaan yang sepadan berakibat
pada menurunnya kualitas dan produktivitas kerja.



Apakah sikap semacam itu juga patut dilakukan oleh orang percaya?
Firman Tuhan berkata bahwa apa pun yang kita lakukan, kita harus
melakukannya seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Tuhanlah
yang harus menjadi pusat dan Tuan dari segala sesuatu yang kita
lakukan. Karena itu, kita harus bekerja demi menyenangkan Tuhan.
Kalau pun kita mendapat penghargaan atas apa yang kita lakukan dari
manusia, anggaplah itu sekadar sebagai bonus. Tetapi, janganlah hal
itu yang menjadi motivasi utama kita dalam bekerja. Sebab bila kita
tidak mendapatkannya, kekecewaanlah yang akan memenuhi hati.



Jadi, apa pun pekerjaan kita, lakukanlah dengan sepenuh hati untuk
menyenangkan Tuhan. Sebab penghargaan dari manusia bukanlah
penghargaan utama. Pada akhirnya Tuhan akan memberikan bagian yang
telah ditentukan-Nya untuk kita. Dia menghargai orang yang selalu
memberi yang terbaik dalam segala keadaan dan situasi. Dan yang
dapat melakukannya hanyalah orang-orang yang menjadikan Tuhan
sebagai tuan atas pekerjaannya. --Piter Randan Bua

APA PUN PEKERJAAN KITA. LAKUKANLAH DENGAN BAIK
SEBAGAI WUJUD KASIH, PENYEMBAHAN, DAN PENGABDIAN KEPADA TUHAN.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/07/26/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/07/26/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Kolose+3:+23-4:6

Kolose 3: 23-4:6

23 Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu
seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.
24 Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang
ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah tuan dan kamu
hamba-Nya.
25 Barangsiapa berbuat kesalahan, ia akan menanggung kesalahannya
itu, karena Tuhan tidak memandang orang.
1 Hai tuan-tuan, berlakulah adil dan jujur terhadap hambamu;
ingatlah, kamu juga mempunyai tuan di sorga.
2 Bertekunlah dalam doa dan dalam pada itu berjaga-jagalah sambil
mengucap syukur.
3 Berdoa jugalah untuk kami, supaya Allah membuka pintu untuk
pemberitaan kami, sehingga kami dapat berbicara tentang rahasia
Kristus, yang karenanya aku dipenjarakan.
4 Dengan demikian aku dapat menyatakannya, sebagaimana seharusnya.
5 Hiduplah dengan penuh hikmat terhadap orang-orang luar,
pergunakanlah waktu yang ada.
6 Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar,
sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada
setiap orang.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Amsal+28-31
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Amsal+28-31


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Wednesday, July 24, 2013

(e-RH) Juli 25 -- ANUGERAH KESELAMATAN

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 25 Juli 2013
Bacaan : Efesus 2:1-10
Setahun: Amsal 24-27
Nats: Sebab karena anugerah kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan
hasil usahamu, tetapi pemberian Allah... (Efesus 2:8)

Judul:

ANUGERAH KESELAMATAN

Suatu ketika diadakan operasi katarak gratis oleh beberapa gereja
yang bekerja sama dengan beberapa lembaga dari daerah setempat.
Selain operasi, para pasien juga mendapatkan ongkos transportasi.
Uniknya, banyak pasien yang tidak percaya bahwa operasi katarak ini
benar-benar gratis. Mereka bertanya apakah ada syarat-syarat lain
yang harus dipenuhi, termasuk apakah mereka harus membayar sejumlah
uang sekadar sebagai uang lelah bagi para relawan yang terlibat
dalam acara tersebut.



Tanggapan yang hampir sama dapat ditemukan berkaitan dengan anugerah
keselamatan, yang dianugerahkan melalui pengurbanan Kristus di kayu
salib. Kita hanya perlu memercayainya. Percaya atau beriman berarti
sepakat bahwa kita tidak dapat mengatasi dosa dengan kekuatan
sendiri, melainkan cukup dengan menerima penebusan Yesus yang
sempurna. Hanya itu. Kita tidak perlu berusaha "membayar"
penebusan-Nya itu dengan perbuatan baik atau membayar sejumlah uang.
Penebusan-Nya sudah cukup untuk menyelamatkan kita: melepaskan kita
dari kuasa dosa dan memberi kita kehidupan baru bersama dengan Dia.
Karena keselamatan merupakan pemberian, kita tidak dapat
menyombongkannya, namun kita dapat merayakannya.



Bagaimana dengan kita? Semoga kita tidak termasuk kelompok yang
berusaha menambahkan anugerah keselamatan dengan perbuatan tertentu.
Kita hanya perlu menerima anugerah Allah dengan rasa syukur, lalu
menanggapinya dengan menjalani hidup baru yang dikaruniakan-Nya. Ini
pun oleh anugerah-Nya. --Widodo Surya Putra

YESUS SUDAH MELUNASI HARGA UNTUK KESELAMATAN MANUSIA;
TIDAK ADA SISA UTANG SEDIKIT PUN YANG MASIH HARUS KITA BAYAR.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/07/25/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/07/25/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Efesus+2:1-10

Efesus 2:1-10

1 Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan
dosa-dosamu.
2 Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini,
karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang
sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka.
3 Sebenarnya dahulu kami semua juga terhitung di antara mereka,
ketika kami hidup di dalam hawa nafsu daging dan menuruti
kehendak daging dan pikiran kami yang jahat. Pada dasarnya kami
adalah orang-orang yang harus dimurkai, sama seperti mereka yang
lain.
4 Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang
besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita,
5 telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun
kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita--oleh kasih
karunia kamu diselamatkan--
6 dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan
memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga,
7 supaya pada masa yang akan datang Ia menunjukkan kepada kita
kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah-limpah sesuai dengan
kebaikan-Nya terhadap kita dalam Kristus Yesus.
8 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu
bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,
9 itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan
diri.
10 Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus
untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah
sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Amsal+24-27
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Amsal+24-27


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Tuesday, July 23, 2013

(e-RH) Juli 24 -- PERTEMUAN YANG MENGUBAHKAN

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 24 Juli 2013
Bacaan : Markus 2:13-17
Setahun: Amsal 20-23
Nats: Kemudian ketika Ia lewat di situ, Ia melihat Lewi anak Alfeus
duduk di tempat pemungutan cukai lalu Ia berkata kepadanya,
"Ikutlah Aku!" Lewi pun bangkit lalu mengikuti Dia. (Markus
2:14)

Judul:

PERTEMUAN YANG MENGUBAHKAN

Teman saya hampir setahun menganggur setelah meraih gelar Sarjana
Sipil. Ia sudah berusaha mencari perkerjaan, namun selalu gagal.
Suatu hari ketika berjalan-jalan di mal, ia bertemu dengan teman SMP
yang telah bekerja dengan posisi tinggi di Jakarta. Paham akan
kesulitan teman saya, ia pun menawarkan pekerjaan di perusahaan yang
membutuhkan sarjana sipil. Hidup teman saya berubah!



Lewi mengalami perubahan hidup yang lain lagi. Biasanya ia berkutat
dengan pekerjaannya sebagai pemungut cukai. Hari itu jadi berbeda
karena perjumpaan dengan Yesus, yang baru mengajar di pantai
Galilea. Ketika meninggalkan tempat itu, Yesus melihat Lewi, sosok
yang dibenci banyak orang itu. Namun, Yesus menghampirinya dan
berkata, "Ikutlah Aku!" (ay. 14). Luar biasa! Pertemuan yang tidak
terduga itu serta-merta membuat hidup Lewi berubah. Ya, saat itu
juga, berdirilah Lewi, lalu mengikuti Dia (ay. 14b). Ia meninggalkan
pekerjaannya, kekayaannya, dan menjadi murid Kristus! Hidupnya
berubah.



Tuhan dapat menjumpai kita pada saat-saat yang tidak pernah kita
bayangkan sebelumnya. Dia dapat memakai orang, keadaan, atau
peristiwa tak terduga untuk "menjumpai" kita. Tuhan selalu turut
berkarya di balik semua kisah hidup, peristiwa hidup, dan perjumpaan
dengan sesama -- untuk pada akhirnya mendatangkan kebaikan bagi
kita. Tidak ada yang kebetulan dari setiap perjumpaan kita dan Tuhan
dapat menggunakannya untuk mengubah jalan hidup kita -- kalau perlu,
saat itu juga! --Samuel Yudi Susanto

YANG MENGUBAHKAN BUKANLAH PERJUMPAANNYA ITU SENDIRI,
MELAINKAN TUHAN YANG ADA DI BALIK PERJUMPAAN ITU

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/07/24/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/07/24/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Markus+2:13-17

Markus 2:13-17

13 Sesudah itu Yesus pergi lagi ke pantai danau, dan seluruh orang
banyak datang kepada-Nya, lalu Ia mengajar mereka.
14 Kemudian ketika Ia berjalan lewat di situ, Ia melihat Lewi anak
Alfeus duduk di rumah cukai lalu Ia berkata kepadanya: "Ikutlah
Aku!" Maka berdirilah Lewi lalu mengikuti Dia.
15 Kemudian ketika Yesus makan di rumah orang itu, banyak pemungut
cukai dan orang berdosa makan bersama-sama dengan Dia dan
murid-murid-Nya, sebab banyak orang yang mengikuti Dia.
16 Pada waktu ahli-ahli Taurat dari golongan Farisi melihat, bahwa
Ia makan dengan pemungut cukai dan orang berdosa itu, berkatalah
mereka kepada murid-murid-Nya: "Mengapa Ia makan bersama-sama
dengan pemungut cukai dan orang berdosa?"
17 Yesus mendengarnya dan berkata kepada mereka: "Bukan orang sehat
yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan
untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa."

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Amsal+20-23
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Amsal+20-23


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Monday, July 22, 2013

(e-RH) Juli 23 -- AJARAN YANG PATUT

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 23 Juli 2013
Bacaan : Amsal 22:1-6
Setahun: Amsal 15-19
Nats: Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada
masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.
(Amsal 22:6)

Judul:

AJARAN YANG PATUT

Perilaku anak zaman sekarang semakin mengkhawatirkan. Menurut
catatan Komisi Nasional Perlindungan Anak, sepanjang Januari-Juni
2012 ada 139 anak terlibat kasus kejahatan, mulai dari pencurian,
penculikan, sampai pembunuhan! Semakin tingginya angka kejahatan
anak diperkirakan berbanding lurus dengan kurangnya didikan baik
yang diterima anak dari orangtuanya.



Perilaku seorang anak biasanya menunjukkan kualitas didikan yang ia
dapatkan. Ketidakpedulian akan sesama, pemberontakan terhadap
otoritas dan peraturan, sampai tindakan kejahatan biasanya bermula
dari kegagalan orangtua dalam mendidik anak. Seperti dikatakan dalam
nas hari ini, "Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya,
maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan
itu." Dalam Alkitab BIS, frasa "jalan yang patut baginya"
diterjemahkan sebagai "cara hidup yang patut baginya". Ironisnya,
ada banyak orangtua mengajarkan cara hidup yang tidak patut dan
tidak sesuai dengan kebenaran firman Tuhan. Pengajaran cara hidup
yang diserap anak melalui apa yang mereka dengar atau mereka lihat
dari kehidupan orangtua, entah baik entah buruk, berpengaruh bagi
perkembangan anak pada masa depan.



Didikan terhadap anak merupakan perkara yang penting. Ilham ilahi
yang disampaikan melalui Salomo kiranya mendorong kita untuk
sungguh-sungguh mencermati hal ini. Kita yang telah menjadi orang
tua dipanggil untuk menanamkan benih kebajikan dalam hidup anak-anak
kita sejak dini. --Widodo Surya Putra



e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/07/23/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/07/23/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Amsal+22:1-6

Amsal 22:1-6

1 Nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi
orang lebih baik dari pada perak dan emas.
2 Orang kaya dan orang miskin bertemu; yang membuat mereka semua
ialah TUHAN.
3 Kalau orang bijak melihat malapetaka, bersembunyilah ia, tetapi
orang yang tak berpengalaman berjalan terus, lalu kena celaka.
4 Ganjaran kerendahan hati dan takut akan TUHAN adalah kekayaan,
kehormatan dan kehidupan.
5 Duri dan perangkap ada di jalan orang yang serong hatinya; siapa
ingin memelihara diri menjauhi orang itu.
6 Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada
masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Amsal+15-19
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Amsal+15-19


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Sunday, July 21, 2013

(e-RH) Juli 22 -- KEBENARAN VS MAYORITAS

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 22 Juli 2013
Bacaan : Yeremia 20:1-6
Setahun: Amsal 11-14
Nats: Sebab setiap kali aku berbicara, terpaksa aku berteriak,
terpaksa berseru: "Kelaliman! Aniaya!" Sebab firman TUHAN telah
menjadi cela dan cemooh bagiku, sepanjang hari. (Yeremia 20:8)

Judul:

KEBENARAN VS MAYORITAS

Yeremia melayani di tengah situasi yang sulit. Pada saat usianya
masih muda, ia harus bernubuat bagi bangsa Yehuda yang dipimpin oleh
para imam dan nabi senior serta raja. Yang lebih menyulitkan, pesan
Tuhan yang harus disampaikannya berbeda dengan nubuat yang
disampaikan oleh kebanyakan nabi saat itu. Seorang diri melawan
mayoritas. Ia sangat tidak populer sebab menubuatkan kejatuhan
Yehuda dan runtuhnya Bait Allah, sedangkan mayoritas nabi dan imam
menubuatkan yang sebaliknya.



Tentu saja Yeremia menghadapi masalah besar. Tidak banyak orang
bersedia mendengarkan pesannya. Kebanyakan orang lebih mempercayai
mayoritas nabi senior daripada Yeremia. Untuk mempertahankan
kebenaran yang ia percayai, Yeremia harus menerima perlakuan yang
tidak menyenangkan: dipukul, dipasung, diejek, bahkan diancam akan
dibunuh. Tetapi, Yeremia tetap berpegang teguh pada keyakinannya
sebab ia tahu pesan itu berasal dari Tuhan walaupun tidak ada orang
yang berpihak padanya.



Di tengah dunia yang semakin pelik ini, kita perlu memiliki iman
seperti Yeremia. Terkadang kita sulit mengenali kebenaran karena
tertutup oleh pendapat mayoritas. Jika banyak orang di sekitar kita
melakukan hal yang salah, hal itu akan tampak sebagai sesuatu yang
benar; sebaliknya, orang yang melakukan kebenaran akan kelihatan
ganjil. Namun, seperti Yeremia peka akan suara Tuhan dan taat
kepada-Nya, kita perlu peka untuk mengenali suara kebenaran di
tengah keriuhan suara suara mayoritas. --Yusak Budi Santosa

MAYORITAS BELUM TENTU BENAR; BERPEGANGLAH PADA KEBENARAN
SEKALIPUN BERLAWANAN DENGAN MAYORITAS.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/07/22/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/07/22/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Yeremia+20:1-6

Yeremia 20:1-6

1 Pasyhur bin Imer, imam yang pada waktu itu menjabat kepala di
rumah TUHAN, mendengar Yeremia menubuatkan perkataan-perkataan
itu.
2 Lalu Pasyhur memukul nabi Yeremia dan memasungkan dia di pintu
gerbang Benyamin yang ada di atas rumah TUHAN.
3 Tetapi ketika Pasyhur keesokan harinya mengeluarkan Yeremia dari
pasungan itu, berkatalah Yeremia kepadanya: "TUHAN akan menyebut
namamu bukan Pasyhur, melainkan Kegentaran-dari-segala-jurusan.
4 Sebab beginilah firman TUHAN: Sesungguhnya, Aku akan membuat
engkau menjadi kegentaran bagimu sendiri dan bagi semua
sahabatmu; mereka akan rebah mati oleh pedang musuhnya di depan
matamu sendiri. Dan seluruh Yehuda akan Kuserahkan ke dalam
tangan raja Babel yang akan mengangkut mereka ke dalam
pembuangan ke Babel dan memukul mati mereka dengan pedang.
5 Juga harta benda kota ini, segala hasil jerih payahnya, segala
barangnya yang berharga dan segala barang perbendaharaan
raja-raja Yehuda akan Kuserahkan ke dalam tangan musuhnya, yang
akan menjarah, mengumpulkan dan membawa semuanya itu ke Babel.
6 Mengenai engkau, hai Pasyhur, dan semua orang yang diam di
rumahmu, kamu akan diangkut tertawan; engkau akan sampai ke
Babel dan akan mati di sana dan akan dikuburkan di sana: engkau
ini dengan semua sahabatmu yang kepadanya engkau telah bernubuat
palsu."

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Amsal+11-14
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Amsal+11-14


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Saturday, July 20, 2013

(e-RH) Juli 21 -- WALAU KEADAAN SULIT

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 21 Juli 2013
Bacaan : Mazmur 40
Setahun: Amsal 6-10
Nats: Berbahagialah orang, yang menaruh kepercayaannya pada TUHAN...
(Mazmur 40:5)

Judul:

WALAU KEADAAN SULIT

Saat ini keadaan begitu sulit dan kadang menakutkan. Banyak orang
sulit memenuhi kebutuhan sehari-hari dan keamanan diri pun terancam.
Orang tak segan menindas atau bahkan menghabisi nyawa sesamanya
hanya karena persoalan sepele. Tak ayal, ketika ada orang berbuat
baik, orang kadang berkomentar, "Masih ada orang seperti itu ya?"
Mereka heran karena sulit menemukan orang yang baik di tengah
masyarakat.



Dunia ini memberikan seribu alasan untuk mengeluh dan
bersungut-sungut, tetapi orang yang memercayai Allah akan tetap
bersyukur. Itulah yang dialami oleh pemazmur dalam keadaan yang
begitu sulit. Ia dikepung malapetaka dan kematian (ay. 13, 15),
serta sengsara dan miskin (ay. 18). Akan tetapi, ia memilih untuk
tetap memercayai Allah. Ia pun memperoleh kelegaan. Pertama, ia
diselamatkan dari kebinasaan yang mengepungnya (ay. 3a). Kedua, ia
dikuatkan dalam menghadapi masalah dan dituntun oleh Tuhan (ay. 3b).
Ketiga, Tuhan menaruh ucapan syukur dalam mulutnya (ay. 4a). Dan
keempat, kehidupannya memberikan dampak sosial yang baik sehingga
ada orang-orang yang datang kepada Tuhan (4b).



Dengan melihat teladan yang diberikan oleh pemazmur dalam menghadapi
persoalan hidupnya yang begitu sulit, kita juga dapat memilih untuk
memercayai Allah dalam keadaan apa pun. Allah pasti menolong,
menguatkan, dan memberikan hati yang tetap bersyukur kepada kita.
Kiranya orang lain melihat perbuatan Allah yang menakjubkan melaui
hidup kita sehingga mendorong mereka untuk datang memercayai Allah.
--Piter Randan Bua

KEYAKINAN AKAN KEMAHAKUASAAN ALLAH MEMAMPUKAN KITA
UNTUK TETAP PERCAYA PADA-NYA DALAM SEGALA KEADAAN.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/07/21/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/07/21/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Mazmur+40

Mazmur 40

1 Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. (40-2) Aku sangat
menanti-nantikan TUHAN; lalu Ia menjenguk kepadaku dan mendengar
teriakku minta tolong.
2 (40-3) Ia mengangkat aku dari lobang kebinasaan, dari lumpur
rawa; Ia menempatkan kakiku di atas bukit batu, menetapkan
langkahku,
3 (40-4) Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku untuk memuji
Allah kita. Banyak orang akan melihatnya dan menjadi takut, lalu
percaya kepada TUHAN.
4 (40-5) Berbahagialah orang, yang menaruh kepercayaannya pada
TUHAN, yang tidak berpaling kepada orang-orang yang angkuh, atau
kepada orang-orang yang telah menyimpang kepada kebohongan!
5 (40-6) Banyaklah yang telah Kaulakukan, ya TUHAN, Allahku,
perbuatan-Mu yang ajaib dan maksud-Mu untuk kami. Tidak ada yang
dapat disejajarkan dengan Engkau! Aku mau memberitakan dan
mengatakannya, tetapi terlalu besar jumlahnya untuk dihitung.
6 (40-7) Engkau tidak berkenan kepada korban sembelihan dan korban
sajian, tetapi Engkau telah membuka telingaku; korban bakaran
dan korban penghapus dosa tidak Engkau tuntut.
7 (40-8) Lalu aku berkata: "Sungguh, aku datang; dalam gulungan
kitab ada tertulis tentang aku;
8 (40-9) aku suka melakukan kehendak-Mu, ya Allahku; Taurat-Mu ada
dalam dadaku."
9 (40-10) Aku mengabarkan keadilan dalam jemaah yang besar; bahkan
tidak kutahan bibirku, Engkau juga yang tahu, ya TUHAN.
10 (40-11) Keadilan tidaklah kusembunyikan dalam hatiku,
kesetiaan-Mu dan keselamatan dari pada-Mu kubicarakan, kasih-Mu
dan kebenaran-Mu tidak kudiamkan kepada jemaah yang besar.
11 (40-12) Engkau, TUHAN, janganlah menahan rahmat-Mu dari padaku,
kasih-Mu dan kebenaran-Mu kiranya menjaga aku selalu!
12 (40-13) Sebab malapetaka mengepung aku sampai tidak terbilang
banyaknya. Aku telah terkejar oleh kesalahanku, sehingga aku
tidak sanggup melihat; lebih besar jumlahnya dari rambut di
kepalaku, sehingga hatiku menyerah.
13 (40-14) Berkenanlah kiranya Engkau, ya TUHAN, untuk melepaskan
aku; TUHAN, segeralah menolong aku!
14 (40-15) Biarlah mendapat malu dan tersipu-sipu mereka semua yang
ingin mencabut nyawaku; biarlah mundur dan kena noda mereka yang
mengingini kecelakaanku!
15 (40-16) Biarlah terdiam karena malu mereka yang mengatai aku:
"Syukur, syukur!"
16 (40-17) Biarlah bergembira dan bersukacita karena Engkau semua
orang yang mencari Engkau; biarlah mereka yang mencintai
keselamatan dari pada-Mu tetap berkata: "TUHAN itu besar!"
17 (40-18) Aku ini sengsara dan miskin, tetapi Tuhan memperhatikan
aku. Engkaulah yang menolong aku dan meluputkan aku, ya Allahku,
janganlah berlambat!

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Amsal+6-10
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Amsal+6-10


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Facebook Likes Buy Now 10K Likes in 60$

DLL Incorporation provides Web Designing | Facebook Vouchers | Facebook Likes | Instagram Followers | Adwords 2000 INR Voucher

Friday, July 19, 2013

(e-RH) Juli 20 -- BERBUAT BAIK

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 20 Juli 2013
Bacaan : Amsal 3:27-35
Setahun: Amsal 1-5
Nats: Janganlah menahan kebaikan dari pada orang-orang yang berhak
menerimanya, padahal engkau mampu melakukannya. (Amsal 3:27)

Judul:

BERBUAT BAIK

Suatu saat saya mengunjungi kerabat dari ibu, yang tinggal di
sebuah kampung. Warga kampung tersebut sangat ramah menghargai tamu
yang datang.Saat berada di sana, bisa dipastikan kita tidak akan
kelaparan. Setiap warga selalu membuka pintu rumah, mempersilakan
kita singgah, dan menyajikan air minum dan makanan ala kadarnya.
Ketika meninggalkan kampung ini, setiap orang berebut menawari saya
oleh-oleh berupa hasil bumi atau ternak yang mereka miliki. Saya pun
pulang membawa beragam buah tangan. Tradisi kemurahan hati ini
terpelihara sejak masa nenek moyang mereka.



Sebagai mahluk sosial, manusia tidak bisa hidup tanpa orang lain.
Manusia membutuhkan sesamanya untuk bekerja sama membangun kehidupan
menjadi lebih baik. Diperlukan empati kepada sesama yang mendorong
kita untuk saling memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan dan
kemampuan masing-masing.



Firman Tuhan dalam nas hari ini dengan tegas memerintahkan agar
tidak menahan kebaikan. Artinya, setiap umat pilihan Allah wajib
untuk berbuat baik, khususnya kepada orang yang sedang membutuhkan
pertolongan. Sayangnya, ada kecenderungan untuk "menahan" kebaikan
itu: kita sebenarnya mampu berbuat baik, tetapi enggan memberikan
waktu, dana, dan tenaga untuk melakukannya. Firman Tuhan menantang
kita untuk melepaskan keengganan itu. Kita dapat menolong dengan
mendoakan orang lain, meluangkan waktu untuk mendampingi, hingga
memberikan bantuan praktis yang dapat meringankan beban persoalan
yang tengah ia pikul. --Wahyu Barmanto

PERBUATAN BAIK ADALAH PEREKAT HUBUNGAN DENGAN SESAMA,
MENYADARKAN KEBERSAMAAN KITA SEBAGAI UMAT MANUSIA

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/07/20/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/07/20/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Amsal+3:27-35

Amsal 3:27-35

27 Janganlah menahan kebaikan dari pada orang-orang yang berhak
menerimanya, padahal engkau mampu melakukannya.
28 Janganlah engkau berkata kepada sesamamu: "Pergilah dan
kembalilah, besok akan kuberi," sedangkan yang diminta ada
padamu.
29 Janganlah merencanakan kejahatan terhadap sesamamu, sedangkan
tanpa curiga ia tinggal bersama-sama dengan engkau.
30 Janganlah bertengkar tidak semena-mena dengan seseorang, jikalau
ia tidak berbuat jahat kepadamu.
31 Janganlah iri hati kepada orang yang melakukan kelaliman, dan
janganlah memilih satupun dari jalannya,
32 karena orang yang sesat adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi
dengan orang jujur Ia bergaul erat.
33 Kutuk TUHAN ada di dalam rumah orang fasik, tetapi tempat
kediaman orang benar diberkati-Nya.
34 Apabila Ia menghadapi pencemooh, maka Iapun mencemooh, tetapi
orang yang rendah hati dikasihani-Nya.
35 Orang yang bijak akan mewarisi kehormatan, tetapi orang yang
bebal akan menerima cemooh.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Amsal+1-5
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Amsal+1-5


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Thursday, July 18, 2013

(e-RH) Juli 19 -- KETIKA NAAMAN TAAT

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 19 Juli 2013
Bacaan : 2 Raja-raja 5:1-27
Setahun: Mazmur 144-150
Nats: Maka turunlah ia membenamkan dirinya tujuh kali dalam sungai
Yordan, sesuai dengan perkataan abdi Allah itu. (2 Raja-raja
5:14)

Judul:

KETIKA NAAMAN TAAT

Naaman sakit kusta. Bagi seorang panglima pasukan dan pahlawan
perang, penyakit itu jelas mengguncangkan jiwa. Ia sangat ingin
sembuh dari penyakitnya. Kemudian ia mengikuti saran gadis pelayan
istrinya untuk datang kepada Nabi Elisa. Namun, Elisa tidak
memberikan ramuan atau menumpangkan tangan untuk berdoa bagi
kesembuhannya seperti yang ia bayangkan. Nabi itu hanya menyuruh
Naaman untuk mandi sebanyak tujuh kali di Sungai Yordan. Naaman
merasa gusar dan kecewa. Tetapi, setelah dibujuk oleh para
pegawainya, ia mau juga melakukannya dan pulihlah tubuhnya dari
kusta. Ia menjadi tahir, dan mendatangi Elisa untuk mengakui
kebesaran Allah Israel.



Sering kita tidak setuju dengan cara Allah untuk memulihkan
kehidupan kita. Cara-Nya sering terlihat begitu aneh, bahkan tampak
mustahil di mata manusia. Kita jadi meragukan dan mempertanyakan hal
itu. Sebaliknya, kadang cara-Nya terkesan sangat mudah dan tidak
menuntut kerja keras kita. Kita tidak boleh meremehkannya karena
tidak ada sesuatu pun yang mustahil bagi Tuhan. Sebenarnya, cara-Nya
yang tidak lazim itu justru mendorong kita untuk semakin mengerti
jalan Allah yang misterius. Meskipun cara-Nya kerap tidak kita
pahami, Dia tetap layak dipercayai.



Sewaktu kita mulai memercayai dan mengikuti cara Allah, kita belajar
untuk semakin mengenal cara berpikir dan cara kerja Allah dalam
kehidupan kita. Dengan mengesampingkan pola pikir manusiawi, kita
memperbarui pikiran, yang selanjutnya berdampak pada pembaruan dan
pemulihan hidup. --Istiasih

MESKIPUN CARA-NYA KERAP TIDAK KITA PAHAMI,
DIA TETAP LAYAK DIPERCAYAI.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/07/19/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/07/19/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?2+Raja-raja+5:1-27

2 Raja-raja 5:1-27

1 Naaman, panglima raja Aram, adalah seorang terpandang di hadapan
tuannya dan sangat disayangi, sebab oleh dia TUHAN telah
memberikan kemenangan kepada orang Aram. Tetapi orang itu,
seorang pahlawan tentara, sakit kusta.
2 Orang Aram pernah keluar bergerombolan dan membawa tertawan
seorang anak perempuan dari negeri Israel. Ia menjadi pelayan
pada isteri Naaman.
3 Berkatalah gadis itu kepada nyonyanya: "Sekiranya tuanku
menghadap nabi yang di Samaria itu, maka tentulah nabi itu akan
menyembuhkan dia dari penyakitnya."
4 Lalu pergilah Naaman memberitahukan kepada tuannya, katanya:
"Begini-beginilah dikatakan oleh gadis yang dari negeri Israel
itu."
5 Maka jawab raja Aram: "Baik, pergilah dan aku akan mengirim
surat kepada raja Israel." Lalu pergilah Naaman dan membawa
sebagai persembahan sepuluh talenta perak dan enam ribu syikal
emas dan sepuluh potong pakaian.
6 Ia menyampaikan surat itu kepada raja Israel, yang berbunyi:
"Sesampainya surat ini kepadamu, maklumlah kiranya, bahwa aku
menyuruh kepadamu Naaman, pegawaiku, supaya engkau menyembuhkan
dia dari penyakit kustanya."
7 Segera sesudah raja Israel membaca surat itu, dikoyakkannyalah
pakaiannya serta berkata: "Allahkah aku ini yang dapat mematikan
dan menghidupkan, sehingga orang ini mengirim pesan kepadaku,
supaya kusembuhkan seorang dari penyakit kustanya? Tetapi
sesungguhnya, perhatikanlah dan lihatlah, ia mencari gara-gara
terhadap aku."
8 Segera sesudah didengar Elisa, abdi Allah itu, bahwa raja Israel
mengoyakkan pakaiannya, dikirimnyalah pesan kepada raja,
bunyinya: "Mengapa engkau mengoyakkan pakaianmu? Biarlah ia
datang kepadaku, supaya ia tahu bahwa ada seorang nabi di
Israel."
9 Kemudian datanglah Naaman dengan kudanya dan keretanya, lalu
berhenti di depan pintu rumah Elisa.
10 Elisa menyuruh seorang suruhan kepadanya mengatakan: "Pergilah
mandi tujuh kali dalam sungai Yordan, maka tubuhmu akan pulih
kembali, sehingga engkau menjadi tahir."
11 Tetapi pergilah Naaman dengan gusar sambil berkata: "Aku sangka
bahwa setidak-tidaknya ia datang ke luar dan berdiri memanggil
nama TUHAN, Allahnya, lalu menggerak-gerakkan tangannya di atas
tempat penyakit itu dan dengan demikian menyembuhkan penyakit
kustaku!
12 Bukankah Abana dan Parpar, sungai-sungai Damsyik, lebih baik
dari segala sungai di Israel? Bukankah aku dapat mandi di sana
dan menjadi tahir?" Kemudian berpalinglah ia dan pergi dengan
panas hati.
13 Tetapi pegawai-pegawainya datang mendekat serta berkata
kepadanya: "Bapak, seandainya nabi itu menyuruh perkara yang
sukar kepadamu, bukankah bapak akan melakukannya? Apalagi
sekarang, ia hanya berkata kepadamu: Mandilah dan engkau akan
menjadi tahir."
14 Maka turunlah ia membenamkan dirinya tujuh kali dalam sungai
Yordan, sesuai dengan perkataan abdi Allah itu. Lalu pulihlah
tubuhnya kembali seperti tubuh seorang anak dan ia menjadi
tahir.
15 Kemudian kembalilah ia dengan seluruh pasukannya kepada abdi
Allah itu. Setelah sampai, tampillah ia ke depan Elisa dan
berkata: "Sekarang aku tahu, bahwa di seluruh bumi tidak ada
Allah kecuali di Israel. Karena itu terimalah kiranya suatu
pemberian dari hambamu ini!"
16 Tetapi Elisa menjawab: "Demi TUHAN yang hidup, yang di
hadapan-Nya aku menjadi pelayan, sesungguhnya aku tidak akan
menerima apa-apa." Dan walaupun Naaman mendesaknya supaya
menerima sesuatu, ia tetap menolak.
17 Akhirnya berkatalah Naaman: "Jikalau demikian, biarlah diberikan
kepada hambamu ini tanah sebanyak muatan sepasang bagal, sebab
hambamu ini tidak lagi akan mempersembahkan korban bakaran atau
korban sembelihan kepada allah lain kecuali kepada TUHAN.
18 Dan kiranya TUHAN mengampuni hambamu ini dalam perkara yang
berikut: Apabila tuanku masuk ke kuil Rimon untuk sujud
menyembah di sana, dan aku menjadi pengapitnya, sehingga aku
harus ikut sujud menyembah dalam kuil Rimon itu, kiranya TUHAN
mengampuni hambamu ini dalam hal itu."
19 Maka berkatalah Elisa kepadanya: "Pergilah dengan selamat!"
Setelah Naaman berjalan tidak berapa jauh dari padanya,
20 berpikirlah Gehazi, bujang Elisa, abdi Allah: "Sesungguhnya
tuanku terlalu menyegani Naaman, orang Aram ini, dengan tidak
menerima persembahan yang dibawanya. Demi TUHAN yang hidup,
sesungguhnya aku akan berlari mengejar dia dan akan menerima
sesuatu dari padanya."
21 Lalu Gehazi mengejar Naaman dari belakang. Ketika Naaman melihat
ada orang berlari-lari mengejarnya, turunlah ia dengan segera
dari atas kereta untuk mendapatkan dia dan berkata: "Selamat!"
22 Jawabnya: "Selamat! Tuanku Elisa menyuruh aku mengatakan: Baru
saja datang kepadaku dua orang muda dari pegunungan Efraim dari
antara rombongan nabi. Baiklah berikan kepada mereka setalenta
perak dan dua potong pakaian."
23 Naaman berkata: "Silakan, ambillah dua talenta." Naaman mendesak
dia, dan membungkus dua talenta perak dalam dua pundi-pundi dan
dua potong pakaian, lalu memberikannya kepada dua bujangnya;
mereka ini mengangkut semuanya di depan Gehazi.
24 Setelah mereka sampai ke bukit, disambutnyalah dari tangan
mereka, disimpannya di rumah, dan disuruhnya kedua orang itu
pergi, maka pergilah mereka.
25 Baru saja Gehazi masuk dan tampil ke depan tuannya, berkatalah
Elisa kepadanya: "Dari mana, Gehazi?" Jawabnya: "Hambamu ini
tidak pergi ke mana-mana!"
26 Tetapi kata Elisa kepadanya: "Bukankah hatiku ikut pergi, ketika
orang itu turun dari atas keretanya mendapatkan engkau? Maka
sekarang, engkau telah menerima perak dan dengan itu dapat
memperoleh kebun-kebun, kebun zaitun, kebun anggur, kambing
domba, lembu sapi, budak laki-laki dan budak perempuan,
27 tetapi penyakit kusta Naaman akan melekat kepadamu dan kepada
anak cucumu untuk selama-lamanya." Maka keluarlah Gehazi dari
depannya dengan kena kusta, putih seperti salju.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Mazmur+144-150
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Mazmur+144-150


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA