Monday, April 30, 2012

(e-RH) Mei 01 -- HATI PENUH PUJIAN

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 1 Mei 2012
Bacaan : 1 Tesalonika 5:12-22
Setahun: Mazmur 133
Nats: Bersukacitalah senantiasa. Tetaplah berdoa. Ucapkanlah syukur
dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam
Kristus Yesus bagi kamu. (1 Tesalonika 5:16-18)

Judul:

HATI PENUH PUJIAN

Pada 1960, Dean Denler, suami Ruth Meyers (penulis 31 Days of
Praise), dirawat karena kanker terminal. Saat itulah ia memutuskan
untuk membuat kamar rumah sakitnya suatu tempat kediaman istimewa
bagi Tuhan. "Aku akan memuji Tuhan sepanjang kekekalan, " katanya
kepada Ruth, "tapi hanya selama waktuku yang singkat di bumi aku
dapat membawa kesukaan bagi-Nya dengan memuji Dia di tengah
kesakitan." Ketika meninggal, teman dekatnya berkata, "Kamar Dean
menjadi suatu tempat suci, ranjangnya sebuah mimbar; dan semua yang
datang untuk menghiburnya diberkati." Lagu pujian memang tidak
menyembuhkan fisik Dean. Namun, orang dapat mencermati bagaimana
pujian yang lahir dari hati penuh syukur mengubah cara pandangnya
terhadap penyakit; dan membawa orang lain memuliakan Allah.


Paulus juga berpesan agar jemaat di Tesalonika bersyukur dalam
segala hal (ayat 18). Mengapa? Sebab itulah yang dikehendaki Tuhan.
Ya, Anda tidak salah baca. Mengucap syukur dalam segala hal adalah
kehendak Kristus. Sukacita dan syukur jemaat Tesalonika menjadi
teladan bagi banyak orang, bukan karena segala sesuatu lancar bagi
mereka (lihat 1 Tesalonika 1:6-9). Penindasan tidak menghalangi hati
yang dipenuhi syukur melahirkan pujian bagi Tuhan.


Dalam hal apa atau saat-saat seperti apakah Anda memuji Tuhan
bersukacita dan bersyukur kepada-Nya? Apakah pujian Anda kepada
Tuhan kerap dipengaruhi keadaan sekitar? Pujilah Tuhan, sebab itulah
kehendak-Nya. Itu menyukakan hati-Nya, dan membawa orang lain
memandang kemuliaan-Nya. --WIS

BERSYUKURLAH DALAM SEGALA HAL.
TUNJUKKAN BETAPA TUHAN LAYAK DIPUJI DALAM SEGALA SITUASI.

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-05-01
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/05/01/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/05/01/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?1+Tesalonika+5:12-22

1 Tesalonika 5:12-22

12 Kami minta kepadamu, saudara-saudara, supaya kamu menghormati
mereka yang bekerja keras di antara kamu, yang memimpin kamu
dalam Tuhan dan yang menegor kamu;
13 dan supaya kamu sungguh-sungguh menjunjung mereka dalam kasih
karena pekerjaan mereka. Hiduplah selalu dalam damai seorang
dengan yang lain.
14 Kami juga menasihati kamu, saudara-saudara, tegorlah mereka yang
hidup dengan tidak tertib, hiburlah mereka yang tawar hati,
belalah mereka yang lemah, sabarlah terhadap semua orang.
15 Perhatikanlah, supaya jangan ada orang yang membalas jahat
dengan jahat, tetapi usahakanlah senantiasa yang baik, terhadap
kamu masing-masing dan terhadap semua orang.
16 Bersukacitalah senantiasa.
17 Tetaplah berdoa.
18 Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang
dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.
19 Janganlah padamkan Roh,
20 dan janganlah anggap rendah nubuat-nubuat.
21 Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.
22 Jauhkanlah dirimu dari segala jenis kejahatan.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Mazmur+133
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Mazmur+133


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Sunday, April 29, 2012

(e-RH) April 30 -- SUDAH TAHU AKHIRNYA

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 30 April 2012
Bacaan : Wahyu 19:1-21
Setahun: 2 Samuel 5; 1 Tawarikh 11-12
Nats: Kemudian aku mendengar seperti suara himpunan besar orang
banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat,
katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa,
telah menjadi raja. (Wahyu 19:6)

Judul:

SUDAH TAHU AKHIRNYA

Saya tak pernah melewatkan satu pun tayangan X-Men. Namun, saat
film terbaru tayang dan mengisahkan asal-usul salah satu tokohnya,
Wolverine, saya merasa tidak terlalu antusias. Alasannya, saya sudah
tahu seperti apa akhir ceritanya: Wolverine pasti tetap hidup. Kalau
ia mati, kisah X-Men akan berantakan. Lalu saya sadar bahwa meski
saya sudah tahu akhir ceritanya, saya belum tahu bagaimana cerita
itu berkembang hingga selesai. Inilah yang membuat X-Men menarik.


Demikian juga dengan akhir dunia. Kitab Wahyu membeberkan akhir
ceritanya: Tuhan pasti mengalahkan Si Jahat, menyempurnakan kembali
Kerajaan-Nya, dan memulihkan kembali seluruh ciptaan. "Binatang itu
pun tertangkap dan bersama-sama dengan dia nabi palsu .... Keduanya
dilemparkan hidup-hidup ke dalam lautan api yang menyala-nyala
dengan belerang" (ayat 20). Namun begitu, tahu bagaimana cerita
berakhir tak boleh membuat kita berdiam diri. Kebenaran ini memberi
kita hak istimewa untuk ambil bagian dalam jalan cerita serta
mengalami bagaimana akhir ceritanya; menjadi bagian dari orang-orang
yang berseru: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa,
telah menjadi raja. Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan
memuliakan Dia! ..." (ayat 6-7).


Mari ambil bagian dalam cerita tersebut; terlibat dalam karya
pelayanan-Nya. Tak terbatas pada pelayanan gerejawi, tetapi juga
pekerjaan, keluarga, masyarakat, bahkan dunia. Diiringi keyakinan
pengharapan bahwa apa yang kita lakukan tidak sia-sia; kita tahu
bahwa pada akhirnya Dia yang kita layani akan bertakhta sampai
selama-lamanya. --ALS

PENGETAHUAN AKAN AKHIR CERITA DUNIA SEHARUSNYA MENDORONG KITA
ANTUSIAS MELAYANI TUHAN DALAM HIDUP DI DUNIA.

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-04-30
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/04/30/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/04/30/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Wahyu+19:1-21

Wahyu 19:1-21

1 Kemudian dari pada itu aku mendengar seperti suara yang nyaring
dari himpunan besar orang banyak di sorga, katanya: "Haleluya!
Keselamatan dan kemuliaan dan kekuasaan adalah pada Allah kita,
2 sebab benar dan adil segala penghakiman-Nya, karena Ialah yang
telah menghakimi pelacur besar itu, yang merusakkan bumi dengan
percabulannya; dan Ialah yang telah membalaskan darah
hamba-hamba-Nya atas pelacur itu."
3 Dan untuk kedua kalinya mereka berkata: "Haleluya! Ya, asapnya
naik sampai selama-lamanya."
4 Dan kedua puluh empat tua-tua dan keempat makhluk itu tersungkur
dan menyembah Allah yang duduk di atas takhta itu, dan mereka
berkata: "Amin, Haleluya."
5 Maka kedengaranlah suatu suara dari takhta itu: "Pujilah Allah
kita, hai kamu semua hamba-Nya, kamu yang takut akan Dia, baik
kecil maupun besar!"
6 Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak,
seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat,
katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa,
telah menjadi raja.
7 Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia!
Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya
telah siap sedia.
8 Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang
berkilau-kilauan dan yang putih bersih!" (Lenan halus itu adalah
perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.)
9 Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka
yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi
kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari
Allah."
10 Maka tersungkurlah aku di depan kakinya untuk menyembah dia,
tetapi ia berkata kepadaku: "Janganlah berbuat demikian! Aku
adalah hamba, sama dengan engkau dan saudara-saudaramu, yang
memiliki kesaksian Yesus. Sembahlah Allah! Karena kesaksian
Yesus adalah roh nubuat."
11 Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda
putih; dan Ia yang menungganginya bernama: "Yang Setia dan Yang
Benar", Ia menghakimi dan berperang dengan adil.
12 Dan mata-Nya bagaikan nyala api dan di atas kepala-Nya terdapat
banyak mahkota dan pada-Nya ada tertulis suatu nama yang tidak
diketahui seorangpun, kecuali Ia sendiri.
13 Dan Ia memakai jubah yang telah dicelup dalam darah dan nama-Nya
ialah: "Firman Allah."
14 Dan semua pasukan yang di sorga mengikuti Dia; mereka menunggang
kuda putih dan memakai lenan halus yang putih bersih.
15 Dan dari mulut-Nya keluarlah sebilah pedang tajam yang akan
memukul segala bangsa. Dan Ia akan menggembalakan mereka dengan
gada besi dan Ia akan memeras anggur dalam kilangan anggur,
yaitu kegeraman murka Allah, Yang Mahakuasa.
16 Dan pada jubah-Nya dan paha-Nya tertulis suatu nama, yaitu:
"Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan."
17 Lalu aku melihat seorang malaikat berdiri di dalam matahari dan
ia berseru dengan suara nyaring kepada semua burung yang terbang
di tengah langit, katanya: "Marilah ke sini dan berkumpullah
untuk turut dalam perjamuan Allah, perjamuan yang besar,
18 supaya kamu makan daging semua raja dan daging semua panglima
dan daging semua pahlawan dan daging semua kuda dan daging semua
penunggangnya dan daging semua orang, baik yang merdeka maupun
hamba, baik yang kecil maupun yang besar."
19 Dan aku melihat binatang itu dan raja-raja di bumi serta
tentara-tentara mereka telah berkumpul untuk melakukan
peperangan melawan Penunggang kuda itu dan tentara-Nya.
20 Maka tertangkaplah binatang itu dan bersama-sama dengan dia nabi
palsu, yang telah mengadakan tanda-tanda di depan matanya, dan
dengan demikian ia menyesatkan mereka yang telah menerima tanda
dari binatang itu dan yang telah menyembah patungnya. Keduanya
dilemparkan hidup-hidup ke dalam lautan api yang menyala-nyala
oleh belerang.
21 Dan semua orang lain dibunuh dengan pedang, yang keluar dari
mulut Penunggang kuda itu; dan semua burung kenyang oleh daging
mereka.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+5
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+5
http://alkitab.sabda.org/?1+Tawarikh+11-12


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Saturday, April 28, 2012

(e-RH) April 29 -- KESEMPATAN BERSAKSI

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 29 April 2012
Bacaan : Lukas 21:7-19
Setahun: Mazmur 102-104
Nats: Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi. (Lukas
21:13)

Judul:

KESEMPATAN BERSAKSI

Menurut Anda, kapan saja waktu yang baik bagi kita untuk bersaksi?
Apakah saat ada program penginjilan dari gereja? Apakah saat ada
pembicara besar datang untuk mengadakan Kebaktian Kebangunan Rohani?
Apakah saat Anda sudah cukup membangun persahabatan yang erat dengan
orang-orang di lingkungan Anda?


Perkataan Yesus yang kita baca cukup mengejutkan: Kesempatan
bersaksi akan melimpah saat hal-hal buruk terjadi! Pernyataan ini
diberikan Yesus dalam rangka menjawab pertanyaan para murid tentang
tanda-tanda menjelang akhir zaman (ayat 7). Dia tidak memberikan
gambaran yang cukup menyenangkan bagi para pengikut-Nya. Mereka
tidak akan luput dari dampak perang, bencana, sakit penyakit, juga
pengaruh ajaran sesat (ayat 8-12). Mereka bahkan akan mengalami
permusuhan dan kebencian serta aniaya dan penjara dari orang luar
dan orang-orang terdekat (ayat 12, 16-17). Yesus mendorong para
murid untuk bertahan dan bersaksi. Dia berjanji akan memberi hikmat
ketika saat itu tiba (ayat 13-15, 19).


Penderitaan jelas bukan momen yang menyenangkan. Mungkin itu berarti
kita terbaring tak berda-ya selama berbulan-bulan, kehilangan rumah
dan pekerjaan, atau bahkan dipenjara. Apakah kita memandang
penderitaan seperti Yesus? Bukan sebagai penghambat hidup atau nasib
buruk yang membuat harapan pudar dan hati bersungut. Namun, sebagai
kesempatan-kesempatan memper-muliakan Tuhan dan menyatakan
pengharapan akan kedatangan-Nya kembali. Jika penderitaan mulai
menyapa, mari mohon penyertaan yang dijanjikan Tuhan: hikmat dalam
memakai momen-momen sulit itu untuk bersaksi bagi-Nya (ayat 13-15).
-ELS

JANGAN SIA -SIAKAN PENDERITAAN.
JADIKAN ITU KESEMPATAN UNTUK MENYAKSIKAN TUHAN.

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-04-29
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/04/29/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/04/29/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Lukas+21:7-19

Lukas 21:7-19

7 Dan murid-murid bertanya kepada Yesus, katanya: "Guru,
bilamanakah itu akan terjadi? Dan apakah tandanya, kalau itu
akan terjadi?"
8 Jawab-Nya: "Waspadalah, supaya kamu jangan disesatkan. Sebab
banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata:
Akulah Dia, dan: Saatnya sudah dekat. Janganlah kamu mengikuti
mereka.
9 Dan apabila kamu mendengar tentang peperangan dan pemberontakan,
janganlah kamu terkejut. Sebab semuanya itu harus terjadi
dahulu, tetapi itu tidak berarti kesudahannya akan datang
segera."
10 Ia berkata kepada mereka: "Bangsa akan bangkit melawan bangsa
dan kerajaan melawan kerajaan,
11 dan akan terjadi gempa bumi yang dahsyat dan di berbagai tempat
akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga
hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari
langit.
12 Tetapi sebelum semuanya itu kamu akan ditangkap dan dianiaya;
kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara,
dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa
oleh karena nama-Ku.
13 Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi.
14 Sebab itu tetapkanlah di dalam hatimu, supaya kamu jangan
memikirkan lebih dahulu pembelaanmu.
15 Sebab Aku sendiri akan memberikan kepadamu kata-kata hikmat,
sehingga kamu tidak dapat ditentang atau dibantah lawan-lawanmu.
16 Dan kamu akan diserahkan juga oleh orang tuamu,
saudara-saudaramu, kaum keluargamu dan sahabat-sahabatmu dan
beberapa orang di antara kamu akan dibunuh
17 dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku.
18 Tetapi tidak sehelaipun dari rambut kepalamu akan hilang.
19 Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu."

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Mazmur+102-104
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Mazmur+102-104


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Friday, April 27, 2012

(e-RH) April 28 -- APA PERTANYAANNYA?

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 28 April 2012
Bacaan : Kisah Para Rasul 17:16-34
Setahun: 1 Tawarikh 7-10
Nats: Sebab ketika aku berjalan-jalan di kotamu dan melihat-lihat
barang-barang pujaanmu, aku menjumpai juga sebuah mezbah dengan
tulisan: Kepada Allah yang tidak dikenal. Apa yang kamu sembah
tanpa mengenalnya, itulah yang kuberitakan kepada kamu. (Kisah
Para Rasul 17:23)

Judul:

APA PERTANYAANNYA?

Mengapa orang terkadang menolak berita Injil yang kita sampaikan?
Adakah yang keliru dengan berita yang kita sampaikan? Ataukah ada
yang salah dengan cara penyampaian kita?


Dalam suatu perjalanan penginjilan, Paulus sampai di Atena. Kota
Atena adalah pusat kebudayaan dan filsafat Yunani. Banyak kuil dan
patung dewa-dewi Yunani berdiri megah. Peradaban maju; ilmu
pengetahuan berkembang. Karena itu, berita teranyar ialah
satu-satunya bahan percakapan yang mau mereka katakan dan dengar
(ayat 21). Sebab itu, memberitakan pesan penting dengan kemasan
biasa serta nada menggurui kepada komunitas seperti itu tentu bisa
berakibat penolakan. Paulus menyadari realitas ini. Maka, ia
mengontekstualisasikan berita Injil sedemikian rupa sehing-ga bisa
dimengerti. Isinya tetap sama, yaitu tentang karya keselamatan Allah
melalui Yesus Kristus. Cara yang ia pakai saat mewartakan Injil
kepada orang Yahudi tentu berbeda dengan saat ia ada di Atena. Ia
mulai dari sebuah tempat di mana terdapat mezbah dengan tulisan:
"Kepada Allah yang tidak dikenal" (ayat 23). Ia memulainya dari
tradisi yang berkembang dan mengakar di tempat itu. Itu menjadi
sarana yang efektif. Dari situlah pintu masuk berita Injil.


Negeri kita, Indonesia, memiliki bermacam budaya, tradisi, dan
kearifan lokal. Mempelajarinya adalah sesuatu yang baik. Pemahaman
akan konteks budaya lokal adalah jembatan yang baik. Kemudian,
disertai hikmat yang kita pinta dari Allah, kita dapat memilih dan
memilah mana yang baik-mana yang tidak baik untuk digunakan sebagai
pintu masuk bagi pekabaran Injil. --ALS

KABARKAN INJIL DENGAN HATI DAN TELINGA, BUKAN HANYA DENGAN MULUT.

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-04-28
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/04/28/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/04/28/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Kisah+Para+Rasul+17:16-34

Kisah Para Rasul 17:16-34

16 Sementara Paulus menantikan mereka di Atena, sangat sedih
hatinya karena ia melihat, bahwa kota itu penuh dengan
patung-patung berhala.
17 Karena itu di rumah ibadat ia bertukar pikiran dengan
orang-orang Yahudi dan orang-orang yang takut akan Allah, dan di
pasar setiap hari dengan orang-orang yang dijumpainya di situ.
18 Dan juga beberapa ahli pikir dari golongan Epikuros dan Stoa
bersoal jawab dengan dia dan ada yang berkata: "Apakah yang
hendak dikatakan si peleter ini?" Tetapi yang lain berkata:
"Rupa-rupanya ia adalah pemberita ajaran dewa-dewa asing." Sebab
ia memberitakan Injil tentang Yesus dan tentang kebangkitan-Nya.
19 Lalu mereka membawanya menghadap sidang Areopagus dan
mengatakan: "Bolehkah kami tahu ajaran baru mana yang kauajarkan
ini?
20 Sebab engkau memperdengarkan kepada kami perkara-perkara yang
aneh. Karena itu kami ingin tahu, apakah artinya semua itu."
21 Adapun orang-orang Atena dan orang-orang asing yang tinggal di
situ tidak mempunyai waktu untuk sesuatu selain untuk mengatakan
atau mendengar segala sesuatu yang baru.
22 Paulus pergi berdiri di atas Areopagus dan berkata: "Hai
orang-orang Atena, aku lihat, bahwa dalam segala hal kamu sangat
beribadah kepada dewa-dewa.
23 Sebab ketika aku berjalan-jalan di kotamu dan melihat-lihat
barang-barang pujaanmu, aku menjumpai juga sebuah mezbah dengan
tulisan: Kepada Allah yang tidak dikenal. Apa yang kamu sembah
tanpa mengenalnya, itulah yang kuberitakan kepada kamu.
24 Allah yang telah menjadikan bumi dan segala isinya, Ia, yang
adalah Tuhan atas langit dan bumi, tidak diam dalam kuil-kuil
buatan tangan manusia,
25 dan juga tidak dilayani oleh tangan manusia, seolah-olah Ia
kekurangan apa-apa, karena Dialah yang memberikan hidup dan
nafas dan segala sesuatu kepada semua orang.
26 Dari satu orang saja Ia telah menjadikan semua bangsa dan umat
manusia untuk mendiami seluruh muka bumi dan Ia telah menentukan
musim-musim bagi mereka dan batas-batas kediaman mereka,
27 supaya mereka mencari Dia dan mudah-mudahan menjamah dan
menemukan Dia, walaupun Ia tidak jauh dari kita masing-masing.
28 Sebab di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada, seperti
yang telah juga dikatakan oleh pujangga-pujanggamu: Sebab kita
ini dari keturunan Allah juga.
29 Karena kita berasal dari keturunan Allah, kita tidak boleh
berpikir, bahwa keadaan ilahi sama seperti emas atau perak atau
batu, ciptaan kesenian dan keahlian manusia.
30 Dengan tidak memandang lagi zaman kebodohan, maka sekarang Allah
memberitakan kepada manusia, bahwa di mana-mana semua mereka
harus bertobat.
31 Karena Ia telah menetapkan suatu hari, pada waktu mana Ia dengan
adil akan menghakimi dunia oleh seorang yang telah
ditentukan-Nya, sesudah Ia memberikan kepada semua orang suatu
bukti tentang hal itu dengan membangkitkan Dia dari antara orang
mati."
32 Ketika mereka mendengar tentang kebangkitan orang mati, maka ada
yang mengejek, dan yang lain berkata: "Lain kali saja kami
mendengar engkau berbicara tentang hal itu."
33 Lalu Paulus pergi meninggalkan mereka.
34 Tetapi beberapa orang laki-laki menggabungkan diri dengan dia
dan menjadi percaya, di antaranya juga Dionisius, anggota
majelis Areopagus, dan seorang perempuan bernama Damaris, dan
juga orang-orang lain bersama-sama dengan mereka.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?1+Tawarikh+7-10
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/1+Tawarikh+7-10


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Thursday, April 26, 2012

(e-RH) April 27 -- PERTEMUAN ILAHI

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 27 April 2012
Bacaan : Kisah Para Rasul 8:26-40
Setahun: Mazmur 81, 88, 92-93
Nats: Kemudian berkatalah seorang malaikat Tuhan kepada Filipus,
"Bangkitlah dan berangkatlah ke sebelah selatan, menurut jalan
yang turun dari Yerusalem ke Gaza." Jalan itu jalan yang sunyi.
Lalu Filipus bangkit dan berangkat. (Kisah Para Rasul 8:26-27a)

Judul:

PERTEMUAN ILAHI

Saya sering kagum dengan para penjaja makanan atau barang
dagangan. Mereka tahu bahwa tidak semua orang yang mereka tawari
akan membeli. Akan tetapi, toh mereka terus tanpa jemu menjajakannya
karena yakin bahwa sekali waktu akan ada yang tertarik dan membeli.
Hal ini berbeda dengan salah satu alasan yang dimiliki oleh orang
kristiani dalam menolak membagikan Kabar Baik. Mereka takut
menghadapi penolakan dan karena itu mereka memilih untuk tidak
berangkat dan memberitakannya.


Kita mungkin tidak pernah menduga akan ada orang seperti sida-sida
dari Etiopia ini. Ia sedang dalam perjalanan sembari membaca
gulungan kitab Yesaya. Firman Allah dan Roh Kudus melakukan
pekerjaan ajaib di dalam kesenyapan. Ia sangat mengharapkan ada
seseorang yang menerangkan arti Firman tersebut. Ya, ia seperti ikan
yang mencari nelayan! Ketika Filipus berangkat menjumpainya, ia
berhadapan dengan sebuah tugas yang relatif mudah. Filipus seperti
memasukkan kail ke mulut ikan yang menganga. Sebuah kesempatan yang
tidak selalu didapatkan, tetapi kalau ia enggan untuk berangkat maka
kesempatan ini pun akan lewat.


Sangat mungkin ada orang-orang yang sedang menunggu pertemuan ilahi
dengan kita. Ada orang-orang yang sudah sangat siap untuk
mendengarkan Injil dan memberikan respons yang tepat. Mungkin itu
adalah salah satu kesempatan yang hanya bisa kita dapatkan ketika
kita mau berangkat. Maka, taat dan berangkatlah! Berdoalah agar kita
menjumpai pertemuan-pertemuan ilahi yang telah Dia persiapkan. --PBS

PERTEMUAN ILAHI TAK AKAN KITA JUMPAI
KALAU KITA TIDAK PERNAH MAU MEMULAI BERSAKSI.

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-04-27
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/04/27/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/04/27/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Kisah+Para+Rasul+8:26-40

Kisah Para Rasul 8:26-40

26 Kemudian berkatalah seorang malaikat Tuhan kepada Filipus,
katanya: "Bangunlah dan berangkatlah ke sebelah selatan, menurut
jalan yang turun dari Yerusalem ke Gaza." Jalan itu jalan yang
sunyi.
27 Lalu berangkatlah Filipus. Adalah seorang Etiopia, seorang
sida-sida, pembesar dan kepala perbendaharaan Sri Kandake, ratu
negeri Etiopia, yang pergi ke Yerusalem untuk beribadah.
28 Sekarang orang itu sedang dalam perjalanan pulang dan duduk
dalam keretanya sambil membaca kitab nabi Yesaya.
29 Lalu kata Roh kepada Filipus: "Pergilah ke situ dan dekatilah
kereta itu!"
30 Filipus segera ke situ dan mendengar sida-sida itu sedang
membaca kitab nabi Yesaya. Kata Filipus: "Mengertikah tuan apa
yang tuan baca itu?"
31 Jawabnya: "Bagaimanakah aku dapat mengerti, kalau tidak ada yang
membimbing aku?" Lalu ia meminta Filipus naik dan duduk di
sampingnya.
32 Nas yang dibacanya itu berbunyi seperti berikut: Seperti seekor
domba Ia dibawa ke pembantaian; dan seperti anak domba yang kelu
di depan orang yang menggunting bulunya, demikianlah Ia tidak
membuka mulut-Nya.
33 Dalam kehinaan-Nya berlangsunglah hukuman-Nya; siapakah yang
akan menceriterakan asal-usul-Nya? Sebab nyawa-Nya diambil dari
bumi.
34 Maka kata sida-sida itu kepada Filipus: "Aku bertanya kepadamu,
tentang siapakah nabi berkata demikian? Tentang dirinya sendiri
atau tentang orang lain?"
35 Maka mulailah Filipus berbicara dan bertolak dari nas itu ia
memberitakan Injil Yesus kepadanya.
36 Mereka melanjutkan perjalanan mereka, dan tiba di suatu tempat
yang ada air. Lalu kata sida-sida itu: "Lihat, di situ ada air;
apakah halangannya, jika aku dibaptis?"
37 (Sahut Filipus: "Jika tuan percaya dengan segenap hati, boleh."
Jawabnya: "Aku percaya, bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah.")
38 Lalu orang Etiopia itu menyuruh menghentikan kereta itu, dan
keduanya turun ke dalam air, baik Filipus maupun sida-sida itu,
dan Filipus membaptis dia.
39 Dan setelah mereka keluar dari air, Roh Tuhan tiba-tiba
melarikan Filipus dan sida-sida itu tidak melihatnya lagi. Ia
meneruskan perjalanannya dengan sukacita.
40 Tetapi ternyata Filipus ada di Asdod. Ia berjalan melalui daerah
itu dan memberitakan Injil di semua kota sampai ia tiba di
Kaisarea.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Mazmur+81,+88,+92-93
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Mazmur+81,+88,+92-93


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Wednesday, April 25, 2012

(e-RH) April 26 -- PENGHALANG CINTA

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 26 April 2012
Bacaan : Kisah Para Rasul 10:1-48
Setahun: 1 Tawarikh 6
Nats: Lalu mulailah Petrus berbicara, "Sesungguhnya aku telah
mengerti, bahwa Allah tidak membedakan orang." (Kisah Para Rasul
10:34)

Judul:

PENGHALANG CINTA

Konflik horizontal, baik yang berlatar belakang agama atau suku di
berbagai tempat, menyisakan banyak cerita pilu dan menyedihkan.
Luka-luka batin menggores hati dan perasaan pihak-pihak yang
berseteru. Dan, luka yang muncul tidak mudah untuk dipulihkan. Tidak
jarang kemudian muncul kebencian yang mendalam terhadap kelompok
lain. Kalaupun tidak ingin membalas dendam, paling tidak mereka
tidak akan lagi mau bersentuhan dengan kelompok yang mereka anggap
sebagai musuh.


Allah bermaksud mengutus Petrus untuk menyampaikan Injil kepada
Kornelius, seorang non-Yahudi yang takut akan Allah. Petrus pernah
menerima pesan Tuhan Yesus untuk menjadikan segala bangsa murid-Nya.
Namun, ketika kesempatan untuk menjangkau bangsa lain itu ada di
depan mata, Petrus memiliki keberatan pribadi. Darah Yahudi dan rasa
bangga yang salah membuat ia sulit untuk mengasihi orang-orang
non-Yahudi. Kendati Petrus tahu Kornelius sangat membutuhkan Injil,
hatinya belum mampu menuruti keyakinannya itu. Maka melalui
penglihatan, Allah membenahi konsep Petrus. Allah ingin
menggarisbawahi Amanat Agung-Nya dengan memperlihatkan kasih dan
kepedulian-Nya kepada segala bangsa.


Apakah kendala kita memberitakan Injil? Apakah kita punya daftar
orang-orang yang tidak kita sukai dan karenanya kita anggap "tidak
layak" mendengar Injil? Ataukah kita merasa ada sekelompok orang
yang "lebih pantas" didahulukan untuk diselamatkan? Kalau kita
percaya bahwa Injil diperuntukkan bagi semua orang, mari buktikan
dengan memberikan cinta yang sama kepada setiap manusia, siapa pun
mereka. --PBS

BUKALAH MATA, SADARILAH BAHWA SETIAP JIWA DI SEKELILING KITA,
SIAPA PUN MEREKA, AMATLAH BERHARGA.

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-04-26
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/04/26/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/04/26/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Kisah+Para+Rasul+10:1-48

Kisah Para Rasul 10:1-48

1 Di Kaisarea ada seorang yang bernama Kornelius, seorang perwira
pasukan yang disebut pasukan Italia.
2 Ia saleh, ia serta seisi rumahnya takut akan Allah dan ia
memberi banyak sedekah kepada umat Yahudi dan senantiasa berdoa
kepada Allah.
3 Dalam suatu penglihatan, kira-kira jam tiga petang, jelas tampak
kepadanya seorang malaikat Allah masuk ke rumahnya dan berkata
kepadanya: "Kornelius!"
4 Ia menatap malaikat itu dan dengan takut ia berkata: "Ada apa,
Tuhan?" Jawab malaikat itu: "Semua doamu dan sedekahmu telah
naik ke hadirat Allah dan Allah mengingat engkau.
5 Dan sekarang, suruhlah beberapa orang ke Yope untuk menjemput
seorang yang bernama Simon dan yang disebut Petrus.
6 Ia menumpang di rumah seorang penyamak kulit yang bernama Simon,
yang tinggal di tepi laut."
7 Setelah malaikat yang berbicara kepadanya itu meninggalkan dia,
dipanggilnya dua orang hambanya beserta seorang prajurit yang
saleh dari orang-orang yang selalu bersama-sama dengan dia.
8 Dan sesudah ia menjelaskan segala sesuatu kepada mereka, ia
menyuruh mereka ke Yope.
9 Keesokan harinya ketika ketiga orang itu berada dalam perjalanan
dan sudah dekat kota Yope, kira-kira pukul dua belas tengah
hari, naiklah Petrus ke atas rumah untuk berdoa.
10 Ia merasa lapar dan ingin makan, tetapi sementara makanan
disediakan, tiba-tiba rohnya diliputi kuasa ilahi.
11 Tampak olehnya langit terbuka dan turunlah suatu benda berbentuk
kain lebar yang bergantung pada keempat sudutnya, yang
diturunkan ke tanah.
12 Di dalamnya terdapat pelbagai jenis binatang berkaki empat,
binatang menjalar dan burung.
13 Kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata: "Bangunlah, hai
Petrus, sembelihlah dan makanlah!"
14 Tetapi Petrus menjawab: "Tidak, Tuhan, tidak, sebab aku belum
pernah makan sesuatu yang haram dan yang tidak tahir."
15 Kedengaran pula untuk kedua kalinya suara yang berkata
kepadanya: "Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh
engkau nyatakan haram."
16 Hal ini terjadi sampai tiga kali dan segera sesudah itu
terangkatlah benda itu ke langit.
17 Petrus bertanya-tanya di dalam hatinya, apa kiranya arti
penglihatan yang telah dilihatnya itu. Sementara itu telah
sampai di muka pintu orang-orang yang disuruh oleh Kornelius dan
yang berusaha mengetahui di mana rumah Petrus.
18 Mereka memanggil seorang dan bertanya, apakah Simon yang disebut
Petrus ada menumpang di rumah itu.
19 Dan ketika Petrus sedang berpikir tentang penglihatan itu,
berkatalah Roh: "Ada tiga orang mencari engkau.
20 Bangunlah, turunlah ke bawah dan berangkatlah bersama-sama
dengan mereka, jangan bimbang, sebab Aku yang menyuruh mereka ke
mari."
21 Lalu turunlah Petrus ke bawah dan berkata kepada orang-orang
itu: "Akulah yang kamu cari; apakah maksud kedatangan kamu?"
22 Jawab mereka: "Kornelius, seorang perwira yang tulus hati dan
takut akan Allah, dan yang terkenal baik di antara seluruh
bangsa Yahudi, telah menerima penyataan Allah dengan perantaraan
seorang malaikat kudus, supaya ia mengundang engkau ke rumahnya
dan mendengar apa yang akan kaukatakan."
23 Ia mempersilakan mereka untuk bermalam di situ. Keesokan harinya
ia bangun dan berangkat bersama-sama dengan mereka, dan beberapa
saudara dari Yope menyertai dia.
24 Dan pada hari berikutnya sampailah mereka di Kaisarea. Kornelius
sedang menantikan mereka dan ia telah memanggil sanak saudaranya
dan sahabat-sahabatnya berkumpul.
25 Ketika Petrus masuk, datanglah Kornelius menyambutnya, dan
sambil tersungkur di depan kakinya, ia menyembah Petrus.
26 Tetapi Petrus menegakkan dia, katanya: "Bangunlah, aku hanya
manusia saja."
27 Dan sambil bercakap-cakap dengan dia, ia masuk dan mendapati
banyak orang sedang berkumpul.
28 Ia berkata kepada mereka: "Kamu tahu, betapa kerasnya larangan
bagi seorang Yahudi untuk bergaul dengan orang-orang yang bukan
Yahudi atau masuk ke rumah mereka. Tetapi Allah telah
menunjukkan kepadaku, bahwa aku tidak boleh menyebut orang najis
atau tidak tahir.
29 Itulah sebabnya aku tidak berkeberatan ketika aku dipanggil,
lalu datang ke mari. Sekarang aku ingin tahu, apa sebabnya kamu
memanggil aku."
30 Jawab Kornelius: "Empat hari yang lalu kira-kira pada waktu yang
sama seperti sekarang, yaitu jam tiga petang, aku sedang berdoa
di rumah. Tiba-tiba ada seorang berdiri di depanku, pakaiannya
berkilau-kilauan
31 dan ia berkata: Kornelius, doamu telah didengarkan Allah dan
sedekahmu telah diingatkan di hadapan-Nya.
32 Suruhlah orang ke Yope untuk menjemput Simon yang disebut
Petrus; ia sedang menumpang di rumah Simon, seorang penyamak
kulit, yang tinggal di tepi laut.
33 Karena itu segera kusuruh orang kepadamu, dan dengan senang hati
engkau telah datang. Sekarang kami semua sudah hadir di sini di
hadapan Allah untuk mendengarkan apa yang ditugaskan Allah
kepadamu."
34 Lalu mulailah Petrus berbicara, katanya: "Sesungguhnya aku telah
mengerti, bahwa Allah tidak membedakan orang.
35 Setiap orang dari bangsa manapun yang takut akan Dia dan yang
mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya.
36 Itulah firman yang Ia suruh sampaikan kepada orang-orang Israel,
yaitu firman yang memberitakan damai sejahtera oleh Yesus
Kristus, yang adalah Tuhan dari semua orang.
37 Kamu tahu tentang segala sesuatu yang terjadi di seluruh tanah
Yudea, mulai dari Galilea, sesudah baptisan yang diberitakan
oleh Yohanes,
38 yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia
dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling
sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai
Iblis, sebab Allah menyertai Dia.
39 Dan kami adalah saksi dari segala sesuatu yang diperbuat-Nya di
tanah Yudea maupun di Yerusalem; dan mereka telah membunuh Dia
dan menggantung Dia pada kayu salib.
40 Yesus itu telah dibangkitkan Allah pada hari yang ketiga, dan
Allah berkenan, bahwa Ia menampakkan diri,
41 bukan kepada seluruh bangsa, tetapi kepada saksi-saksi, yang
sebelumnya telah ditunjuk oleh Allah, yaitu kepada kami yang
telah makan dan minum bersama-sama dengan Dia, setelah Ia
bangkit dari antara orang mati.
42 Dan Ia telah menugaskan kami memberitakan kepada seluruh bangsa
dan bersaksi, bahwa Dialah yang ditentukan Allah menjadi Hakim
atas orang-orang hidup dan orang-orang mati.
43 Tentang Dialah semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa percaya
kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena
nama-Nya."
44 Ketika Petrus sedang berkata demikian, turunlah Roh Kudus ke
atas semua orang yang mendengarkan pemberitaan itu.
45 Dan semua orang percaya dari golongan bersunat yang menyertai
Petrus, tercengang-cengang, karena melihat, bahwa karunia Roh
Kudus dicurahkan ke atas bangsa-bangsa lain juga,
46 sebab mereka mendengar orang-orang itu berkata-kata dalam bahasa
roh dan memuliakan Allah. Lalu kata Petrus:
47 "Bolehkah orang mencegah untuk membaptis orang-orang ini dengan
air, sedangkan mereka telah menerima Roh Kudus sama seperti
kita?"
48 Lalu ia menyuruh mereka dibaptis dalam nama Yesus Kristus.
Kemudian mereka meminta Petrus, supaya ia tinggal beberapa hari
lagi bersama-sama dengan mereka.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?1+Tawarikh+6
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/1+Tawarikh+6


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Tuesday, April 24, 2012

(e-RH) April 25 -- PENYESALAN YANG BENAR

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 25 April 2012
Bacaan : Matius 27:1-10
Setahun: Mazmur 73, 77-78
Nats: Pada waktu Yudas, yang menyerahkan Dia, melihat bahwa Yesus
telah dijatuhi hukuman mati, menyesallah ia ... lalu pergi dari
situ dan menggantung diri. (Matius 27:3,5)

Judul:

PENYESALAN YANG BENAR

Pernahkah Anda merasa bersalah dan menyesal setengah mati setelah
melakukan sesuatu? Saya cukup sering mengalaminya. Seringkali rasa
sesal itu begitu kuat mencengkeram saya sehingga sepanjang hari saya
tidak bisa melakukan hal lain. Saya malu dan marah pada diri sendiri
dan biasanya tidak ingin bertemu dengan siapa pun. Bahkan, pernah
berpikir ingin lenyap dari dunia ini.


Saya pikir, itulah yang juga dirasakan Yudas setelah menjual Yesus
(ayat 3). Menyesal. Akan tetapi, rupanya menyesal (Yunani:
metamellomai) tidak menjamin adanya pertobatan. Tenggelam dalam
penyesalannya, Yudas pergi menggantung diri (ayat 5). Mungkin ia
terlalu malu untuk kembali dan mengakui kesalahannya kepada
murid-murid yang lain. Ia kehilangan kesempatan menerima pengampunan
Tuhan. Kontras dengan Petrus yang menangisi dosanya, tetapi kemudian
kembali mengikut Tuhan (lihat pasal 26:75, Yohanes 21). Dalam bagian
Alkitab yang lain dukacita Yudas disebut sebagai dukacita dari dunia
(lihat 2 Korintus 7:10). Pusatnya adalah diri sendiri. Sementara,
dukacita yang menurut kehendak Allah "menghasilkan pertobatan". Kata
pertobatan dalam bahasa Yunani adalah metanoia, yang artinya berubah
pikiran atau berbalik dari dosa.


Sungguh baik jika kita menyadari kesalahan kita dan menyesal. Namun,
jangan biarkan penyesalan membuat kita tidak bisa melanjutkan hidup
seperti Yudas. Datanglah kepada Tuhan da-lam pengakuan yang jujur.
Carilah rekan yang dewasa rohani untuk mendampingi dalam proses
tersebut. Metanoia. Tinggalkanlah dosa dan mulailah babak baru
bersama Tuhan. --ELS

MENYESAL SAJA MEMBAWA DUKA.
MENYESAL DAN BERUBAH MEMBAWA KEMENANGAN.

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-04-25
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/04/25/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/04/25/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Matius+27:1-10

Matius 27:1-10

1 Ketika hari mulai siang, semua imam kepala dan tua-tua bangsa
Yahudi berkumpul dan mengambil keputusan untuk membunuh Yesus.
2 Mereka membelenggu Dia, lalu membawa-Nya dan menyerahkan-Nya
kepada Pilatus, wali negeri itu.
3 Pada waktu Yudas, yang menyerahkan Dia, melihat, bahwa Yesus
telah dijatuhi hukuman mati, menyesallah ia. Lalu ia
mengembalikan uang yang tiga puluh perak itu kepada imam-imam
kepala dan tua-tua,
4 dan berkata: "Aku telah berdosa karena menyerahkan darah orang
yang tak bersalah." Tetapi jawab mereka: "Apa urusan kami dengan
itu? Itu urusanmu sendiri!"
5 Maka iapun melemparkan uang perak itu ke dalam Bait Suci, lalu
pergi dari situ dan menggantung diri.
6 Imam-imam kepala mengambil uang perak itu dan berkata: "Tidak
diperbolehkan memasukkan uang ini ke dalam peti persembahan,
sebab ini uang darah."
7 Sesudah berunding mereka membeli dengan uang itu tanah yang
disebut Tanah Tukang Periuk untuk dijadikan tempat pekuburan
orang asing.
8 Itulah sebabnya tanah itu sampai pada hari ini disebut Tanah
Darah.
9 Dengan demikian genaplah firman yang disampaikan oleh nabi
Yeremia: "Mereka menerima tiga puluh uang perak, yaitu harga
yang ditetapkan untuk seorang menurut penilaian yang berlaku di
antara orang Israel,
10 dan mereka memberikan uang itu untuk tanah tukang periuk,
seperti yang dipesankan Tuhan kepadaku."

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Mazmur+73,+77-78
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Mazmur+73,+77-78


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Monday, April 23, 2012

(e-RH) April 24 -- SEHATI SEPIKIR

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 24 April 2012
Bacaan : 1 Korintus 1:10-17
Setahun: 1 Tawarikh 3-5
Nats: Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan
kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada
perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat
bersatu dan sehati sepikir. (1 Korintus 1:10)

Judul:

SEHATI SEPIKIR

Perselisihan di dalam komunitas orang percaya? "Ah, sudah biasa, "
kata seorang teman. Jemaat Tuhan kan tidak terdiri dari para
malaikat, tetapi orang-orang berdosa yang sudah diampuni? Ya, benar.
Namun, kalau perselisihan tidak diselesaikan, apalagi perpecahan
dihasilkan, bukankah hal itu menyedihkan?


Komunitas orang percaya di Korintus juga mengalami perselisihan
(ayat 11-12). Kepada mereka Paulus menasihatkan: Bersatulah!
Kesatuan seperti apa yang Paulus maksudkan? Dalam bahasa aslinya
kata "sehati sepikir" adalah satu di dalam nous [akal budi] dan
gnome [rasio]. Jadi, Paulus tidak sedang mengatakan: "Oke, tidak
apa-apa kalian berbeda pendapat, yang penting kalian rukun satu sama
lain." Sebaliknya, Paulus mendesak mereka menggunakan akal budi dan
rasio untuk memahami kebenaran. Selera dan kepentingan pribadi atau
kelompok semestinya ditundukkan di bawah kebenaran itu. Ini selaras
dengan nasihat-nasihat Paulus dalam suratnya yang lain (lihat Roma
15:5-6; Efesus 4:1-6, 13). Kesatuan jemaat harus dilandaskan pada
apa yang benar agar dengan satu suara jemaat dapat memuliakan Tuhan.


Apakah ada perbedaan pendapat di dalam komunitas Anda? Mari duduk
bersama dan mencari tuntunan Tuhan. Mohon Roh Kudus memberi
kejelasan melalui Firman Tuhan, apa yang benar dan berkenan
pada-Nya. Jika pendapat kita keliru, dengan rendah hati kita mengaku
dan menyelaraskan diri dengan Firman Tuhan. Jika pendapat kita
benar, tetaplah rendah hati dan dengan kasih merangkul rekan yang
tadi keliru, lain waktu mungkin kitalah yang perlu diluruskan. --ELS

KETIKA JEMAAT TUHAN SEHATI SEPIKIR DI DALAM KEBENARAN,
FIRMAN DITERAPKAN, TUHAN DIMULIAKAN.


e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-04-24
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/04/24/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/04/24/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?1+Korintus+1:10-17

1 Korintus 1:10-17

10 Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan
kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada
perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat
bersatu dan sehati sepikir.
11 Sebab, saudara-saudaraku, aku telah diberitahukan oleh
orang-orang dari keluarga Kloe tentang kamu, bahwa ada
perselisihan di antara kamu.
12 Yang aku maksudkan ialah, bahwa kamu masing-masing berkata: Aku
dari golongan Paulus. Atau aku dari golongan Apolos. Atau aku
dari golongan Kefas. Atau aku dari golongan Kristus.
13 Adakah Kristus terbagi-bagi? Adakah Paulus disalibkan karena
kamu? Atau adakah kamu dibaptis dalam nama Paulus?
14 Aku mengucap syukur bahwa tidak ada seorangpun juga di antara
kamu yang aku baptis selain Krispus dan Gayus,
15 sehingga tidak ada orang yang dapat mengatakan, bahwa kamu
dibaptis dalam namaku.
16 Juga keluarga Stefanus aku yang membaptisnya. Kecuali mereka aku
tidak tahu, entahkah ada lagi orang yang aku baptis.
17 Sebab Kristus mengutus aku bukan untuk membaptis, tetapi untuk
memberitakan Injil; dan itupun bukan dengan hikmat perkataan,
supaya salib Kristus jangan menjadi sia-sia.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?1+Tawarikh+3-5
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/1+Tawarikh+3-5


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Sunday, April 22, 2012

(e-RH) April 23 -- MEMPERSEMBAHKAN HIDUP

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 23 April 2012
Bacaan : Lukas 21:1-4
Setahun: Mazmur 43-45, 49, 84-85, 87
Nats: "Sebab mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya,
tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan seluruh
nafkah yang dimilikinya." (Lukas 21:4)

Judul:

MEMPERSEMBAHKAN HIDUP

Kita terkadang bingung jika ditanya tentang persembahan.
Sepersepuluh dari penghasilankah? Atau, berapa nominal persembahan
yang menyukakan-Nya? Sebuah pelajaran penting bisa kita dapat dari
kisah janda miskin yang menghaturkan persembahan.


Jika saat itu kita ada di Bait Allah, kita akan melihat pemandangan
yang kontras: di antara orang-orang kaya yang memasukkan persembahan
ke dalam peti persembahan, ada janda miskin yang memasukkan "hanya"
dua uang tembaga-pecahan uang paling kecil (ayat 2)! Manakah dari
kedua persembahan itu yang Tuhan apresiasi? Tak disangka,
persembahan si janda miskin me-nyukakan hati-Nya. Meski jumlahnya
sangat tak bernilai untuk dipuji, tetapi di mata Tuhan Yesus,
persembahannya lebih bernilai dibandingkan persembahan orang-orang
kaya (ayat 3). Tuhan melihat arti uang sejumlah itu bagi si janda
miskin. Itu jumlah uang yang ia miliki untuk melanjutkan
hidupnya-nafkahnya (ayat 4). Dalam soal memberi kepada Allah, janda
miskin tak perhitungan. Ia memberikan seluruh miliknya. Kemiskinan
bukan alasan baginya untuk tak memberi persembahan kepada Allah! Ia
percaya Allah memelihara hidupnya. Ia meletakkan kepercayaannya
kepada Allah, bukan pada uang yang ia miliki! Inilah persembahan
yang menyukakan Tuhan!


Randy Alcorn, dalam Prinsip Harta, menulis: "Selama saya memiliki
sesuatu, saya meyakini bahwa sayalah pemiliknya. Namun, saat saya
memberikannya, saya melepaskan kendali, kekuasaan, dan harga diri
yang mengiringi kekayaan ... saya menyadari bahwa Allah-lah Sang
Pemilik." Sudahkah kita menghaturkan persembahan dengan diiringi
keyakinan bahwa Dialah pemilik harta kita? Selamat mempersembahkan
yang terbaik. --ENO

PERSEMBAHKAN HIDUP ANDA KEPADA TUHAN, ITULAH IBADAH YANG SEJATI

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-04-23
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/04/23/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/04/23/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Lukas+21:1-4

Lukas 21:1-4

1 Ketika Yesus mengangkat muka-Nya, Ia melihat orang-orang kaya
memasukkan persembahan mereka ke dalam peti persembahan.
2 Ia melihat juga seorang janda miskin memasukkan dua peser ke
dalam peti itu.
3 Lalu Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda
miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang itu.
4 Sebab mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya,
tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia memberi
seluruh nafkahnya."

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Mazmur+43-45,+49,+84-85,+87
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Mazmur+43-45,+49,+84-85,+87


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Saturday, April 21, 2012

(e-RH) April 22 -- PENATALAYANAN ATAS BUMI

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 22 April 2012
Bacaan : Kolose 1:15-23
Setahun: 1 Tawarikh 1-2
Nats: ... karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang
ada di surga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak
kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah,
maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk
Dia (Kolose 1:16)

Judul:

PENATALAYANAN ATAS BUMI

Istilah "penatalayan" menunjukkan seseorang yang diberi tanggung
jawab untuk mengelola milik orang lain. Dalam kekristenan, istilah
ini biasanya dipakai berkaitan dengan bagaimana kita menggunakan
waktu, harta, dan talenta milik Tuhan. Bagaimana dengan
penatalayanan atas bumi?


Surat Kolose mengungkapkan keutamaan Kristus atas segala sesuatu,
termasuk bumi di mana kita tinggal (ayat 18). Penjelasannya? Kristus
lebih dahulu ada daripada segala sesuatu (ayat 17). Dalam Kristus
segala sesuatu menyatu (ayat 17) dan diperdamaikan (ayat 20). Segala
sesuatu diciptakan oleh dan untuk Kristus (ayat 16). Wow!


Apa bedanya sikap kita dengan mengetahui bahwa dunia dan segala
isinya diciptakan oleh dan untuk Kristus? Kita perlu menjaga
kesadaran bahwa alam semesta ialah milik-Nya. Dan, bahwa ketika kita
menyalahgunakan dan menyia-nyiakan alam ciptaan-Nya, kita berarti
sedang merusak dan merampok milik-Nya. Dari kesaksian Alkitab kita
mendapati bahwa Tuhan bukan hanya bersukacita ketika mencipta dan
memelihara manusia, melainkan juga ketika Dia mencipta dan
memelihara alam semesta. Sejak semula, Tuhan melibatkan kita untuk
menjadi penatalayan atas ciptaan-Nya (lihat Kejadian 1:26, 28;
2:15). Ini adalah dasar mengapa kita perlu menjaga bumi milik Tuhan
ini dengan bertanggung jawab, bagi kemuliaan-Nya.


Mari kita menghormati Tuhan dengan mengurangi limbah, mengurangi
penggunaan energi, dan mengembangkan gaya hidup yang ramah terhadap
bumi. Marilah mendorong orang-orang dalam lingkar pengaruh kita
untuk melakukan hal yang sama. --JOO

SIKAP YANG KELIRU TERHADAP CIPTAAN TUHAN
MENUNJUKKAN SIKAP YANG KELIRU TERHADAP TUHAN. -T.S. ELIOT

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-04-22
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/04/22/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/04/22/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Kolose+1:15-23

Kolose 1:15-23

15 Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih
utama dari segala yang diciptakan,
16 karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada
di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak
kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah,
maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk
Dia.
17 Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu
ada di dalam Dia.
18 Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang
pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga Ia yang lebih
utama dalam segala sesuatu.
19 Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia,
20 dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan
diri-Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga,
sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus.
21 Juga kamu yang dahulu hidup jauh dari Allah dan yang
memusuhi-Nya dalam hati dan pikiran seperti yang nyata dari
perbuatanmu yang jahat,
22 sekarang diperdamaikan-Nya, di dalam tubuh jasmani Kristus oleh
kematian-Nya, untuk menempatkan kamu kudus dan tak bercela dan
tak bercacat di hadapan-Nya.
23 Sebab itu kamu harus bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak
bergoncang, dan jangan mau digeser dari pengharapan Injil, yang
telah kamu dengar dan yang telah dikabarkan di seluruh alam di
bawah langit, dan yang aku ini, Paulus, telah menjadi
pelayannya.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?1+Tawarikh+1-2
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/1+Tawarikh+1-2


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Friday, April 20, 2012

(e-RH) April 21 -- HARKAT SEJATI

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 21 April 2012
Bacaan : Matius 5:27-30
Setahun: Mazmur 6, 8-10, 14, 16, 19, 21
Nats: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya,
sudah berzina dengan dia di dalam hatinya (Matius 5:28)

Judul:

HARKAT SEJATI

Apa yang kita ingat dari hari Kartini? Kebaya dan sanggul klasik?
Atau perjuangannya mengangkat harkat perempuan, yang pada zamannya
dianggap lebih rendah daripada laki-laki? Ya, Kartini gemas karena
perempuan di zamannya dianggap sebagai makhluk lemah, kodratnya
hanya untuk melayani laki-laki dan mengerjakan urusan remeh-temeh di
rumah. Sebab itu, perempuan tak perlu berpendidikan tinggi. Cukup
laki-laki saja.


Alkitab mengajar kita bahwa laki-laki dan perempuan memiliki harkat
yang sama, karena keduanya diciptakan menurut gambar Allah (Kejadian
1:27). Kita tentu berharap Israel, umat pilihan Allah, menjunjung
tinggi nilai ini. Namun, peringatan keras Yesus kepada mereka yang
memandang perempuan serta menginginkannya (maksudnya, memandang
dengan nafsu berahi) memberi indikasi bahwa ada kecenderungan
tersebut dalam masyarakat pada zaman-Nya.


Kini perempuan tak lagi direndahkan dalam pendidikan dan karier.
Namun, benarkah harkat perempuan masa kini lebih dihargai dibanding
zaman Kartini? Apakah sosok perempuan yang diangkat berbagai
industri media dan hiburan di sekitar kita menunjukkan harkat
perempuan sebagai gambar Allah yang terhormat; atau justru mendorong
lebih banyak orang memandang perempuan dengan cara yang tak pantas?
Bagaimana kita menyikapinya? Pikirkan prinsip seorang pemimpin
kristiani berikut ini: "Para laki-laki yang mengikut Yesus menjaga
mata mereka demi kebaikan para perempuan dan kemuliaan Tuhan yang
menciptakannya. Para perempuan yang mengikut Yesus memperlakukan
tubuhnya menurut nilai-nilai Yesus, bukan nilai-nilai dunia." --ELS

MENJUNJUNG KESAMAAN HARKAT ANTARA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN
BERARTI SALING MENGHORMATI SEBAGAI SESAMA GAMBAR ALLAH.

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-04-21
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/04/21/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/04/21/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Matius+5:27-30

Matius 5:27-30

27 Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah.
28 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang
perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di
dalam hatinya.
29 Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan
buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota
tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke
dalam neraka.
30 Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan
buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota
tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Mazmur+6,+8-10,+14,+16,+19,+21
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Mazmur+6,+8-10,+14,+16,+19,+21


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Thursday, April 19, 2012

(e-RH) April 20 -- MERASA AMAN

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 20 April 2012
Bacaan : Amsal 28:1-10
Setahun: 2 Samuel 1-4
Nats: Orang fasik lari, walaupun tidak ada yang mengejarnya, tetapi
orang benar merasa aman seperti singa muda. (Amsal 28:1)

Judul:

MERASA AMAN

Pernahkah Anda berusaha tak terlihat ketika kendaraan polisi
lewat, padahal ia tidak sedang mengejar Anda? Pernahkah kita
berusaha membela diri dalam percakapan, padahal sebenarnya tidak ada
orang yang mengkritik perkataan kita? Kalau pernah, kita takkan
menemui kesulitan saat membaca ayat 1: "orang fasik lari, walaupun
tidak ada yang mengejarnya".


Ada sesuatu yang membuat orang fasik lari. Jelas bukan karena mereka
orang-orang penakut. Pada kenyataannya, orang fasik dalam
kebodohannya bisa melakukan tindakan-tindakan yang berisiko tinggi,
misalnya: menerobos lampu merah, memakai obat terlarang, korupsi,
dan sebagainya. Namun, seperti Adam yang bersembunyi ketika
mendengar langkah Tuhan (Kejadian 3:8), ada nurani yang Tuhan
berikan untuk memberi tahu bahwa ia "tidak aman" di hadapan Tuhan
(bandingkan Roma 1:18). Sebaliknya, "orang benar merasa aman seperti
singa muda". Siapa mereka? Alkitab tidak memaksudkan mereka yang
mengandalkan kebenarannya sendiri, tetapi orang-orang yang
dibenarkan oleh Tuhan (Mazmur 32:1-2), yang hatinya telah
dibersihkan dari nurani yang jahat sehingga beroleh keberanian
menghadap Tuhan, hati mereka tidak lagi menuduh mereka (1 Yohanes
3:21).


Jika kita telah dibenarkan Tuhan, kita akan hidup menundukkan diri
pada Firman-Nya. Aturan manusia yang sesuai dengan Firman Tuhan kita
penuhi bukan karena dikejar rasa bersalah. Aturan manusia yang tidak
sesuai dengan Firman Tuhan kita tentang dengan berani dan berhikmat.
Kebenaran Tuhan itulah modal kita untuk "merasa aman" di hadapan
Tuhan dan manusia. --ELS

RASA AMAN SEJATI DATANG DARI HIDUP YANG SUDAH DIBENARKAN
DAN DISELARASKAN DENGAN KEBENARAN TUHAN.

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-04-20
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/04/20/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/04/20/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Amsal+28:1-10

Amsal 28:1-10

1 Orang fasik lari, walaupun tidak ada yang mengejarnya, tetapi
orang benar merasa aman seperti singa muda.
2 Karena pemberontakan negeri banyaklah penguasa-penguasanya,
tetapi karena orang yang berpengertian dan berpengetahuan
tetaplah hukum.
3 Orang miskin yang menindas orang-orang yang lemah adalah seperti
hujan deras, tetapi tidak memberi makanan.
4 Orang yang mengabaikan hukum memuji orang fasik, tetapi orang
yang berpegang pada hukum menentangnya.
5 Orang yang jahat tidak mengerti keadilan, tetapi orang yang
mencari TUHAN mengerti segala sesuatu.
6 Lebih baik orang miskin yang bersih kelakuannya dari pada orang
yang berliku-liku jalannya, sekalipun ia kaya.
7 Orang yang memelihara hukum adalah anak yang berpengertian,
tetapi orang yang bergaul dengan pelahap mempermalukan ayahnya.
8 Orang yang memperbanyak hartanya dengan riba dan bunga uang,
mengumpulkan itu untuk orang-orang yang mempunyai belas kasihan
kepada orang-orang lemah.
9 Siapa memalingkan telinganya untuk tidak mendengarkan hukum,
juga doanya adalah kekejian.
10 Siapa menyesatkan orang jujur ke jalan yang jahat akan jatuh ke
dalam lobangnya sendiri, tetapi orang-orang yang tak bercela
akan mewarisi kebahagiaan.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+1-4
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+1-4


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Wednesday, April 18, 2012

(e-RH) April 19 -- BEBAS ATAU DIPERHAMBA

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 19 April 2012
Bacaan : 1 Korintus 6:12-20
Setahun: Mazmur 121, 123-125, 128-130
Nats: Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku tidak mau membiarkan
diriku diperhamba oleh apa pun (1 Korintus 6:12)

Judul:

BEBAS ATAU DIPERHAMBA

Salah satu pandangan yang banyak saya dengar dari rekan
nonkristiani adalah: "Enak ya, jadi orang kristiani itu tidak banyak
aturannya, bebas." Di sisi lain, tak jarang "ketidakbebasan" dari
orang nonkristiani terdengar dijadikan lelucon oleh saudara-saudara
kristiani. Apa kata Alkitab tentang kebebasan ini?


Pengikut Kristus diselamatkan karena anugerah, bukan karena memenuhi
aturan tertentu. Jadi, benar bahwa kita memiliki kebebasan dalam
Kristus. Akan tetapi, ketika kebebasan itu digunakan sekehendak hati
manusia yang berdosa, kita justru akan diperhamba oleh hal lain.
Beberapa jemaat di Korintus, misalnya, telah memperhambakan tubuh
mereka pada hasrat seksual sehingga rusaklah pernikahan yang
seharusnya menjadi cerminan hubungan Tuhan dengan jemaat-Nya (ayat
15-20, lihat juga pasal 5:1). Paulus menegur mereka: Jangan
diperhamba oleh suatu apa pun. Muliakan Allah dengan tubuhmu! (ayat
12, 20).


Adakah kita juga sedang diperhamba oleh sesuatu? Saya terkesan
dengan sebuah jemaat di Minneapolis. Tadinya sederetan larangan
mengatur kehidupan jemaat itu. Namun, kemudian mere-ka memutuskan
mengganti komitmen mereka: "Kami bertekad untuk menjauhi segala
obat-obatan, makanan, minuman, dan praktik-praktik lain yang dapat
membahayakan tubuh, atau yang dapat melemahkan iman kami atau iman
saudara-saudara kami." Mereka menolak diperhamba oleh apa pun,
tetapi menggunakan kebebasan mereka di dalam Kristus untuk memilih
tindakan yang mempermuliakan Dia di antara jemaat dan di tengah
masyarakat yang memperhatikan mereka. Bagaimana dengan Anda dan
saya? --ELS

KITA DIPERHAMBA DOSA KARENA MENURUTI KEHENDAK DIRI.
KITA BEBAS BERBUAT BENAR KARENA MENURUTI KEHENDAK TUHAN.

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-04-19
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/04/19/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/04/19/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?1+Korintus+6:12-20

1 Korintus 6:12-20

12 Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna.
Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku tidak membiarkan diriku
diperhamba oleh suatu apapun.
13 Makanan adalah untuk perut dan perut untuk makanan: tetapi
kedua-duanya akan dibinasakan Allah. Tetapi tubuh bukanlah untuk
percabulan, melainkan untuk Tuhan, dan Tuhan untuk tubuh.
14 Allah, yang membangkitkan Tuhan, akan membangkitkan kita juga
oleh kuasa-Nya.
15 Tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah anggota Kristus? Akan
kuambilkah anggota Kristus untuk menyerahkannya kepada
percabulan? Sekali-kali tidak!
16 Atau tidak tahukah kamu, bahwa siapa yang mengikatkan dirinya
pada perempuan cabul, menjadi satu tubuh dengan dia? Sebab,
demikianlah kata nas: "Keduanya akan menjadi satu daging."
17 Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu
roh dengan Dia.
18 Jauhkanlah dirimu dari percabulan! Setiap dosa lain yang
dilakukan manusia, terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang
melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri.
19 Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus
yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah,
--dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?
20 Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena
itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Mazmur+121,+123-125,+128-130
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Mazmur+121,+123-125,+128-130


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Tuesday, April 17, 2012

(e-RH) April 18 -- NERAKA

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 18 April 2012
Bacaan : 2 Tesalonika 1:1-12
Setahun: 1 Samuel 28-31; Mazmur 18
Nats: Mereka ini akan menjalani hukuman kebinasaan selama-lamanya,
dijauhkan dari hadirat Tuhan dan dari kemuliaan kekuatan-Nya (2
Tesalonika 1:9)

Judul:

NERAKA

Salah satu topik gurauan yang cukup sering dibuat oleh orang
Kristiani adalah tentang neraka. Ba-nyak cerita lucu atau tidak
serius mengenainya sehingga bisa sampai kepada kesimpulan: "tidak
ada yang perlu ditakuti dengan neraka." Ini ibarat seorang penjinak
bom yang sedang menjinakkan bom berbahaya sambil bergurau dengan
temannya. Ia sedang menyepelekan sesuatu yang bisa merenggut
nyawanya.


Sebagaimana surga, Alkitab juga menandaskan kepastian adanya neraka.
Alkitab di beberapa tempat menggambarkan sekilas mengenai tempat ini
dan mereka yang akan menghuninya. Neraka dalam banyak hal
dikontraskan dengan surga. Ia adalah tempat di mana tidak akan
pernah dirasakan kehadiran Allah. Mereka yang dihukum di sana akan
mengalami penderitaan fisik dan tentu juga batin. Dan, penghukuman
tersebut akan tidak berkesudahan. Di tempat ini, pertobatan dan
penyelesalan sudah tidak ada gunanya. Ini bukanlah bentuk kekejaman
Allah, melainkan lebih merupakan konsekuensi bagi mereka yang
menolak dan memberontak terhadap Dia. Neraka adalah tempat
terjadinya keterpisahan dan keterasingan antara manusia dan Allah
selama-lamanya (ayat 9).


Neraka sungguh ada karena Allah mengatakannya. Tentu kita tidak akan
pernah berharap untuk berada di sana. Namun, mungkin saja kita akan
terkejut karena menjumpai sesuatu yang tidak pernah kita harapkan.
Kemudian kalau kita juga peduli supaya tidak banyak orang yang
menghuninya, jangan bergurau tentangnya. Ceritakan fakta sebenarnya
tentang neraka agar semua orang mencari tahu jalan untuk
menghindarinya. Sudahkah Anda melakukannya? --PBS

NERAKA ADALAH TEMPAT MENGERIKAN YANG TIDAK PANTAS DIJADIKAN GURAUAN.

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-04-18
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/04/18/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/04/18/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?2+Tesalonika+1:1-12

2 Tesalonika 1:1-12

1 Dari Paulus, Silwanus dan Timotius, kepada jemaat orang-orang
Tesalonika di dalam Allah Bapa kita dan di dalam Tuhan Yesus
Kristus.
2 Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan
dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu.
3 Kami wajib selalu mengucap syukur kepada Allah karena kamu,
saudara-saudara. Dan memang patutlah demikian, karena imanmu
makin bertambah dan kasihmu seorang akan yang lain makin kuat di
antara kamu,
4 sehingga dalam jemaat-jemaat Allah kami sendiri bermegah tentang
kamu karena ketabahanmu dan imanmu dalam segala penganiayaan dan
penindasan yang kamu derita:
5 suatu bukti tentang adilnya penghakiman Allah, yang menyatakan
bahwa kamu layak menjadi warga Kerajaan Allah, kamu yang
sekarang menderita karena Kerajaan itu.
6 Sebab memang adil bagi Allah untuk membalaskan penindasan kepada
mereka yang menindas kamu
7 dan untuk memberikan kelegaan kepada kamu yang ditindas, dan
juga kepada kami, pada waktu Tuhan Yesus dari dalam sorga
menyatakan diri-Nya bersama-sama dengan malaikat-malaikat-Nya,
dalam kuasa-Nya, di dalam api yang bernyala-nyala,
8 dan mengadakan pembalasan terhadap mereka yang tidak mau
mengenal Allah dan tidak mentaati Injil Yesus, Tuhan kita.
9 Mereka ini akan menjalani hukuman kebinasaan selama-lamanya,
dijauhkan dari hadirat Tuhan dan dari kemuliaan kekuatan-Nya,
10 apabila Ia datang pada hari itu untuk dimuliakan di antara
orang-orang kudus-Nya dan untuk dikagumi oleh semua orang yang
percaya, sebab kesaksian yang kami bawa kepadamu telah kamu
percayai.
11 Karena itu kami senantiasa berdoa juga untuk kamu, supaya Allah
kita menganggap kamu layak bagi panggilan-Nya dan dengan
kekuatan-Nya menyempurnakan kehendakmu untuk berbuat baik dan
menyempurnakan segala pekerjaan imanmu,
12 sehingga nama Yesus, Tuhan kita, dimuliakan di dalam kamu dan
kamu di dalam Dia, menurut kasih karunia Allah kita dan Tuhan
Yesus Kristus.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?1+Samuel+28-31
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/1+Samuel+28-31
http://alkitab.sabda.org/?Mazmur+18


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Monday, April 16, 2012

(e-RH) April 17 -- HIDUP BERIMAN

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 17 April 2012
Bacaan : Ibrani 11:30-40
Setahun: Mazmur 17, 35, 54, 63
Nats: Ada pula yang diejek dan didera, bahkan yang dibelenggu dan
dipenjarakan (Ibrani 11:36)

Judul:

HIDUP BERIMAN

Apa yang terlintas di benak Anda ketika mendengar kata "beriman"?
Bagi banyak orang, itu artinya memercayai Tuhan sanggup mengerjakan
hal-hal yang luar biasa, seperti memberikan keturunan bagi Abraham
yang sudah lanjut usia, membelah Laut Merah, atau meruntuhkan tembok
Yerikho.


Namun, kitab Ibrani juga mencatat bahwa "beriman" termasuk
memercayai Tuhan ketika Dia bekerja "di balik layar". Misalnya dalam
kasus Rahab yang tidak binasa karena sudah menolong para mata-mata,
atau Daud yang mengalahkan kerajaan lain dengan tentaranya (ayat
31-34). Dari sisi manusia tak ada mukjizat yang mencolok, tetapi
jelas ada campur tangan Tuhan di dalamnya. Yang mengejutkan,
ternyata "beriman" juga termasuk memercayai Tuhan ketika Dia
mengizinkan penderitaan. Ada orang-orang yang disebut beriman ketika
mereka dipenjara, dibunuh, hidup dalam kekurangan, dan sebagainya
(ayat 36-37).


Hidup beriman tidak menjanjikan kita untuk selalu mengalami mukjizat
dan keberhasilan. John Piper menyimpulkan, "Tuhan memiliki
tujuan-tujuan-Nya sendiri yang tidak kita ketahui. Dan, iman berarti
kita percaya bahwa tujuan-tujuan Tuhan itu baik .... Iman berarti
mengasihi Tuhan lebih dari hidup, dari keluarga, dari pekerjaan,
dari rencana pensiun, ... dari impian membangun rumah, atau
mengumpulkan uang. Iman berkata, 'Baik Tuhan memelihara hidupku atau
mengizinkan aku menderita, aku tetap mengasihi-Nya.'" Tuhanlah upah
kita (ayat 6), yang menyediakan tempat tinggal kekal kita (ayat 10),
harta yang kekal dan lebih berharga daripada segalanya (ayat 26).
Apakah ini menggambarkan iman Anda? --ELS

MAKIN SULIT KEADAAN, MAKIN BESAR IMAN YANG DINYATAKAN,
BAHWA TUHAN ADALAH YANG PALING BERHARGA DAN MULIA DALAM KEHIDUPAN.

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-04-17
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/04/17/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/04/17/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Ibrani+11:30-40

Ibrani 11:30-40

30 Karena iman maka runtuhlah tembok-tembok Yerikho, setelah kota
itu dikelilingi tujuh hari lamanya.
31 Karena iman maka Rahab, perempuan sundal itu, tidak turut binasa
bersama-sama dengan orang-orang durhaka, karena ia telah
menyambut pengintai-pengintai itu dengan baik.
32 Dan apakah lagi yang harus aku sebut? Sebab aku akan kekurangan
waktu, apabila aku hendak menceriterakan tentang Gideon, Barak,
Simson, Yefta, Daud dan Samuel dan para nabi,
33 yang karena iman telah menaklukkan kerajaan-kerajaan,
mengamalkan kebenaran, memperoleh apa yang dijanjikan, menutup
mulut singa-singa,
34 memadamkan api yang dahsyat. Mereka telah luput dari mata
pedang, telah beroleh kekuatan dalam kelemahan, telah menjadi
kuat dalam peperangan dan telah memukul mundur pasukan-pasukan
tentara asing.
35 Ibu-ibu telah menerima kembali orang-orangnya yang telah mati,
sebab dibangkitkan. Tetapi orang-orang lain membiarkan dirinya
disiksa dan tidak mau menerima pembebasan, supaya mereka beroleh
kebangkitan yang lebih baik.
36 Ada pula yang diejek dan didera, bahkan yang dibelenggu dan
dipenjarakan.
37 Mereka dilempari, digergaji, dibunuh dengan pedang; mereka
mengembara dengan berpakaian kulit domba dan kulit kambing
sambil menderita kekurangan, kesesakan dan siksaan.
38 Dunia ini tidak layak bagi mereka. Mereka mengembara di padang
gurun dan di pegunungan, dalam gua-gua dan celah-celah gunung.
39 Dan mereka semua tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu,
sekalipun iman mereka telah memberikan kepada mereka suatu
kesaksian yang baik.
40 Sebab Allah telah menyediakan sesuatu yang lebih baik bagi kita;
tanpa kita mereka tidak dapat sampai kepada kesempurnaan.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Mazmur+17,+35,+54,+63
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Mazmur+17,+35,+54,+63


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Sunday, April 15, 2012

(e-RH) April 16 -- WARGA KOTA ALLAH

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 16 April 2012
Bacaan : Wahyu 21:9-27
Setahun: 1 Samuel 25-27
Nats: Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau
orang yang melakukan kekejian atau dusta, melainkan hanya mereka
yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu
(Wahyu 21:27)

Judul:

WARGA KOTA ALLAH

Kota mana yang menurut Anda paling baik dan menyenangkan untuk
ditinggali? Adik saya senang dengan pekerjaannya di Jakarta, tetapi
tidak senang menetap di sana karena sering macet dan banjir. Teman
saya menikmati kebersihan dan keteraturan Singapura, tetapi
menurutnya kota itu agak membosankan.

Yohanes mendapatkan penglihatan tentang sebuah kota yang lebih baik
daripada semua kota yang pernah dilihatnya. Begitu indahnya hingga
Yohanes menyebut berbagai batu berharga untuk meng-gambarkannya
(ayat 11-21). Jelas itu bukan kota mati yang membosankan karena ia
juga melihat "bangsa-bangsa" dan "raja-raja" beraktivitas di
dalamnya (ayat 23-26). Dan, yang paling luar biasa, kota itu
disebutkan penuh dengan kemuliaan Tuhan (ayat 11) karena Tuhan
memang berdiam di sana (ayat 22-23). Hidup bersama Sang Pencipta
yang memiliki pengetahuan dan kreativitas tak terbatas bukankah
pasti takkan pernah membosankan? Ada catatan lain yang penting: di
dalam kota itu tidak ada dosa (ayat 27). Tempat yang bebas dari
pencuri, pendusta, pengejek, pembunuh, dan semua pelaku kejahatan
lainnya.

Kita yang telah ditebus Kristus, Sang Anak Domba Allah, dan setia
sampai akhir kelak akan tinggal di kota itu (Wahyu 14:1-6, 12;
20:12). Pernahkah kita memikirkan apa yang akan kita lakukan dan
percakapkan setiap hari di sana? Dalam kota yang berpusat kepada
Tuhan, tentu setiap aktivitas kita akan bercerita tentang kebenaran
dan keadilan Tuhan; kekudusan dan kasih-Nya; ke-muliaan dan
kehormatan-Nya. Menyadari masa depan kita nanti, mengapa tidak
memulainya dari sekarang? --ELS

MARI HIDUP SESUAI STATUS KITA: WARGA KOTA ALLAH YANG MULIA.

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-04-16
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/04/16/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/04/16/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Wahyu+21:9-27

Wahyu 21:9-27

9 Maka datanglah seorang dari ketujuh malaikat yang memegang
ketujuh cawan, yang penuh dengan ketujuh malapetaka terakhir
itu, lalu ia berkata kepadaku, katanya: "Marilah ke sini, aku
akan menunjukkan kepadamu pengantin perempuan, mempelai Anak
Domba."
10 Lalu, di dalam roh ia membawa aku ke atas sebuah gunung yang
besar lagi tinggi dan ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus
itu, Yerusalem, turun dari sorga, dari Allah.
11 Kota itu penuh dengan kemuliaan Allah dan cahayanya sama seperti
permata yang paling indah, bagaikan permata yaspis, jernih
seperti kristal.
12 Dan temboknya besar lagi tinggi dan pintu gerbangnya dua belas
buah; dan di atas pintu-pintu gerbang itu ada dua belas malaikat
dan di atasnya tertulis nama kedua belas suku Israel.
13 Di sebelah timur terdapat tiga pintu gerbang dan di sebelah
utara tiga pintu gerbang dan di sebelah selatan tiga pintu
gerbang dan di sebelah barat tiga pintu gerbang.
14 Dan tembok kota itu mempunyai dua belas batu dasar dan di
atasnya tertulis kedua belas nama kedua belas rasul Anak Domba
itu.
15 Dan ia, yang berkata-kata dengan aku, mempunyai suatu tongkat
pengukur dari emas untuk mengukur kota itu serta pintu-pintu
gerbangnya dan temboknya.
16 Kota itu bentuknya empat persegi, panjangnya sama dengan
lebarnya. Dan ia mengukur kota itu dengan tongkat itu: dua belas
ribu stadia; panjangnya dan lebarnya dan tingginya sama.
17 Lalu ia mengukur temboknya: seratus empat puluh empat hasta,
menurut ukuran manusia, yang adalah juga ukuran malaikat.
18 Tembok itu terbuat dari permata yaspis; dan kota itu sendiri
dari emas tulen, bagaikan kaca murni.
19 Dan dasar-dasar tembok kota itu dihiasi dengan segala jenis
permata. Dasar yang pertama batu yaspis, dasar yang kedua batu
nilam, dasar yang ketiga batu mirah, dasar yang keempat batu
zamrud,
20 dasar yang kelima batu unam, dasar yang keenam batu sardis,
dasar yang ketujuh batu ratna cempaka, yang kedelapan batu
beril, yang kesembilan batu krisolit, yang kesepuluh batu
krisopras, yang kesebelas batu lazuardi dan yang kedua belas
batu kecubung.
21 Dan kedua belas pintu gerbang itu adalah dua belas mutiara:
setiap pintu gerbang terdiri dari satu mutiara dan jalan-jalan
kota itu dari emas murni bagaikan kaca bening.
22 Dan aku tidak melihat Bait Suci di dalamnya; sebab Allah, Tuhan
Yang Mahakuasa, adalah Bait Sucinya, demikian juga Anak Domba
itu.
23 Dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk
menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Anak Domba
itu adalah lampunya.
24 Dan bangsa-bangsa akan berjalan di dalam cahayanya dan raja-raja
di bumi membawa kekayaan mereka kepadanya;
25 dan pintu-pintu gerbangnya tidak akan ditutup pada siang hari,
sebab malam tidak akan ada lagi di sana;
26 dan kekayaan dan hormat bangsa-bangsa akan dibawa kepadanya.
27 Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau
orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka
yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?1+Samuel+25-27
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/1+Samuel+25-27


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Saturday, April 14, 2012

(e-RH) April 15 -- DOSAMU KUAMPUNI

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 15 April 2012
Bacaan : Markus 2:1-12
Setahun: Mazmur 56, 120, 140-142
Nats: Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang
lumpuh itu: "Hai anak-Ku, dosa-dosamu sudah diampuni!" (Markus
2:5)

Judul:

DOSAMU KUAMPUNI

Ada banyak perkataan Tuhan Yesus yang bisa mengejutkan para
pendengar-Nya. Beberapa di antaranya adalah klaim tentang diri-Nya
sendiri. Di tengah-tengah pertanyaan akan siapa Dia sebenarnya,
Tuhan Yesus tanpa ragu membuat pernyataan-pernyataan tegas tentang
diri-Nya. Salah satunya adalah ungkapan yang Dia katakan kepada
orang lumpuh yang digotong empat sahabat-nya untuk memperoleh
kesembuhan.

Si orang lumpuh ini merasa tidak memiliki kesalahan pribadi terhadap
Yesus. Lagipula, ia tidak datang untuk memohon pengampunan dosa,
tetapi kesembuhan. Namun, di hadapan banyak orang, Tuhan Yesus
menyatakan pengampunan dosa kepadanya. Mereka yang hadir pada waktu
itu menjadi tercengang karena mereka tahu bahwa dosa adalah
pelanggaran kepada Allah, dan hanya Allah yang berhak untuk
memberikan pengampunan. Yesus juga mengetahui hal itu dan justru
itulah yang ingin dikatakan-Nya. Dia ingin berkata bahwa Dia berhak
melakukannya karena Yesus adalah Allah. Dosa si lumpuh itu adalah
dosa terhadap Yesus yang adalah Allah, dan karena itu Dia berhak
untuk mengampuninya. Dia tidak pernah merevisi pernyataan ini karena
inilah kebenaran tentang diri-Nya.

Selama ini, bagaimana sikap kita terhadap Yesus berkaitan dengan
dosa kita? Apakah kita sadar bahwa setiap dosa yang kita perbuat
pertama-tama adalah kesalahan terhadap-Nya? Selama ini, kepada
siapakah kita merasa "tidak enak hati" ketika kita berbuat dosa?
Kepada-Nyalah kita patut datang dengan hancur hati untuk mohon
pengampunan dan pembasuhan. Karena Yesus adalah Allah, maka janji
pengampunan-Nya juga tidak perlu kita ragukan. -PBS

KARENA YESUS ADALAH ALLAH, KEPADA-NYALAH KITA BAWA SEGALA SALAH,
YAKINLAH, DIA AKAN BERI ANUGERAH MELIMPAH.

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-04-15
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/04/15/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/04/15/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Markus+2:1-12

Markus 2:1-12

1 Kemudian, sesudah lewat beberapa hari, waktu Yesus datang lagi
ke Kapernaum, tersiarlah kabar, bahwa Ia ada di rumah.
2 Maka datanglah orang-orang berkerumun sehingga tidak ada lagi
tempat, bahkan di muka pintupun tidak. Sementara Ia memberitakan
firman kepada mereka,
3 ada orang-orang datang membawa kepada-Nya seorang lumpuh,
digotong oleh empat orang.
4 Tetapi mereka tidak dapat membawanya kepada-Nya karena orang
banyak itu, lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya; sesudah
terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu
terbaring.
5 Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang
lumpuh itu: "Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!"
6 Tetapi di situ ada juga duduk beberapa ahli Taurat, mereka
berpikir dalam hatinya:
7 "Mengapa orang ini berkata begitu? Ia menghujat Allah. Siapa
yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri?"
8 Tetapi Yesus segera mengetahui dalam hati-Nya, bahwa mereka
berpikir demikian, lalu Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu
berpikir begitu dalam hatimu?
9 Manakah lebih mudah, mengatakan kepada orang lumpuh ini: Dosamu
sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah, angkatlah tilammu
dan berjalan?
10 Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia
berkuasa mengampuni dosa" --berkatalah Ia kepada orang lumpuh
itu--:
11 "Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan
pulanglah ke rumahmu!"
12 Dan orang itupun bangun, segera mengangkat tempat tidurnya dan
pergi ke luar di hadapan orang-orang itu, sehingga mereka semua
takjub lalu memuliakan Allah, katanya: "Yang begini belum pernah
kita lihat."

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Mazmur+56,+120,+140-142
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Mazmur+56,+120,+140-142


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria